KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep, Ratusan Penumpang Masih Dievakuasi
RAU - Sunday, 02 August 2026 | 03:53 AM


KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep, Ratusan Penumpang Dievakuasi
Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa 2 mengalami kebakaran saat berlayar dari Surabaya menuju Makassar di perairan Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Minggu (2/8/2026). Insiden tersebut memicu operasi penyelamatan besar-besaran yang melibatkan Basarnas, Syahbandar, dan sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi.
Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, mengatakan kapal mengangkut sekitar 250 penumpang dan awak kapal. Informasi awal mengenai kebakaran diterima dari nakhoda melalui perusahaan pelayaran sekitar pukul 06.00 hingga 07.00 WIB saat kapal berada di wilayah utara Pulau Madura. Setelah laporan awal tersebut, komunikasi dengan nakhoda terputus.
Laporan Diterima SAR
Kantor SAR Surabaya menerima laporan resmi dari Syahbandar Tanjung Perak pada pukul 08.24 WIB mengenai kebakaran kapal di perairan utara Madura. Selang satu menit kemudian, PT Atosim Lampung Pelayaran mengonfirmasi bahwa KMP Mutiara Sentosa 2 mengalami kebakaran dengan sekitar 250 orang berada di atas kapal.
Setelah menerima informasi tersebut, SAR Surabaya segera berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan posisi kapal dan mengerahkan tim penyelamat ke lokasi.
Evakuasi Dilakukan oleh Sejumlah Kapal
Pos SAR Sumenep berkoordinasi dengan Stasiun Radio Pantai (SROP) Kalianget untuk mempercepat proses penyelamatan.
Sekitar pukul 09.45 WIB, Kapal Meratus Project 3 melaporkan bahwa KMP Mutiara Sentosa 2 berada sekitar 19 mil laut di utara Pulau Burung, Sapudi. Saat itu, sebagian badan kapal dilaporkan telah dilalap api, sementara para penumpang bertahan di anjungan dan haluan kapal menunggu bantuan.
Meratus Project 3 tidak dapat merapat karena sedang membawa muatan yang mudah terbakar. Proses evakuasi kemudian dilakukan oleh awak kapal TB Hasnur 26.
Penumpang Melompat ke Laut
Pada pukul 09.59 WIB, TB Hasnur 26 mulai mengevakuasi penumpang. Pos SAR Sumenep juga mengerahkan Rigid Inflatable Boat (RIB) 01 menuju lokasi kejadian.
Sekitar pukul 10.20 WIB, sejumlah penumpang dilaporkan memilih melompat ke laut untuk menyelamatkan diri dari kobaran api. Mereka kemudian dievakuasi oleh TB Hasnur 26 dan Kapal British Mentor.
Sedikitnya empat kapal berada di sekitar lokasi untuk membantu proses penyelamatan seluruh penumpang dan awak kapal.
Tim SAR Menuju Lokasi
Kapal Negara (KN) SAR 249 Permadi bersama tim penyelamat dari Kantor SAR Surabaya diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 09.55 WIB. Perjalanan menuju titik kejadian diperkirakan memakan waktu sekitar enam jam.
Hingga laporan terakhir, operasi penyelamatan masih berlangsung. Pihak berwenang belum mengumumkan jumlah korban maupun penyebab pasti kebakaran kapal.
Penyelidikan Masih Berlangsung
Basarnas bersama instansi terkait terus melakukan operasi pencarian dan penyelamatan di lokasi kejadian. Sementara itu, penyebab kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan setelah seluruh proses evakuasi selesai dilakukan.
Kesimpulan
Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan Kabupaten Sumenep menjadi perhatian serius karena melibatkan sekitar 250 penumpang dan awak kapal. Hingga saat ini, proses evakuasi masih berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur SAR dan kapal yang berada di sekitar lokasi. Informasi mengenai jumlah korban serta penyebab kebakaran akan disampaikan setelah proses penyelamatan dan investigasi selesai.
Next News

PRSU ke 50 Resmi Ditutup
in 7 hours

Tapsel Borong Tiga Penghargaan pada Penutupan PRSU ke-50, Bupati Gus Irawan: Kesungguhan adalah Kunci Prestasi
in 6 hours

Prakiraan Cuaca di Sumatera Utara Senin 3 Agustus 2026: Mayoritas Hujan Ringan, Sebagian Berawan
in 6 hours

Pemprov Sumut realisasi PAD lampaui 50 persen dari target tahun ini
20 hours ago

Pemkab Palas Rancang Penataan Kota Sibuhuan
20 hours ago

SPPG Karangturi baru menerima laporan mengenai munculnya keluhan kesehatan dari pihak sekolah pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 09.40 WIB. Para siswa dilaporkan mengalami gangguan pencernaan berupa mual, muntah, dan diare. Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/08/02/12172701/bgn-suspend-sppg-karangturi-usai-707-orang-diduga-keracunan-mbg?page=2. Membership: https://kmp.im/plus6 Download aplikasi: https://kmp.im/app6
a day ago

Bapanas Mulai Salurkan 997.200 Ton Beras untuk 33,24 Juta KPM pada 17 Agustus 2026
a day ago

Pemko Sibolga Kembali Gulirkan Beasiswa Rp1 Miliar untuk 200 Mahasiswa
18 hours ago

Pemkot Medan tanam 1.792 pohon pengganti akibat proyek BRT
a day ago

Taekwondo Sumut Turunkan Enam Atlet Terbaik ke Asia Taekwondo Indonesia Open Championships 2026
a day ago





