BMKG Imbau Warga Sumut Waspada Bencana Hidrometeorologi pada Awal Juni 2026
Laila - Saturday, 06 June 2026 | 09:30 AM


MEDAN,– Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat di Sumatera Utara untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang masih berpeluang terjadi pada awal Juni 2026.
Peringatan tersebut merujuk pada informasi cuaca dan iklim yang dirilis BMKG Wilayah I Medan untuk periode Dasarian I Juni 2026 atau tanggal 1 hingga 10 Juni 2026. Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui akun resmi Instagram Info BMKG Sumut, kondisi cuaca di wilayah Sumatera Utara saat ini masih berada dalam masa peralihan musim.
Sebagian daerah telah mulai memasuki musim kemarau. Namun, sebagian besar wilayah lainnya masih mengalami musim hujan sehingga menyebabkan kondisi atmosfer menjadi tidak stabil dan cuaca berubah dengan cepat.
Pada siang hari, sejumlah daerah berpotensi mengalami suhu panas yang cukup tinggi. Meski demikian, kondisi tersebut dapat berubah menjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada sore atau malam hari.
Wilayah yang berpotensi mengalami perubahan cuaca signifikan tersebut meliputi Kota Medan, Binjai, Kabupaten Deli Serdang, Langkat, Karo, kawasan Tapanuli, hingga Kepulauan Nias.
BMKG menilai kondisi cuaca yang fluktuatif ini dapat meningkatkan risiko terjadinya berbagai bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, serta angin kencang yang berpotensi menyebabkan pohon tumbang dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Masyarakat yang bermukim di daerah rawan bencana, terutama kawasan perbukitan dan bantaran sungai, diminta meningkatkan kewaspadaan saat hujan deras terjadi. Selain itu, perubahan cuaca yang mendadak juga dapat berdampak pada kondisi kesehatan sehingga warga diimbau menjaga daya tahan tubuh.
Saat hujan lebat disertai angin kencang terjadi, masyarakat disarankan menghindari berteduh di bawah pohon besar, papan reklame, maupun bangunan yang berisiko roboh.
BMKG juga mengimbau warga yang tinggal di lokasi rawan bencana untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman apabila hujan deras berlangsung dalam waktu lama dan berpotensi mengancam keselamatan.
Untuk mengurangi risiko dampak bencana, masyarakat diharapkan terus mengikuti perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Next News

Aktivitas Gunung Sinabung Masih Fluktuatif, Status Tetap Siaga Level III
in 2 hours

Jajaran Bulog se-Indonesia Turun Serentak ke Pasar, Pastikan Pasokan dan Harga Beras Terkendali
in 2 hours

Erupsi kembali Terjadi, Status Gunung Anak Krakatau Bertahan di Level Siaga
in 2 hours

Polri telah tetapkan 113 orang sebagai tersangka kasus karhutla
in an hour

Gubernur Sumut resmikan Jembatan Bailey dampak bencana di Tapteng
in an hour

Wapres Gibran Tinjau Huntap dan Progres Pemulihan Pascabencana di Batangtoru, Bupati Tapsel Paparkan Sejumlah Perkembangan
8 hours ago

Prakiraan Cuaca di Sumatera Utara Sabtu 5 September 2026: Cerah, Hujan Ringan, Berawan Mendominasi
10 hours ago

Job Fair Madina 2026 Buka Ratusan Lowongan, 13 Perusahaan Siap Rekrut Tenaga Kerja
21 hours ago

Wapres RI Tiba di Tapteng dan Bertolak ke Barus
2 days ago

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Jumat 4 September: Hujan Ringan dan Berawan Mendominasi, Suhu 17–34°C
a day ago



