Rabu, 3 Juni 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

BPS: China tujuan ekspor terbesar Sumut pada Januari-April 2026

Laila - Wednesday, 03 June 2026 | 08:45 PM

Background
BPS: China tujuan ekspor terbesar Sumut pada Januari-April 2026

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara mencatat bahwa China masih menjadi pasar utama bagi produk-produk ekspor dari Sumatera Utara selama periode Januari hingga April 2026.

Kepala BPS Sumut, Asim Saputra, menjelaskan nilai ekspor Sumut ke China mencapai 738,42 juta dolar AS. Angka tersebut menyumbang sekitar 17,41 persen dari total nilai ekspor Sumatera Utara selama empat bulan pertama tahun ini.

Setelah China, pasar terbesar berikutnya adalah Amerika Serikat dengan nilai ekspor sebesar 585,07 juta dolar AS. Sementara itu, India berada di posisi ketiga dengan nilai mencapai 297,98 juta dolar AS.

Ketiga negara tersebut secara bersama-sama berkontribusi lebih dari 38 persen terhadap total ekspor Sumatera Utara. Selain itu, kawasan Asia di luar ASEAN juga menjadi tujuan penting dengan porsi hampir 40 persen dari keseluruhan ekspor daerah.

Minyak Nabati Masih Jadi Andalan

Dari sisi komoditas, kelompok lemak dan minyak hewan maupun nabati masih menjadi penyumbang terbesar ekspor Sumatera Utara. Nilainya mencapai sekitar 1,67 miliar dolar AS atau hampir 40 persen dari total ekspor selama Januari-April 2026.



Sementara itu, kelompok berbagai produk kimia menempati posisi kedua dengan nilai ekspor mencapai 738,42 juta dolar AS atau sekitar 17,41 persen dari total ekspor.

Nilai Ekspor April Melonjak Tajam

BPS juga mencatat adanya peningkatan signifikan pada nilai ekspor Sumut di bulan April 2026. Nilai ekspor mencapai 1,27 miliar dolar AS, jauh lebih tinggi dibandingkan Maret 2026 yang berada di angka 869,97 juta dolar AS.

Kenaikan tersebut setara dengan pertumbuhan sebesar 46,29 persen dalam satu bulan, menandakan aktivitas perdagangan luar negeri Sumut yang semakin bergairah.

Impor Sumut Ikut Bertumbuh

Di sisi lain, nilai impor Sumatera Utara selama Januari hingga April 2026 tercatat mencapai 1,86 miliar dolar AS. Angka ini meningkat 8,29 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 1,72 miliar dolar AS.

Kenaikan impor terutama terjadi pada kelompok barang konsumsi yang tumbuh lebih dari 40 persen secara tahunan. Sementara impor bahan baku dan barang penolong juga mengalami peningkatan sekitar 8,70 persen.



China Jadi Pemasok Impor Terbesar

Selain menjadi tujuan ekspor utama, China juga tercatat sebagai negara asal impor terbesar bagi Sumatera Utara dengan nilai mencapai 489,69 juta dolar AS atau sekitar 26,32 persen dari total impor.

Di bawah China terdapat Singapura dengan nilai impor 285,93 juta dolar AS dan Malaysia sebesar 227,07 juta dolar AS.

Data tersebut menunjukkan bahwa hubungan perdagangan Sumatera Utara dengan negara-negara Asia masih sangat kuat, baik dari sisi ekspor maupun impor, dan terus menjadi motor penggerak aktivitas ekonomi daerah.