Pasangan "Kakek Nenek Keliling Dunia" Tiba di Kuching, Awali Ekspedisi Darat Indonesia hingga Eropa
Liaa - Thursday, 16 July 2026 | 09:30 AM


Padangsidimpuan – Pasangan suami istri T. Faisal Laksamana (65) dan dr. Indriati (61), yang dikenal luas melalui program "Kakek Nenek Keliling Dunia", telah tiba di Kuching, Sarawak, Malaysia, dalam rangka melanjutkan ekspedisi darat internasional bertajuk The Great Overland Journey Indonesia–Southeast Asia–Mecca–Europe 2026–2027.
Berdasarkan informasi yang diterima di Padangsidimpuan, Rabu (15/7), pasangan asal Aceh yang kini menetap di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, tersebut memulai perjalanan dari Jakarta menuju Pontianak, Kalimantan Barat, pada 13 Juli 2026. Kedatangan mereka di Pontianak disambut hangat oleh komunitas Campervan Indonesia (CVI) Pontianak.
Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong di perbatasan Indonesia–Malaysia. Seluruh proses pemeriksaan dokumen perjalanan serta kendaraan berlangsung lancar berkat dukungan aparat kepolisian dan petugas Bea Cukai Entikong.
Setelah memasuki wilayah Malaysia, Faisal dan Indriati tiba di Kuching yang menjadi titik awal perjalanan mereka menuju sejumlah negara di Asia Tenggara sebelum meneruskan ekspedisi ke Mekkah dan beberapa negara di Eropa.
Pada 15 Juli 2026, keduanya juga mengurus proses pengiriman kendaraan melalui jalur laut dari Pelabuhan Kuching menuju Port Klang, Kuala Lumpur. Langkah tersebut menjadi bagian dari persiapan perjalanan lintas negara yang dijadwalkan berlangsung hingga tahun 2027.
T. Faisal Laksamana mengatakan ekspedisi tersebut membawa pesan bahwa usia bukanlah hambatan untuk terus berkarya, belajar, serta mewujudkan impian. Melalui perjalanan ini, mereka berharap dapat menginspirasi masyarakat, terutama generasi muda dan para lansia, agar tetap aktif, produktif, dan berani mengejar cita-cita.
Sejak tahun 2022, pasangan tersebut telah menjelajahi lebih dari 30 provinsi di Indonesia serta sejumlah negara di Asia Tenggara menggunakan kendaraan pribadi. Mereka ingin menunjukkan bahwa semangat bertualang, membangun persahabatan, dan belajar lintas budaya tidak mengenal batas usia.
Ekspedisi The Great Overland Journey Indonesia–Southeast Asia–Mecca–Europe 2026–2027 dijadwalkan melintasi berbagai negara di Asia, Timur Tengah, hingga Eropa sebagai simbol persahabatan antarbangsa sekaligus inspirasi bagi masyarakat Indonesia.
Next News

BMKG: Sejumlah wilayah Sumut berpotensi hujan ringan pada Kamis
in 4 hours

Bupati Gus Irawan Buka Sosialisasi Penyelesaian Penguasaan Tanah di Kawasan Hutan, Dorong Kepastian Hukum bagi Masyarakat Tapsel
13 hours ago

Satgas PRR Tinjau Pembangunan Huntap Tapsel, 214 KK Ditargetkan Segera Pindah dari Huntara
13 hours ago

Cuaca Sumut Hari Ini Rabu 15 Juli 2026, 6 Wilayah Berpotensi Hujan Ringan
21 hours ago

Hadiri Pengajian BKMT Sipirok, Bupati Tapsel Ajak Perkuat Keimanan dan Dukung Program KUR Berkah
2 days ago

Bupati Tapsel Tutup GRIB Jaya Cup I, Dorong Kebangkitan Prestasi Sepak Bola Tabagsel
2 days ago

Bupati Tapsel Ajak Camat dan Kepala Desa Sukseskan KUR Berkah Bunga 0 Persen untuk Lawan Rentenir
2 days ago

Bupati Tapsel Dorong Percepatan Program Pembangunan dan Penguatan Desa Binaan Saat Pimpin Apel Gabungan ASN
2 days ago

Pemkab Tapsel Perkuat Sinergi Penanggulangan Kemiskinan, Targetkan Angka Kemiskinan Turun Jadi 6,12 Persen
2 days ago

Bupati Tapsel Buka Diklat 125 Bakal Calon Kepala Sekolah, Tekankan Kepemimpinan dan Peningkatan Mutu Pendidikan
2 days ago





