Apa Sih yang Sebenarnya Diambil dari Darah Bekam?
RAU - Wednesday, 03 June 2026 | 10:05 AM


Secara medis, tubuh kita tidak memiliki kompartemen khusus yang menyimpan "darah kotor". Darah yang keluar saat bekam (khususnya bekam basah) adalah kombinasi dari beberapa hal berikut:
Darah Kapiler: Bekam basah dilakukan dengan menyayat tipis permukaan kulit, sehingga darah yang keluar berasal dari pembuluh darah kecil (kapiler), bukan pembuluh darah utama (vena/arteri).
Cairan Interstisial: Ini adalah cairan yang mengelilingi sel-sel jaringan tubuh kita.
Sisa Metabolisme Sel: Karena adanya tekanan negatif (isapan) dari cup bekam, cairan dan komponen darah yang terjebak di jaringan bawah kulit ikut tertarik. Di dalamnya memang terdapat sisa metabolisme, sel darah yang sudah tua, atau sisa inflamasi (peradangan), tetapi bukan racun murni seperti yang sering dibayangkan.
Fakta Medis: Organ utama yang bertugas menyaring dan membuang racun asli di tubuh kita tetaplah hati (liver) dan ginjal, yang kemudian dibuang lewat urine, feses, dan keringat. Bekam lebih berfungsi untuk menstimulasi area lokal kulit dan peredaran darah.
Manfaat Bekam untuk Tubuh
Meskipun mekanisme "membuang racun"-nya sering disalahartikan, terapi bekam terbukti memiliki berbagai manfaat kesehatan yang diakui secara empiris maupun dalam beberapa penelitian klinis:
1. Melancarkan Sirkulasi Darah
Isapan dari cup bekam menarik aliran darah ke area yang sedang bermasalah. Hal ini membantu menyuplai oksigen dan nutrisi baru ke jaringan otot yang kaku atau tegang.
2. Meredakan Nyeri dan Ketegangan Otot
Ini alasan kenapa bekam sering dipakai untuk mengatasi pegal-pegal, sakit pinggang, atau leher kaku. Efek isapannya membantu merilekskan jaringan ikat (fascia) dan otot yang tegang, mirip seperti pijat tetapi dengan arah tekanan yang menarik ke luar.
3. Memicu Proses Penyembuhan Alami (Self-Healing)
Luka sayatan kecil atau kemerahan akibat bekam dianggap oleh tubuh sebagai "cedera ringan". Tubuh akan merespons dengan melepaskan zat anti-inflamasi, sel darah putih, dan memicu regenerasi sel baru untuk menyembuhkan area tersebut.
4. Mengurangi Sakit Kepala dan Migrain
Banyak orang merasakan sakit kepalanya berkurang setelah dibekam di area pundak atau leher belakang. Hal ini berkaitan dengan berkurangnya ketegangan otot leher yang sering menjadi pemicu tension headache.
Tips Aman Sebelum dan Sesudah Bekam
Jika kamu tertarik untuk mencoba bekam, pastikan memperhatikan poin-poin penting ini demi keamanan:
Pilih Terapis Berizin: Pastikan terapisnya profesional dan bersertifikasi.
Sterilitas adalah Kunci: Pastikan jarum atau pisau sayat yang digunakan 100% baru/sekali pakai dan cup bekamnya disterilkan dengan benar untuk menghindari risiko penularan penyakit lewat darah (seperti Hepatitis atau HIV).
Kondisi Tubuh Fit: Jangan bekam dalam kondisi perut terlalu kenyang atau benar-benar kosong (kelaparan), dan hindari jika kamu memiliki gangguan pembekuan darah atau sedang mengonsumsi obat pengencer darah.
Next News

Kenapa mobil bisa memiliki banyak jenis bensin?
in 6 hours

Kenapa balon udara bisa terbang padahal tidak ada musim atau pun kipas cuman ada api dan gas?
in 5 hours

Kenapa barang impor atau ekspor lebih sering dibawa oleh kapal daripada pesawat padahal pesawat kan lebih cepat?
in 5 hours

Waktu kita kepedesan dan pas minum air dingin pedasnya nggak bakalan hilang padahal itu dingin loh tapi kok bisa?
in 5 hours

Siapa sih pertama kali yang nyiptain kata-kata gaul seperti "Egp, Masbulloh dan bahasa gaul lainnya?
in 5 hours

Sebenarnya kata galau itu berasal dari mana sih dan siapa sih yang buat itu?
in 5 hours

Mengenal Chronotype: Alasan Ilmiah Kenapa Kamu Lebih Produktif di Malam Hari
in 4 hours

Benarkah Membereskan Tempat Tidur Setelah Bangun Bisa Mengubah Jalannya Hari?
19 hours ago

Gaya Hidup Zero-Waste, Mulai dari Langkah Kecil
19 hours ago

Manisnya Sejarah Donat Sedunia dan Kisah Unik di Balik Bolong Tengahnya
19 hours ago





