Waktu kita kepedesan dan pas minum air dingin pedasnya nggak bakalan hilang padahal itu dingin loh tapi kok bisa?
RAU - Wednesday, 03 June 2026 | 09:49 AM


Haha, ini dia salah satu "jebakan batman" kuliner yang sering bikin kita terkecoh. Logikanya, kalau lidah terasa panas terbakar, disiram air dingin pasti adem, kan? Tapi kenyataannya malah bikin makin tersiksa.
Kenapa bisa begitu? Rahasianya ada pada ilmu kimia dan biologi di lidah kita. Ini penjelasannya:
1. Biang Keroknya Bernama Capsaicin
Rasa pedas dari cabai itu berasal dari zat kimia bernama capsaicin. Zat ini punya sifat hidrofobik, artinya anti-air dan tidak bisa larut dalam air (mirip seperti minyak).
Ketika kamu minum air dingin, air tersebut cuma lewat dan mengalir di atas lapisan capsaicin tanpa bisa melarutkannya. Malah, air bisa bikin capsaicin makin menyebar ke seluruh area mulut.
2. Sensor Lidahmu "Tertipu"
Capsaicin itu pintar. Di lidah kita, zat ini mengikat diri ke reseptor saraf bernama TRPV1. Tugas asli reseptor ini sebenarnya adalah mendeteksi suhu panas fisik (di atas 43°C) untuk memperingatkan otak kalau mulut kita kemasukan makanan/minuman yang terlalu panas.
Ketika capsaicin menempel di sana, otakmu mendeteksi sinyal: "Suhu mulut sangat panas!", padahal suhu fisik mulutmu biasa saja. Sifat air dingin cuma memberikan sensasi mati rasa (kebas) sesaat karena suhunya, tapi begitu airnya tertelan, capsaicin yang masih menempel erat di reseptor akan langsung membakar lidahmu lagi.
Cara Ampuh Mengusir Pedas (Bukan Pakai Air Putih)
Kalau mau meredakan pedas dengan cepat, kamu butuh sesuatu yang bisa mengikat atau melarutkan capsaicin. Ini alternatifnya:
Susu atau Produk Olahan Susu (Keju, Es Krim, Yogurt): Ini obat paling mujarab. Susu mengandung protein bernama kasein. Kasein ini sifatnya seperti sabun yang menarik capsaicin, melepaskannya dari reseptor lidah, lalu membawanya hanyut saat tertelan.
Makanan Manis (Gula atau Madu): Sukrosa bisa menyerap capsaicin dan memberikan sinyal baru ke otak untuk mengalihkan fokus dari rasa pedas.
Makanan Berlemak atau Berminyak: Karena capsaicin larut dalam lemak, makanan seperti selai kacang atau sedikit minyak zaitun bisa membantu melarutkannya dari lidah.
Makanan Berasam (Jeruk Nipis/Lemon): Asam dari buah-buahan bisa menetralkan aktivitas kimia dari capsaicin yang bersifat basa.
Next News

Apa Sih yang Sebenarnya Diambil dari Darah Bekam?
in 5 hours

Kenapa mobil bisa memiliki banyak jenis bensin?
in 5 hours

Kenapa balon udara bisa terbang padahal tidak ada musim atau pun kipas cuman ada api dan gas?
in 5 hours

Kenapa barang impor atau ekspor lebih sering dibawa oleh kapal daripada pesawat padahal pesawat kan lebih cepat?
in 5 hours

Siapa sih pertama kali yang nyiptain kata-kata gaul seperti "Egp, Masbulloh dan bahasa gaul lainnya?
in 5 hours

Sebenarnya kata galau itu berasal dari mana sih dan siapa sih yang buat itu?
in 5 hours

Mengenal Chronotype: Alasan Ilmiah Kenapa Kamu Lebih Produktif di Malam Hari
in 4 hours

Benarkah Membereskan Tempat Tidur Setelah Bangun Bisa Mengubah Jalannya Hari?
19 hours ago

Gaya Hidup Zero-Waste, Mulai dari Langkah Kecil
19 hours ago

Manisnya Sejarah Donat Sedunia dan Kisah Unik di Balik Bolong Tengahnya
19 hours ago





