9 April, Hari ASMR Internasional: Mengapa Suara Bisikan Bisa Membuat Kita Rileks?
RAU - Thursday, 09 April 2026 | 04:44 AM


Apa Itu ASMR?
ASMR merupakan singkatan dari *Autonomous Sensory Meridian Response*, *yaitu sensasi relaksasi yang biasanya terasa seperti kesemutan ringan atau rasa hangat di kepala dan leher ketika seseorang mendengar atau melihat rangsangan tertentu.*
Rangsangan tersebut bisa berupa:
•suara bisikan lembut
•suara mengetuk benda
•suara menggosok kertas
•suara hujan
•suara menyisir rambut
•suara makan yang direkam sangat dekat
Bagi orang yang dapat merasakan ASMR, sensasi ini sering digambarkan sebagai "tingling sensation", yaitu rasa merinding yang menyenangkan yang menjalar dari kepala ke bagian tubuh lainnya.
Fenomena ini biasanya membuat seseorang merasa sangat tenang, rileks, bahkan mengantuk.
Dari Fenomena Internet Menjadi Topik Ilmiah
Istilah ASMR pertama kali populer sekitar tahun 2010 di forum internet ketika banyak orang menyadari bahwa mereka memiliki sensasi relaksasi yang sama ketika mendengar suara tertentu.
Sejak saat itu, ribuan kreator mulai membuat video ASMR di YouTube dengan berbagai jenis suara yang dirancang untuk memicu sensasi tersebut.
Saat ini terdapat jutaan video ASMR di internet, dan beberapa kreator bahkan memiliki jutaan pengikut.
Fenomena ini menarik perhatian para peneliti karena banyak orang mengaku menggunakan ASMR untuk:
•membantu tidur
•mengurangi stres
•meredakan kecemasan
•meningkatkan fokus
Karena popularitasnya yang terus meningkat, ilmuwan mulai meneliti bagaimana ASMR memengaruhi otak manusia.
Apa yang Terjadi di Otak Saat Mengalami ASMR?
Penelitian dari University of Sheffield di Inggris menemukan bahwa orang yang mengalami ASMR menunjukkan perubahan fisiologis tertentu ketika mendengar rangsangan ASMR.
Beberapa perubahan tersebut antara lain:
detak jantung menjadi •lebih lambat
•tubuh menjadi lebih rileks
•muncul perasaan nyaman dan tenang
Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa pengalaman ASMR dapat memicu aktivitas di bagian otak yang berkaitan dengan emosi, empati, dan rasa nyaman.
Menurut ahli psikologi Dr. Giulia Poerio, yang meneliti fenomena ASMR, pengalaman ini memiliki kemiripan dengan perasaan yang muncul ketika seseorang mendapatkan perhatian atau perawatan dari orang lain.
Hal ini menjelaskan mengapa banyak video ASMR menampilkan aktivitas seperti:
•berbicara dengan suara lembut
•menyisir rambut
•berpura-pura melakukan perawatan wajah
Jenis-Jenis ASMR yang Paling Populer
Tidak semua suara dapat memicu ASMR. Namun ada beberapa jenis rangsangan yang paling sering digunakan oleh kreator ASMR.
Beberapa di antaranya adalah:
1. Whispering (Bisikan)
Suara bisikan lembut yang direkam dengan mikrofon sensitif sering menjadi pemicu ASMR paling populer.
2. Tapping
Suara mengetuk benda seperti kayu, kaca, atau plastik secara perlahan.
3. Page Turning
Suara membalik halaman buku yang dilakukan secara perlahan.
4. Personal Attention
Video yang menampilkan seseorang berbicara lembut seolah sedang memberikan perhatian personal kepada penonton.
5. Mukbang ASMR
Suara makan yang direkam dengan mikrofon sensitif untuk menghasilkan suara yang sangat jelas.
Mengapa Tidak Semua Orang Merasakan ASMR?
Meskipun sangat populer, tidak semua orang dapat merasakan sensasi ASMR.
Penelitian menunjukkan bahwa pengalaman ini kemungkinan berkaitan dengan perbedaan struktur dan koneksi saraf di otak.
Beberapa orang sangat sensitif terhadap rangsangan sensorik tertentu, sementara yang lain tidak merasakannya sama sekali.
Menurut penelitian dari Dartmouth College, otak orang yang merasakan ASMR mungkin memiliki pola koneksi saraf yang sedikit berbeda, terutama pada area yang menghubungkan emosi dan persepsi sensorik.
ASMR dan Kesehatan Mental
Beberapa penelitian awal menunjukkan bahwa ASMR dapat memberikan manfaat bagi kesehatan mental.
Orang yang sering menonton atau mendengarkan ASMR melaporkan bahwa mereka merasa:
•lebih rileks
•lebih mudah tidur
•lebih tenang setelah mengalami stres
Namun para ilmuwan menekankan bahwa ASMR bukan pengganti terapi medis atau psikologis, melainkan lebih sebagai alat relaksasi tambahan.
Hari ASMR Internasional
Hari ASMR Internasional diperingati setiap 9 April oleh komunitas penggemar ASMR di seluruh dunia.
Peringatan ini biasanya dirayakan dengan:
•pembuatan video ASMR khusus
•diskusi tentang penelitian terbaru
•kampanye tentang manfaat relaksasi suara
Hari ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa ASMR merupakan fenomena psikologis yang menarik dan masih terus dipelajari oleh para ilmuwan.
ASMR merupakan fenomena unik yang menunjukkan bagaimana suara sederhana dapat memengaruhi emosi dan kondisi fisik manusia.
Dari sekadar tren internet, ASMR kini berkembang menjadi topik penelitian ilmiah yang membantu para ahli memahami hubungan antara suara, emosi, dan aktivitas otak.
Meskipun tidak semua orang dapat merasakan sensasi ASMR, bagi sebagian orang fenomena ini menjadi cara sederhana untuk meredakan stres dan mendapatkan tidur yang lebih nyenyak.
Next News

Sayur Direbus, Dikukus, atau Ditumis: Mana yang Paling Sehat?
12 hours ago

Benarkah Tempe Bisa Menggantikan Protein dari Daging?
12 hours ago

Tahu vs Tempe, Mana yang Lebih Bergizi?
13 hours ago

Tanda Skin Barrier Rusak yang Sering Disalahartikan sebagai Kulit Kusam
13 hours ago

Sunscreen adalah Skincare Anti-Aging Terbaik.Ini Alasannya
13 hours ago

Dulu dari Batu, Kini Super Empuk: Sejarah Bantal yang Jarang Diketahui
13 hours ago

Kunci Punya Nyawa? Simak Alasan Benda Kecil Ini Suka Sembunyi
an hour ago

Posisi Tidur dan Dampaknya pada Kesehatan Tubuh
13 hours ago

Kolagen: Lebih Efektif yang Diminum atau Dioles?
14 hours ago

Kenapa Umur 35 Kelihatan Lebih Muda dari Umur 20? Ini Alasannya
2 hours ago





