Kamis, 16 April 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

7 Makanan Peningkat Daya Ingat, Bantu Jaga Otak Tetap Tajam Sejak Dini

Liaa - Thursday, 16 April 2026 | 01:40 PM

Background
7 Makanan Peningkat Daya Ingat, Bantu Jaga Otak Tetap Tajam Sejak Dini

Sebagai pusat kendali tubuh, otak berperan penting dalam mengatur detak jantung, pernapasan, gerakan, emosi, hingga kemampuan berpikir dan mengingat. Agar tetap berfungsi optimal, otak membutuhkan asupan nutrisi yang tepat.

Beberapa jenis makanan diketahui mampu mendukung fungsi kognitif dan membantu meningkatkan daya ingat. Berikut daftar makanan yang baik untuk kesehatan otak:

1. Ikan Berlemak

Ikan berlemak sering disebut sebagai makanan terbaik untuk otak. Jenis ikan seperti salmon, sarden, haring, dan trout kaya akan asam lemak omega-3.

Sekitar 60 persen struktur otak terdiri dari lemak, dan sebagian besarnya adalah omega-3. Lemak sehat ini berperan dalam pembentukan sel otak dan saraf, serta penting untuk proses belajar dan memori.

Asupan omega-3 yang cukup juga dikaitkan dengan perlambatan penurunan fungsi kognitif akibat penuaan dan menurunkan risiko penyakit Alzheimer. Sebaliknya, kekurangan omega-3 dapat meningkatkan risiko gangguan suasana hati dan penurunan daya ingat.



2. Blueberry

Blueberry mengandung antosianin, yaitu senyawa antioksidan dan antiinflamasi yang bermanfaat untuk melindungi otak dari stres oksidatif.

Antioksidan membantu melawan radikal bebas yang dapat mempercepat penuaan otak. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa senyawa dalam blueberry dapat meningkatkan komunikasi antar sel otak dan mendukung fungsi memori.

3. Brokoli

Brokoli kaya akan antioksidan dan vitamin K. Vitamin ini berperan dalam pembentukan sfingolipid, yaitu jenis lemak penting yang terdapat pada sel-sel otak.

Asupan vitamin K yang cukup dikaitkan dengan peningkatan daya ingat dan fungsi kognitif yang lebih baik. Selain itu, brokoli juga mengandung sulforafan yang memiliki efek antiinflamasi dan membantu melindungi otak dari kerusakan.

4. Cokelat Hitam

Cokelat hitam dengan kandungan kakao minimal 70 persen mengandung flavonoid, kafein, dan antioksidan.



Flavonoid dapat membantu meningkatkan daya ingat dan memperlambat penurunan fungsi mental seiring bertambahnya usia. Konsumsi cokelat hitam dalam jumlah wajar juga dikaitkan dengan peningkatan suasana hati.

5. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan mengandung lemak sehat, antioksidan, dan vitamin E yang baik untuk kesehatan otak. Vitamin E membantu melindungi sel-sel otak dari kerusakan akibat radikal bebas.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kacang secara rutin berkaitan dengan fungsi kognitif yang lebih baik. Kacang tanah, misalnya, kaya akan magnesium, zat besi, seng, vitamin B, dan vitamin E yang mendukung performa otak.

6. Sayuran Berdaun Hijau

Sayuran seperti bayam, kale, dan selada air mengandung folat, vitamin E, dan berbagai fitonutrien yang mendukung kesehatan otak.

Kombinasi nutrisi tersebut diketahui membantu memperlambat penurunan kognitif dan menjaga daya ingat, terutama pada usia lanjut.



7. Telur

Telur merupakan sumber vitamin B6, B12, folat, dan kolin yang penting bagi otak.

Kolin digunakan tubuh untuk membentuk asetilkolin, neurotransmitter yang berperan dalam mengatur suasana hati dan memori. Sementara itu, vitamin B membantu menjaga fungsi saraf dan mendukung kesehatan kognitif.