Rabu, 10 Juni 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Korek Api Ternyata Ditemukan Secara Tak Sengaja, Berawal dari Kesalahan Seorang Apoteker

Laila - Wednesday, 10 June 2026 | 11:50 AM

Background
Korek Api Ternyata Ditemukan Secara Tak Sengaja, Berawal dari Kesalahan Seorang Apoteker

Banyak penemuan besar di dunia lahir dari eksperimen yang direncanakan dengan matang. Namun, ada juga inovasi penting yang ditemukan secara tidak sengaja, salah satunya adalah korek api.

Penemu korek api modern adalah John Walker, seorang apoteker asal Inggris yang hidup pada abad ke-19. Kisah penemuannya bermula ketika ia sedang melakukan percobaan dengan berbagai campuran bahan kimia di laboratoriumnya.

Suatu hari, Walker mengaduk campuran kimia menggunakan tongkat kayu. Setelah selesai, terdapat gumpalan bahan kimia yang mengering pada ujung tongkat tersebut. Ketika ia mencoba mengikis atau menggesekkan ujung tongkat ke permukaan yang kasar, tiba-tiba muncul percikan api dan tongkat itu terbakar.

Peristiwa tak terduga tersebut membuat Walker menyadari bahwa campuran bahan kimia tertentu dapat menghasilkan api melalui gesekan. Temuan itu kemudian menjadi dasar pengembangan korek api gesek pertama yang praktis digunakan masyarakat.

Pada tahun 1826, John Walker mulai menjual temuannya dengan nama "friction matches" atau korek api gesek. Produk tersebut menjadi salah satu alat pemantik api yang lebih aman dan mudah digunakan dibandingkan metode menyalakan api yang ada sebelumnya.



Meski bentuknya masih sederhana dan menghasilkan aroma yang kurang sedap saat dinyalakan, penemuan Walker menjadi tonggak penting dalam perkembangan teknologi sehari-hari. Korek api kemudian terus mengalami penyempurnaan hingga menjadi produk yang lebih aman dan efisien seperti yang dikenal saat ini.

Penemuan korek api menunjukkan bahwa rasa ingin tahu dan ketelitian dalam mengamati kejadian kecil dapat melahirkan inovasi besar. Dari sebuah kecelakaan laboratorium yang sederhana, lahirlah alat yang membantu jutaan orang di seluruh dunia selama hampir dua abad.