Mengenal Penyakit yang Sering Muncul Seiring Bertambahnya Usia, Lansia Perlu Lebih Waspada
Liaa - Thursday, 13 August 2026 | 01:45 AM


Mengenal Penyakit yang Sering Muncul Seiring Bertambahnya Usia
Usia hanyalah angka, tetapi tubuh memang mengalami berbagai perubahan seiring berjalannya waktu. Memasuki usia lanjut, beberapa fungsi tubuh dapat mengalami penurunan secara bertahap. Kondisi tersebut membuat seseorang menjadi lebih rentan terhadap penyakit tertentu.
Meski begitu, bertambahnya usia bukan berarti seseorang pasti akan sakit. Pola makan, aktivitas fisik, kualitas tidur, kondisi lingkungan, kebiasaan sehari-hari, serta pemeriksaan kesehatan juga memiliki peran penting dalam menentukan kondisi kesehatan seseorang.
Lantas, penyakit apa saja yang perlu lebih diperhatikan ketika memasuki usia lanjut?
1. Hipertensi
Tekanan darah tinggi merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup sering ditemukan pada kelompok usia lanjut.
Hipertensi terkadang tidak menimbulkan gejala yang jelas sehingga seseorang bisa saja tidak menyadari bahwa tekanan darahnya sudah berada di atas batas normal.
Jika tidak dikendalikan, tekanan darah tinggi dapat meningkatkan risiko berbagai masalah serius, termasuk penyakit jantung dan stroke.
Karena itu, pemeriksaan tekanan darah secara berkala menjadi langkah sederhana tetapi penting, terutama bagi mereka yang sudah memasuki usia lanjut.
2. Diabetes
Diabetes terjadi ketika kadar gula darah berada terlalu tinggi dalam jangka waktu tertentu. Risiko diabetes dapat meningkat seiring pertambahan usia, terutama jika seseorang memiliki faktor risiko seperti kurang bergerak, pola makan kurang sehat, atau riwayat keluarga.
Gejalanya dapat berupa lebih sering merasa haus, sering buang air kecil, mudah lelah, atau mengalami perubahan berat badan yang tidak direncanakan.
Namun, diabetes juga dapat berkembang tanpa gejala yang jelas. Pemeriksaan kadar gula darah secara rutin dapat membantu mendeteksi kondisi tersebut lebih awal.
3. Penyakit Jantung
Jantung bekerja tanpa henti sepanjang hidup. Seiring bertambahnya usia, risiko penyakit kardiovaskular juga dapat meningkat, terutama jika terdapat faktor risiko seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes, merokok, kurang aktivitas fisik, atau berat badan berlebih.
Keluhan seperti nyeri atau rasa tidak nyaman di dada, sesak napas, mudah lelah, maupun jantung berdebar perlu diperhatikan.
Jika muncul keluhan yang berat atau terjadi secara tiba-tiba, seseorang sebaiknya segera mendapatkan pertolongan medis.
4. Stroke
Stroke merupakan kondisi serius yang terjadi ketika aliran darah ke bagian otak terganggu atau terjadi perdarahan di otak.
Risiko stroke dapat meningkat seiring usia, terutama apabila seseorang memiliki hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, atau gangguan pembuluh darah.
Salah satu hal penting adalah mengenali tanda-tanda stroke. Wajah yang tiba-tiba terlihat tidak simetris, lengan atau kaki mengalami kelemahan mendadak, serta kesulitan berbicara merupakan tanda yang membutuhkan pertolongan medis segera.
Semakin cepat mendapatkan penanganan, semakin besar peluang untuk mengurangi dampak stroke.
5. Osteoporosis
Tulang juga mengalami perubahan seiring bertambahnya usia. Kepadatan tulang dapat menurun sehingga tulang menjadi lebih rapuh dan mudah mengalami patah.
Osteoporosis sering kali tidak menimbulkan keluhan sampai terjadi patah tulang. Karena itu, menjaga kesehatan tulang sejak dini tetap penting.
Aktivitas fisik yang sesuai kemampuan, asupan nutrisi yang cukup, serta pemeriksaan kesehatan apabila memiliki faktor risiko dapat membantu menjaga kesehatan tulang.
6. Gangguan Penglihatan
Mata juga mengalami perubahan akibat proses penuaan. Beberapa orang dapat mengalami kesulitan melihat benda dari jarak dekat, sementara kondisi tertentu seperti katarak, glaukoma, atau gangguan pada retina juga lebih perlu diperhatikan pada usia lanjut.
Perubahan penglihatan sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai bagian normal dari usia. Pemeriksaan mata secara berkala dapat membantu menemukan gangguan lebih awal.
7. Gangguan Pendengaran
Kemampuan mendengar dapat menurun secara bertahap seiring bertambahnya usia. Kondisi ini terkadang tidak langsung disadari karena berlangsung perlahan.
Gangguan pendengaran bukan hanya membuat seseorang sulit mengikuti percakapan. Dalam beberapa kasus, kondisi tersebut dapat memengaruhi interaksi sosial dan aktivitas sehari-hari.
Jika mulai sering meminta orang lain mengulangi pembicaraan atau harus menaikkan volume televisi, pemeriksaan pendengaran dapat dipertimbangkan.
8. Gangguan Daya Ingat dan Fungsi Kognitif
Sesekali lupa merupakan hal yang dapat terjadi pada siapa saja. Namun, perubahan daya ingat yang semakin sering atau mulai mengganggu aktivitas sehari-hari perlu diperhatikan.
Gangguan kognitif memiliki berbagai penyebab dan tidak selalu berarti demensia. Karena itu, pemeriksaan oleh tenaga kesehatan penting untuk mengetahui penyebab sebenarnya.
9. Masalah Persendian
Nyeri dan kekakuan pada persendian juga cukup umum ditemukan pada usia lanjut. Salah satu penyebabnya dapat berkaitan dengan osteoarthritis, yaitu kerusakan bertahap pada jaringan pelindung sendi.
Keluhan tersebut dapat membuat seseorang menjadi lebih sulit bergerak. Padahal, tetap aktif sesuai kemampuan justru penting untuk membantu mempertahankan fungsi tubuh.
Jenis aktivitas sebaiknya disesuaikan dengan kondisi masing-masing dan dapat dikonsultasikan dengan tenaga kesehatan apabila terdapat keluhan tertentu.
🩺 Jangan Menganggap Semua Keluhan sebagai "Maklum Karena Tua"
Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah menganggap setiap keluhan kesehatan sebagai sesuatu yang otomatis muncul karena usia.
Padahal, perubahan tertentu perlu diperiksa untuk mengetahui apakah merupakan bagian dari proses penuaan normal atau justru tanda suatu penyakit.
Pemeriksaan kesehatan secara rutin dapat membantu menemukan masalah lebih awal. Selain itu, menjaga pola makan seimbang, cukup bergerak, tidur yang baik, menghindari rokok, serta mengelola stres juga merupakan bagian penting dari menjaga kesehatan pada usia lanjut.
❤️ Sehat di Usia Lanjut Bukan Sekadar Bebas Penyakit
Kesehatan lansia bukan hanya mengenai ada atau tidaknya penyakit. Kemampuan untuk tetap melakukan aktivitas sehari-hari, bersosialisasi, menikmati waktu bersama keluarga, dan menjalani kehidupan secara mandiri juga menjadi bagian penting dari kualitas hidup.
Karena itu, semakin bertambah usia, perhatian terhadap kesehatan sebaiknya juga semakin meningkat.
Menjadi tua adalah proses alami. Menjaga kesehatan adalah pilihan yang bisa dilakukan sejak sekarang.
Next News

Sulit Berkonsentrasi di Ruangan Berisik, Begini Cara Otak Meresponsnya
in 2 hours

Jamur Banyak Muncul Setelah Hujan, Begini Kondisi yang Membuatnya Cepat Tumbuh
in 2 hours

Mengapa Semut Bisa Menemukan Makanan dengan Cepat?
in 2 hours

Kerokan Saat Badan Meriang, Apakah Benar Membantu atau Hanya Membuat Kulit Memerah?
an hour ago

Rutin Minum Air Hangat Setelah Bangun Tidur, Ini yang Terjadi pada Tubuh
2 hours ago

Kebiasaan Makan Larut Malam Bisa Membuat Tubuh Mengalami Perubahan Ini
2 hours ago

Apa yang Terjadi Jika Rutin Makan Satu Pisang Setiap Hari Selama Dua Minggu?
2 hours ago

Saluran Air Wastafel Mulai Bau, Ini yang Bisa Terjadi dan Cara Menanganinya
2 hours ago

Lantai Rumah Terasa Lengket Meski Sudah Dipel, Ternyata Bisa Dipengaruhi Hal Ini
2 hours ago

Kerak Putih Mulai Muncul di Keramik Kamar Mandi, Ini Penyebab dan Cara Membersihkannya
2 hours ago





