Senin, 5 Oktober 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Kerak Putih Mulai Muncul di Keramik Kamar Mandi, Ini Penyebab dan Cara Membersihkannya

Laila - Monday, 05 October 2026 | 12:16 PM

Background
Kerak Putih Mulai Muncul di Keramik Kamar Mandi, Ini Penyebab dan Cara Membersihkannya

Kerak Putih Mulai Muncul di Keramik Kamar Mandi, Ini Penyebab dan Cara Membersihkannya

Keramik kamar mandi yang awalnya terlihat bersih dapat perlahan dipenuhi bercak atau lapisan putih. Noda tersebut biasanya terlihat lebih jelas pada lantai, dinding, area dekat keran, shower, atau bagian lain yang sering terkena cipratan air.

Kerak putih bukan sekadar kotoran biasa. Dalam banyak kasus, lapisan tersebut terbentuk karena mineral yang terdapat di dalam air tertinggal di permukaan keramik setelah air menguap. Jika kamar mandi sering terkena air tetapi jarang dikeringkan, endapan mineral akan semakin mudah menumpuk.

Kondisi ini biasanya lebih terlihat pada keramik berwarna gelap karena noda putih memberikan kontras yang cukup jelas. Pada keramik berwarna terang, kerak mungkin tidak langsung terlihat, tetapi permukaannya dapat terasa lebih kasar ketika disentuh.

Penyebab Kerak Putih pada Keramik

Salah satu penyebab utama munculnya kerak putih adalah kandungan mineral dalam air. Air yang mengandung mineral seperti kalsium dan magnesium dapat meninggalkan residu setelah mengering. Endapan tersebut kemudian menempel pada permukaan keramik dan lama-kelamaan menjadi lapisan yang lebih sulit dihilangkan.

Kebiasaan membiarkan air mengering dengan sendirinya juga dapat mempercepat terbentuknya kerak. Setiap kali air menguap, mineral yang sebelumnya terbawa air akan tertinggal. Jika proses tersebut berlangsung berulang kali, lapisannya semakin tebal.



Sisa sabun dan produk mandi juga dapat ikut menempel pada permukaan. Campuran antara residu sabun, mineral air, dan kotoran membuat permukaan keramik terlihat kusam serta terasa licin atau kasar di bagian tertentu.

Cara Membersihkan Kerak Putih

Kerak yang masih tipis biasanya dapat dibersihkan dengan cara sederhana. Permukaan keramik terlebih dahulu dapat dibilas untuk menghilangkan debu dan kotoran yang mudah lepas. Setelah itu, gunakan pembersih yang sesuai untuk noda mineral dan ikuti petunjuk pemakaian pada kemasannya.

Untuk kerak yang membandel, pembersih dengan kandungan asam dapat membantu meluruhkan endapan mineral. Namun, penggunaannya perlu dilakukan secara hati-hati karena tidak semua jenis keramik, nat, atau permukaan kamar mandi cocok dengan bahan tersebut.

Alternatif lain yang sering digunakan untuk noda mineral ringan adalah larutan berbahan asam seperti cuka yang diencerkan. Cairan dapat diaplikasikan pada bagian yang berkerak, didiamkan sebentar, kemudian digosok menggunakan spons atau sikat yang tidak terlalu kasar sebelum dibilas sampai bersih.

Sebaiknya hindari menggosok keramik menggunakan benda yang terlalu abrasif. Permukaan memang dapat terlihat bersih setelah digosok kuat, tetapi penggunaan bahan atau alat yang terlalu kasar berisiko membuat permukaan mengalami goresan.



Kerak Perlu Dibersihkan Secara Rutin

Membersihkan kerak sejak masih tipis jauh lebih mudah dibandingkan menunggu sampai endapannya menebal. Setelah menggunakan kamar mandi, permukaan yang sering terkena air dapat dikeringkan menggunakan wiper atau kain agar air tidak terlalu lama menggenang.

Ventilasi kamar mandi juga perlu diperhatikan. Sirkulasi udara yang baik membantu mengurangi kelembapan sehingga kamar mandi lebih cepat kering. Area yang lebih cepat kering juga cenderung tidak mudah menjadi tempat menumpuknya sisa sabun dan kotoran.

Dengan perawatan rutin, kerak putih dapat lebih mudah dikendalikan. Keramik pun tetap terlihat bersih dan permukaannya tidak cepat kusam akibat endapan mineral yang dibiarkan terlalu lama.