Rabu, 10 Juni 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Sejarah Tahu di Indonesia, Berawal dari Tiongkok hingga Melahirkan Tahu Sumedang yang Legendaris

Laila - Wednesday, 10 June 2026 | 11:47 AM

Background
Sejarah Tahu di Indonesia, Berawal dari Tiongkok hingga Melahirkan Tahu Sumedang yang Legendaris

Tahu merupakan salah satu makanan yang sangat populer di Indonesia. Diolah menjadi berbagai hidangan, tahu telah menjadi bagian dari kuliner sehari-hari masyarakat. Namun, tidak banyak yang mengetahui bahwa makanan berbahan dasar kedelai ini memiliki sejarah panjang yang bermula dari Tiongkok kuno.

Menurut catatan sejarah, tahu pertama kali dikenal di wilayah Tiongkok sekitar tahun 164 SM pada masa Dinasti Han. Sejak saat itu, tahu berkembang menjadi salah satu sumber pangan penting dan menyebar ke berbagai wilayah melalui perdagangan serta perpindahan penduduk.

Penyebaran tahu ke berbagai negara, termasuk Indonesia, tidak terlepas dari peran para imigran Tionghoa yang membawa tradisi kuliner mereka ke tempat-tempat baru. Seiring waktu, tahu tidak hanya diterima oleh masyarakat lokal, tetapi juga mengalami berbagai penyesuaian rasa dan cara pengolahan sesuai budaya setempat.

Salah satu kisah menarik dalam sejarah tahu di Indonesia adalah lahirnya Tahu Sumedang. Berdasarkan buku Sejarah Tahu Sumedang yang diterbitkan oleh LIPI pada tahun 2021, sekitar awal tahun 1900-an seorang imigran Tionghoa bernama Ong Kino membuat tahu atas permintaan istrinya.

Setelah dicoba, tahu buatan Ong Kino ternyata memiliki cita rasa yang khas dan berbeda dari tahu pada umumnya. Teksturnya renyah di bagian luar namun tetap lembut di bagian dalam. Keunikan tersebut membuat tahu hasil produksinya disukai banyak orang.



Melihat respons positif dari masyarakat, Ong Kino kemudian mulai menjual tahu buatannya di sekitar tempat tinggalnya di wilayah Sumedang. Seiring berjalannya waktu, tahu tersebut semakin dikenal luas dan akhirnya menjadi salah satu ikon kuliner daerah yang populer hingga sekarang.

Saat ini, Tahu Sumedang tidak hanya dikenal di Jawa Barat, tetapi juga di berbagai daerah di Indonesia. Ciri khas rasanya yang gurih dan teksturnya yang renyah menjadikan makanan ini sebagai oleh-oleh favorit para wisatawan yang berkunjung ke Sumedang.

Perjalanan tahu dari Tiongkok kuno hingga menjadi bagian dari kekayaan kuliner Indonesia menunjukkan bagaimana sebuah makanan dapat melintasi batas budaya dan waktu. Dari warisan kuliner para perantau hingga menjadi identitas daerah, tahu telah menorehkan sejarah panjang yang tetap dikenang hingga hari ini.