Benarkah Tidur 5 Jam Sudah Cukup? Ini Fakta yang Perlu Diketahui
Laila - Wednesday, 10 June 2026 | 11:42 AM


Banyak orang sering mendengar anjuran untuk tidur selama 7 hingga 9 jam setiap malam. Namun, muncul pula anggapan bahwa tidur 5 jam sudah cukup, terutama bagi mereka yang masih berusia muda. Lalu, benarkah demikian?
Tidur merupakan kebutuhan dasar tubuh yang berperan penting dalam memulihkan energi, memperbaiki sel-sel tubuh, menjaga kesehatan otak, hingga mendukung sistem kekebalan tubuh. Karena itu, kualitas dan durasi tidur menjadi faktor penting untuk menjaga kesehatan jangka panjang.
Beberapa penelitian memang menunjukkan bahwa kebutuhan tidur setiap orang dapat berbeda-beda. Faktor usia, kondisi kesehatan, aktivitas harian, hingga faktor genetik dapat memengaruhi berapa lama seseorang membutuhkan waktu tidur. Pada sebagian kecil orang, tidur selama sekitar 5 hingga 6 jam mungkin terasa cukup karena tubuh mereka mampu beradaptasi dengan pola tersebut.
Namun, para ahli kesehatan umumnya merekomendasikan orang dewasa untuk tidur sekitar 7 hingga 9 jam per malam. Durasi ini dianggap ideal untuk mendukung fungsi tubuh dan menjaga kesehatan fisik maupun mental secara optimal.
Tidur yang terlalu sedikit dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, seperti gangguan konsentrasi, penurunan daya ingat, stres, tekanan darah tinggi, hingga meningkatnya risiko penyakit jantung. Karena itu, kebiasaan begadang secara terus-menerus sebaiknya dihindari.
Selain durasi, kualitas tidur juga memegang peranan penting. Tidur selama 5 jam dengan kualitas yang sangat baik mungkin terasa lebih menyegarkan dibandingkan tidur 8 jam yang sering terbangun atau tidak nyenyak. Salah satu indikator sederhana adalah bagaimana kondisi tubuh saat bangun tidur. Jika tubuh terasa segar, fokus, dan tidak mengantuk sepanjang hari, kemungkinan kebutuhan tidur Anda sudah cukup terpenuhi.
Meski begitu, rasa segar saat bangun bukan satu-satunya ukuran. Kurang tidur yang berlangsung lama terkadang tidak langsung terasa, tetapi dampaknya bisa muncul secara perlahan terhadap kesehatan tubuh.
Jadi, daripada berfokus pada angka tertentu, lebih baik memperhatikan kebutuhan tubuh masing-masing. Jika memungkinkan, usahakan tetap mendapatkan waktu tidur yang cukup dan hindari kebiasaan begadang yang tidak perlu demi menjaga kesehatan di masa depan.
Next News

Rasa Diterima Ternyata Tidak Datang Begitu Saja, Ini Cara Membangunnya
6 hours ago

Bahaya Konsumsi Gula Berlebihan: Manis di Lidah, Risiko bagi Kesehatan
in 6 hours

8 Janji Allah dalam Al-Qur'an yang Menenangkan Hati Saat Menghadapi Ujian Hidup
in 6 hours

Mengenal Angin Duduk: Kondisi Serius yang Kerap Disalahartikan sebagai Masuk Angin
6 hours ago

Benarkah Otak Lebih Aktif Saat Tidur? Ini Penjelasan Ilmiahnya
in 4 hours

Korek Api Ternyata Ditemukan Secara Tak Sengaja, Berawal dari Kesalahan Seorang Apoteker
in 4 hours

Sejarah Tahu di Indonesia, Berawal dari Tiongkok hingga Melahirkan Tahu Sumedang yang Legendaris
in 4 hours

Benarkah Asam Jawa Bisa Mengikat Mikroplastik? Ini Penjelasan Ilmiahnya
in 4 hours

Shanay-Timpishka, Sungai Hampir Mendidih di Hutan Amazon yang Bukan Berasal dari Gunung Berapi
in 4 hours

Apa Itu Cahaya? Mengenal Energi yang Membuat Kita Bisa Melihat Dunia
in 3 hours





