Waspada Campak di Indonesia
RAU - Friday, 17 April 2026 | 02:39 PM


Kenali Campak
Campak adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus measles virus dan menyerang saluran pernapasan sebelum menyebar ke seluruh tubuh.
Penyakit ini bukan sekadar "demam dan ruam biasa".
Campak termasuk salah satu penyakit paling menular di dunia.
Virusnya dapat menyebar melalui:
•batuk
•bersin
•percikan droplet di udara
•permukaan yang terkontaminasi
Virus bahkan dapat bertahan di udara dan ruangan hingga sekitar dua jam setelah penderita batuk atau bersin.
Ini yang membuat penularannya sangat cepat, terutama pada anak-anak.
Kondisi Campak di Indonesia
Di Indonesia, campak masih menjadi masalah kesehatan masyarakat.
Menurut data Kementerian Kesehatan, sepanjang tahun 2025 tercatat 63.769 kasus suspek campak, dengan 11.094 kasus terkonfirmasi laboratorium dan 69 kematian.
Memasuki awal 2026, hingga minggu ke-7 tercatat 8.224 kasus suspek,
572 kasus terkonfirmasi, dan
4 kematian.
Selain itu, terjadi 21 KLB suspek campak dan 13 KLB terkonfirmasi di berbagai daerah.
Pada akhir Maret 2026, Kemenkes melaporkan penurunan kasus hingga 93 persen dibanding awal tahun, namun pengawasan tetap diperketat.
Jadi, meskipun ada penurunan, campak belum bisa dianggap selesai.
Gejala yang Harus Dikenali
Gejala campak biasanya muncul sekitar 7–14 hari setelah terpapar virus.
Tanda awal yang paling sering:
•demam tinggi
•batuk
•pilek
•mata merah dan berair
•anak tampak lemas
Setelah beberapa hari, biasanya muncul ruam merah yang mulai dari wajah lalu menyebar ke tubuh.
Ruam ini sering menjadi tanda yang paling mudah dikenali.
Pada sebagian kasus, terdapat bintik putih kecil di dalam mulut yang disebut Koplik spots.
Kenapa Campak Tidak Boleh Disepelekan?
Ini yang penting.
Campak bisa menimbulkan komplikasi serius, terutama pada:
•bayi
•balita
•anak dengan gizi kurang
•orang dengan daya tahan tubuh rendah.
Komplikasi yang mungkin terjadi:
•radang paru / pneumonia
•diare berat
•infeksi telinga
•dehidrasi
•radang otak (ensefalitis)
Karena itu campak dapat berakibat fatal jika terlambat ditangani.
Pencegahan Paling Efektif
Cara paling efektif mencegah campak adalah imunisasi MR (Measles-Rubella).
Kemenkes memastikan stok vaksin MR di Indonesia dalam kondisi aman untuk mendukung percepatan imunisasi.
Imunisasi penting diberikan sesuai jadwal karena perlindungan terbaik berasal dari vaksin.
Selain itu:
•hindari kontak dengan penderita
•gunakan masker saat ada kasus di sekitar
•jaga kebersihan tangan
segera periksa jika anak demam disertai ruam
Next News

Mengapa Rambut Rontok Lebih Banyak pada Waktu-Waktu Tertentu?
9 hours ago

Buaya dan Aligator, Dua Reptil yang Sering Dianggap Sama
9 hours ago

Buaya Menelan Batu, Ternyata Ini Fungsi di Balik Kebiasaan Uniknya
9 hours ago

Mengapa Buaya Sering Membuka Mulut Saat Berjemur?
9 hours ago

Perkembangan Gaya Bernyanyi Ayu Ting Ting dari Masa ke Masa
9 hours ago

Cara Permen Mint Memberikan Sensasi Dingin pada Lidah
9 hours ago

Apakah Permen Mint Benar-Benar Bisa Menghilangkan Bau Mulut?
9 hours ago

Perbedaan Sensasi Permen Mint Saat Dikonsumsi dengan Air Dingin
9 hours ago

Mengapa Rambut Bisa Tumbuh dengan Kecepatan yang Berbeda pada Setiap Orang?
9 hours ago

Mengapa Rambut Bisa Berdiri Saat Tubuh Merasa Kedinginan?
9 hours ago





