


Tapanuli Selatan – Sebanyak 690 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) resmi dilepas untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun Akademik 2025/2026. Acara pelepasan berlangsung di lapangan saintek UMTS, Kota Padangsidimpuan, Jumat (26/9/2025),
Dalam sambutannya, Wabup Tapsel H. Jafar Syahbuddin Ritonga yang mewakili Bupati H. Gus Irawan Pasaribu mengapresiasi kontribusi UMTS dalam mencetak generasi muda yang siap mengabdi bagi masyarakat.
Ia menegaskan, KKN bukan sekadar program akademik, tetapi juga sarana membangun kepedulian sosial, kemandirian, dan kedekatan antara mahasiswa dan masyarakat.
"Kami berharap para mahasiswa mampu membawa gagasan inovatif dan membantu memberikan solusi atas berbagai persoalan di desa tempat KKN berlangsung. Kehadiran mahasiswa tentu menjadi energi positif bagi masyarakat," ujarnya.
Wabup juga memotivasi mahasiswa untuk terus belajar memperkuat kompetensi diri. "Walaupun saya sudah menjadi Wakil Bupati, saya tetap belajar dan bahkan masih mengejar gelar profesor," ungkapnya.
Jafar meminta mahasiswa turut memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih kreatif dalam berkarya untuk memajukan daerah.
Sementara, Rektor Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UM Tapsel), Muhammad Darwis MPd diwakili Wakil Rektor III, Mukhlis, MMA mengatakan sebanyak 690 mahasiswa dari berbagai program studi akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata dari September 2025 sampai Januari 2026.
Program KKN UMTS diharapkan dapat menjadi wadah sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam memajukan pembangunan sekaligus menanamkan nilai-nilai pengabdian kepada generasi muda.
Sebelumnya Ketua Panitia KKN UM Tapsel tahun 2025/2026, Nurmaini Ginting, M.Si mengatakan, mahasiswa UM Tapsel yang melaksanakan KKN dengan tema KKN berdampak, wujudkan masyarakat sehat, cerdas dan kreatif, terdiri dari mahasiswa reguler 530 orang dan mahasiswa mandiri 120 orang.
Dijelaskan, 40 orang diantaranya melaksanakan KKN di Thailand, sedangkan 650 orang lagi melaksanakan KKN di 29 Desa/Kelurahan pada 11 kecamatan di wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan. "Jumlah mahasiswa peserta KKN ini sebanyak 690 orang," tuturnya.
Pelepasan ditandai pemasangan jaket KKN secara simbolis kepada 3 peserta KKN serta pelepasan balon ke udara oleh Wakil Bupati, pimpinan UMTS, perwakilan TNI, Kadis PMD dan camat.
Sumber : Prokopim Tapsel
Next News

BNPB: Korban Tewas Banjir dan Longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar Capai 1.200 Jiwa
2 months ago

Bupati Masinton Pastikan Normalisasi Sungai Aek Harse Berjalan, 12 Alat Berat Dikerahkan
2 months ago

BMKG: Cuaca Indonesia Masih Didominasi Hujan dengan Intensitas Beragam
2 months ago

Pusdalops Sumut Catat 121 Warga Luka dan 41 Orang Hilang Akibat Bencana Alam
2 months ago

Harga Cabai Merah di Sumut Terus Turun, Humbahas Sentuh Rp18 Ribu per Kilogram
2 months ago

Pemerintah Terapkan Sistem Padat Karya untuk Pulihkan Sawah Terdampak Bencana di Sumatera
2 months ago

BMKG Peringatkan Mayoritas Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Disertai Petir
2 months ago

TNI AD Kerahkan Puluhan Alat Berat Percepat Pemulihan Pascabencana di Tapanuli Tengah
2 months ago

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berawan Hari Ini
2 months ago

Bobby Nasution Percepat Rehabilitasi Pascabencana di Sumut Jelang Ramadan
2 months ago





