Topan Dolphin Terjang Pantai Timur China, 1 Juta Warga Dievakuasi
Laila - Tuesday, 11 August 2026 | 09:24 PM


Beijing - Topan Dolphin menerjang pesisir timur China dengan membawa hujan deras dan angin kencang yang meningkatkan risiko banjir serta tanah longsor di sejumlah wilayah.
Mengutip Otoritas Meteorologi China, topan tersebut mendarat di dekat Yuhuan, Provinsi Zhejiang, pada Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 17.30 waktu setempat.
Saat mencapai daratan, Dolphin memiliki kecepatan angin maksimum berkelanjutan sekitar 42 meter per detik atau 151 kilometer per jam di dekat pusat badai. Kecepatan tersebut setara dengan badai Kategori 1 dalam skala Saffir-Simpson.
Sebelum menerjang China, Topan Dolphin terlebih dahulu melanda Prefektur Okinawa, Jepang bagian selatan. Sedikitnya enam orang terluka dan lebih dari 50.000 bangunan mengalami pemadaman listrik akibat badai tersebut.
Hujan deras diperkirakan terus mengguyur sejumlah wilayah China, termasuk Zhejiang, Shanghai, Fujian bagian utara, Jiangxi timur laut, Anhui bagian tengah dan selatan, serta sebagian besar Jiangsu.
Sejumlah wilayah di Zhejiang tengah dan timur bahkan diperkirakan menerima curah hujan antara 250 hingga 500 milimeter.
Kepala Prakiraan Pusat Meteorologi Nasional China Wang Haiping mengatakan Dolphin diperkirakan bergerak ke arah barat setelah mendarat. Badai kemudian diprediksi melambat di wilayah China tengah dan barat daya sebelum secara bertahap kehilangan kekuatannya.
Namun, pergerakan yang melambat tersebut justru berpotensi memperpanjang periode hujan lebat. Kondisi itu dikhawatirkan meningkatkan risiko banjir dan tanah longsor, terutama di kawasan pegunungan serta wilayah sepanjang sungai-sungai kecil.
Sebagai langkah mitigasi, lebih dari 1 juta warga telah dievakuasi dari tempat tinggal mereka.
Di Shanghai, sedikitnya 30.300 orang dievakuasi dan sekitar 1.500 penerbangan dibatalkan. Sementara di Zhejiang, Kota Wenzhou memindahkan lebih dari 900.000 warga dan membuka lebih dari 1.000 lokasi penampungan darurat.
Otoritas juga menghentikan sejumlah aktivitas maritim dan pekerjaan konstruksi untuk mengurangi risiko korban akibat dampak Topan Dolphin.
Next News

132 Orang Tewas akibat Gempa 7,4 Magnitudo di Kolombia
in 5 hours

Bobby Dorong Festival Toba Caldera Angkat Budaya Batak ke Dunia
in 5 hours

BPS: Sekitar enam persen anak Indonesia belum punya akta kelahiran
in 5 hours

Pemerintah pastikan tidak ada PPPK dirumahkan
in 5 hours

alur Strategis Sumut-Riau Diusulkan Jadi Jalan Nasional, Bupati Palas Temui Kementerian PUPR
in 5 hours

Bupati Padang Lawas Dorong Jalan Padang Sidempuan–Pasir Pengaraian Jadi Prioritas Nasional 2027
13 hours ago

Bupati Tapsel Gus Irawan Lantik 10 Pejabat Eselon II, Tekankan Kinerja dan Ketahanan Pangan
15 hours ago

Prakiraan Cuaca di Sumatera Utara Hari Ini Selasa 11 Agustus 2026: Mayoritas Hujan Ringan
8 hours ago

17 Sekolah Nasional Terintegrasi Mulai Beroperasi pada Tahun Ajaran 2026-2027
a day ago

Bandung dan Jakarta Siap Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026
a day ago





