Selasa, 11 Agustus 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

132 Orang Tewas akibat Gempa 7,4 Magnitudo di Kolombia

Laila - Tuesday, 11 August 2026 | 09:22 PM

Background
132 Orang Tewas akibat Gempa 7,4 Magnitudo di Kolombia

Bogota - Gempa kuat mengguncang sejumlah wilayah di Kolombia dan menyebabkan sedikitnya 71 orang meninggal dunia serta sekitar 570 orang lainnya mengalami luka-luka.

Gempa tersebut juga memicu kerusakan pada ribuan rumah dan puluhan bangunan serta fasilitas publik. Presiden Kolombia Abelardo De La Espriella mengatakan sebanyak 1.575 rumah terdampak, dengan 37 di antaranya mengalami kerusakan total.

Selain itu, sebanyak 61 bangunan, 18 pusat kesehatan, 52 pusat pendidikan, 17 pusat komunitas, dan 18 ruas jalan dilaporkan mengalami kerusakan.

Pemerintah Kolombia kemudian menetapkan status bencana nasional guna memperkuat mobilisasi sumber daya dan koordinasi penanganan keadaan darurat.

Presiden Abelardo De La Espriella menyatakan pemerintah mengambil alih langsung penanganan darurat dan memerintahkan pembentukan posko komando terpadu untuk mengoordinasikan seluruh operasi tanggap bencana.



Gempa terjadi pada pukul 07.34 waktu setempat dengan episentrum sekitar lima kilometer sebelah timur San Jose del Palmar, Departemen Choco, berdasarkan data United States Geological Survey (USGS). Gempa tersebut terjadi pada kedalaman sekitar 107 kilometer.

Sekitar 44 menit setelah gempa utama, gempa susulan berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah sekitar 16 kilometer sebelah barat San Jose del Palmar.

Korban jiwa dilaporkan berasal dari sejumlah wilayah. Hingga pukul 11.30 waktu setempat, sebanyak 40 orang meninggal dunia di Risaralda, 27 orang di Valle del Cauca, dan empat orang di Choco.

Wali Kota Pereira Mauricio Salazar mengonfirmasi sedikitnya 18 korban meninggal dunia di kotanya. Sementara itu, Gubernur Valle del Cauca Dilian Francisca Toro melaporkan 27 orang tewas di wilayah tersebut.

Kerusakan parah juga terjadi di sejumlah kota. Di Cali, sedikitnya 20 bangunan runtuh dan sejumlah warga dilaporkan masih terjebak di dalam bangunan yang rusak.



Di Manizales, lebih dari 32 bangunan mengalami kerusakan total maupun sebagian. Aktivitas akademik dihentikan sementara, sementara kebocoran gas dan gangguan listrik turut dilaporkan.

Di Quibdo, satu orang dilaporkan meninggal dunia, selain sejumlah korban luka dan kerusakan bangunan.

Guncangan gempa juga dirasakan hingga Ekuador dan Panama. Sejumlah bandara di wilayah terdampak ditutup sementara untuk pemeriksaan struktur bangunan.

Sementara itu, operasional penerbangan di Bandara Popayan dihentikan akibat abu vulkanik dari Gunung Purace setelah aktivitas seismik meningkat.

Meski berkekuatan besar, Pusat Peringatan Tsunami Amerika Serikat memastikan gempa tersebut tidak menimbulkan ancaman tsunami. Otoritas Kolombia juga menyatakan tidak terdapat ancaman tsunami di sepanjang pesisir Pasifik negara tersebut.



Tags