Jumat, 7 Agustus 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Warna Lipstik yang Cocok Berdasarkan Undertone

Laila - Friday, 07 August 2026 | 12:00 PM

Background
Warna Lipstik yang Cocok Berdasarkan Undertone

Zonk Beli Lipstik Online? Mungkin Kamu Salah Kenalan Sama Undertone Sendiri

Pernah nggak sih, kamu lagi asyik scrolling TikTok atau Instagram, terus kena "racun" dari influencer yang pakai lipstik warna nude cantik banget? Kelihatannya kalem, elegan, dan bikin muka seger. Tanpa pikir panjang, jempol langsung gercep checkout di e-commerce kesayangan. Pas barangnya sampai dan diaplikasikan ke bibir, eh, lha kok malah kayak orang lagi tipus? Atau lebih parah lagi, malah kelihatan kayak baru aja makan semen saking pucatnya.

Fenomena "salah warna" ini sebenarnya masalah klasik yang dialami hampir semua orang yang hobi dandan. Masalahnya bukan di harga lipstiknya, bukan juga di merknya. Masalah utamanya biasanya satu: kita belum kenal betul sama yang namanya undertone. Di dunia kecantikan, skin tone dan undertone itu dua hal yang berbeda banget, lho. Kalau skin tone itu warna permukaan kulit yang bisa berubah (misal jadi lebih gelap kalau habis liburan ke Bali), nah kalau undertone itu warna dasar "bawah tanah" kulit kita yang sifatnya permanen dan nggak bakal berubah sampai kapanpun.

Kenapa Sih Undertone Itu Penting Banget?

Bayangin undertone itu kayak fondasi rumah. Kalau fondasinya nggak nyambung sama cat dindingnya, ya pasti bakal kelihatan aneh di mata. Memilih lipstik berdasarkan undertone bukan sekadar gaya-gayaan atau ikut tren ala beauty vlogger, tapi biar wajah kita kelihatan lebih "hidup". Warna yang tepat bakal bikin gigi kelihatan lebih putih, mata lebih bersinar, dan kulit nggak kusam. Sebaliknya, kalau salah pilih, wajah bisa kelihatan kuyu, kusam, atau malah terlihat lebih tua dari umur aslinya. Nggak mau kan niatnya pengen tampil slay malah jadi kelihatan lelah?

Cara Gampang Deteksi Undertone Tanpa Ribet

Sebelum kita bahas warna lipstiknya, mending kita tes dulu undertone kamu itu apa. Caranya gampang banget dan nggak perlu alat canggih. Pertama, coba cek urat nadi di pergelangan tanganmu di bawah sinar matahari langsung. Kalau warnanya dominan biru atau ungu, berarti kamu masuk kategori Cool Undertone. Kalau nadinya kelihatan hijau, selamat, kamu adalah kaum Warm Undertone. Nah, kalau kamu bingung karena nadinya ada warna biru tapi ada hijaunya juga, kemungkinan besar kamu adalah si Neutral Undertone yang beruntung.

Cara kedua bisa pakai perhiasan. Coba pakai kalung emas dan kalung perak secara bergantian. Mana yang bikin mukamu kelihatan lebih cerah? Kalau emas, berarti kamu warm. Kalau perak, berarti kamu cool. Gampang kan? Nggak perlu sampai manggil detektif segala.



Warna Lipstik Buat Si Cool Undertone: Tim Anti-Pucat

Buat kamu yang punya cool undertone, kunci utamanya adalah cari warna yang punya hint kebiruan atau ungu. Jangan sekali-kali nyoba warna orange yang terlalu neon kalau nggak mau muka kelihatan kuning nggak sehat. Warna-warna seperti plum, berry, cherry red, atau rosy pink bakal bikin wajahmu langsung auto-cerah.

Kalau pengen tampil santai pakai warna nude, pilihlah nude pink atau yang ada sedikit sentuhan warna mauve. Warna-warna dingin ini bakal nyatu banget sama kulitmu. Intinya, kalau kamu lihat lipstik merah yang warnanya agak "dingin" dan nggak terlalu merah cabe, itu adalah jodoh kamu. Jangan baper ya kalau ternyata warna kesukaanmu selama ini malah bikin muka kelihatan kusam.

Warm Undertone: Pemuja Warna Senja dan Bumi

Nah, buat para pemilik warm undertone, kalian adalah penguasa warna-warna bumi atau yang sering disebut earth tone. Warna-warna yang punya dasar kuning, orange, atau merah bata bakal bikin kalian kelihatan sangat eksotis dan segar. Lipstik dengan warna terracotta, peach, brick red, dan coral adalah sahabat karibmu.

Banyak orang Indonesia yang masuk kategori ini. Jadi jangan heran kalau warna-warna "bata" selalu laku keras di pasaran. Kalau mau pakai warna nude, carilah yang hint-nya ke arah cokelat atau peach. Hindari warna pink yang terlalu terang atau neon karena bakal kelihatan "tabrakan" banget sama warna kulit asli kamu. Ingat, kita mau tampil cantik, bukan mau ikut karnaval warna-warni yang nggak sinkron.

Neutral Undertone: Si Anak Emas yang Cocok Pakai Apa Saja

Kalau kamu termasuk dalam kategori neutral undertone, sejujurnya saya agak iri. Kenapa? Karena kalian itu ibarat kanvas putih yang cocok dikasih warna apa aja. Mau pakai cool tone ayo, pakai warm tone juga gas terus. Kalian bisa bereksperimen dengan warna apa pun mulai dari merah menyala sampai cokelat gelap tanpa harus takut kelihatan aneh.



Tapi meski begitu, biasanya orang dengan neutral undertone bakal kelihatan paling maksimal dengan warna-warna yang nggak terlalu ekstrem ke salah satu sisi. Warna soft pink atau merah yang benar-benar murni tanpa campuran biru atau kuning yang kuat bakal bikin penampilan kalian makin elegan. Tapi ya itu tadi, kalian punya kebebasan lebih buat explore berbagai jenis produk di pasaran.

Jangan Takut Eksperimen, Tapi Tetap Pakai Logika

Pada akhirnya, aturan soal undertone ini bukan hukum mati yang kalau dilanggar bakal masuk penjara. Ini cuma panduan biar kamu nggak rugi bandar pas beli lipstik. Kalau kamu ngerasa percaya diri banget pakai warna yang sebenarnya nggak sesuai undertone, ya nggak masalah juga. Confidence is the best makeup, katanya kan gitu.

Tapi kalau kamu tipe orang yang nggak mau ribet dan pengen tampil aman setiap saat, memahami undertone ini bener-bener penyelamat hidup (dan dompet). Nggak ada lagi drama lipstik numpuk di laci karena warnanya nggak cocok pas dipakai. Mulai sekarang, sebelum tergiur sama promo flash sale, ingat-ingat lagi warna urat nadimu. Selamat berburu lipstik yang paling pas buat senyum manismu!

Tags