Senin, 21 September 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Kentut Bau dan Terlalu Sering? Bisa Berkaitan dengan 5 Masalah Pencernaan

RAU - Monday, 21 September 2026 | 08:05 PM

Background
Kentut Bau dan Terlalu Sering? Bisa Berkaitan dengan 5 Masalah Pencernaan

Kentut merupakan hal normal yang dialami setiap orang. Gas terbentuk di saluran pencernaan sebagai bagian dari proses pengolahan makanan. Namun, perubahan frekuensi, jumlah, atau bau kentut terkadang dapat berkaitan dengan kondisi tertentu.

Berikut beberapa masalah yang dapat menyebabkan kentut lebih sering atau berbau menyengat:

1. Gangguan pencernaan

Makanan yang tidak dicerna secara optimal dapat masuk ke usus besar dan difermentasi oleh bakteri. Proses tersebut menghasilkan gas yang bisa menyebabkan kentut dan perut kembung.

2. Malabsorpsi karbohidrat

Sebagian orang sulit menyerap karbohidrat tertentu, seperti laktosa atau fruktosa. Sisa karbohidrat kemudian difermentasi bakteri di usus dan menghasilkan lebih banyak gas. Kondisi ini juga dapat berkaitan dengan beberapa gangguan pencernaan.

3. Ketidakseimbangan bakteri usus

Perubahan komposisi mikroorganisme dalam saluran pencernaan atau disbiosis dapat memengaruhi proses fermentasi makanan. Akibatnya, kentut bisa menjadi lebih sering atau berbau lebih kuat, disertai kembung maupun perubahan pola buang air besar.



4. SIBO

Small Intestinal Bacterial Overgrowth (SIBO) terjadi ketika bakteri berkembang secara berlebihan di usus halus. Kondisi ini dapat menyebabkan produksi gas meningkat, perut kembung, dan rasa tidak nyaman setelah makan. Gejalanya bisa menyerupai gangguan pencernaan lain sehingga perlu pemeriksaan untuk memastikan penyebabnya.

5. Intestinal Methanogen Overgrowth (IMO)

IMO berkaitan dengan peningkatan mikroorganisme penghasil gas metana di saluran pencernaan. Kondisi ini sering dikaitkan dengan sembelit kronis, kembung, dan perubahan produksi gas.

Pada dasarnya, kentut tidak selalu menandakan adanya penyakit. Pola makan dan proses pencernaan setiap orang dapat memengaruhi jumlah serta bau gas. Namun, jika kentut berlebihan terus-menerus dan disertai kembung berat, nyeri perut, perubahan buang air besar, atau keluhan lain yang menetap, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga kesehatan untuk mengetahui penyebabnya.