SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi Dibuka 21-24 Juli 2026, Ini Jadwal dan Daerah yang Mulai Beroperasi
RAU - Monday, 20 July 2026 | 02:48 PM


Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) akan membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) mulai 21 hingga 24 Juli 2026. Seluruh proses seleksi dipastikan berlangsung secara objektif, transparan, inklusif, adil, dan akuntabel.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan pelaksanaan SPMB menjadi bagian dari persiapan operasional Sekolah Nasional Terintegrasi yang mulai melayani peserta didik pada tahun ajaran 2026/2027.
"Hasil seleksi akan diumumkan pada 3 Agustus 2026, sedangkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dijadwalkan dimulai pada 10 Agustus 2026," ujar Abdul Mu'ti dalam Taklimat Media di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Senin (20/7/2026).
Pemerintah Bangun 37 Sekolah Nasional Terintegrasi
Pada tahun 2026, pemerintah menargetkan pembangunan 37 Sekolah Nasional Terintegrasi di berbagai daerah di Indonesia.
Dari jumlah tersebut, 17 lokasi ditargetkan mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027. Sementara 20 lokasi lainnya masih dalam proses pembangunan dan direncanakan menerima peserta didik mulai tahun 2027.
Daftar 17 Daerah yang Mulai Beroperasi
Sebanyak 17 lokasi yang akan mulai melayani peserta didik pada tahun ajaran 2026/2027 meliputi:
- Kabupaten Bogor
- Kabupaten Cianjur
- Kabupaten Gowa
- Kabupaten Bone Bolango
- Kota Tidore Kepulauan
- Ibu Kota Nusantara (IKN)
- Kabupaten Banyumas
- Kabupaten Jepara
- Kota Subulussalam
- Kota Tarakan
- Kabupaten Donggala
- Kabupaten Bolaang Mongondow
- Kabupaten Minahasa Utara
- Kabupaten Kupang
- Kabupaten Buton Tengah
- Kabupaten Tebo
- Kabupaten Tanjung Jabung Timur
Menurut Abdul Mu'ti, penetapan lokasi tersebut dilakukan melalui sejumlah tahapan, mulai dari usulan pemerintah daerah, penelaahan dokumen, verifikasi dan validasi lapangan, hingga konfirmasi kesiapan lahan serta dukungan pemerintah daerah.
Fasilitas dan Persiapan Telah Disiapkan
Kemendikdasmen menyatakan bahwa seluruh SNT yang mulai beroperasi pada tahun ini telah memiliki kelas transisi yang memadai. Fasilitas pembelajaran tersedia dalam bentuk bangunan baru, unit pelaksana teknis (UPT) Kemendikdasmen, maupun lokasi belajar yang disiapkan pemerintah daerah.
Selain sarana fisik, pemerintah juga telah menyiapkan berbagai aspek pendukung, antara lain:
- Kelembagaan sekolah.
- Kepala sekolah.
- Guru dan tenaga kependidikan.
- Kurikulum.
- Bahan ajar.
- Learning Management System (LMS).
- Lokasi pembelajaran.
- Panduan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
- Tim transisi.
- Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Kemendikdasmen mengimbau masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi hanya melalui kanal resmi Kemendikdasmen, pemerintah daerah, dinas pendidikan, maupun portal resmi SNT guna menghindari informasi yang tidak benar.
Next News

Sekda Tapsel Dampingi Satgas PRR Tinjau Jalan Lintas Sipirok–Tarutung, Perbaikan Dikebut Jelang Nataru
5 hours ago

Wabup Jafar Ajak 1.700 Santri Tapsel Terlibat dalam Tiga Gerakan Besar: Perangi Narkoba, Judi Online, dan Kemiskinan
6 hours ago

Puncak Hujan November-Desember, BMKG Minta Pemda Urus Kesiapan Drainase
in 3 hours

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Kamis 22 Oktober 2026, Mayoritas Wilayah Berpotensi Hujan
in 3 hours

Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Palas Gelar Gerakan Pasar Murah
a day ago

Pemkab Padanglawas Kembali Raih Predikat Informatif KI Sumut Award 2026
14 hours ago

Pemprov Sumut Instruksikan Sekolah Kembali Gelar PTM 100 Persen Mulai 21 Oktober 2026
16 hours ago

Waspada Hujan di Sejumlah Wilayah, Pantau Cuaca Sumatera Utara Besok (21/10)
a day ago

Gus Irawan Ajak Warga Saipar Dolok Hole Perangi Narkoba dan Rentenir, Dorong Pengajian Jadi Kekuatan Bangkitkan Ekonomi
2 days ago

Gus Irawan Tegaskan Perang terhadap Narkoba, Kekerasan Anak, dan Ketidakadilan Gender, Kunci Wujudkan Tapsel Layak Anak
2 days ago





