Sekda Tapsel Hadiri Deklarasi Tolak Narkoba, Gus Irawan Gaungkan Perang terhadap Narkoba, Judi Online dan Rentenir
RAU - Saturday, 24 October 2026 | 10:06 AM


SIPIROK – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H. Gus Irawan Pasaribu, S.E., Ak., M.M., C.A., diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Tapsel, H. Sofyan Adil Siregar, AP., M.M., menghadiri Deklarasi Menolak Narkoba yang digelar Kepolisian Resor (Polres) Tapanuli Selatan di Aula Polres Tapsel, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh agama, tokoh adat, dunia pendidikan, dan masyarakat dalam memerangi peredaran gelap narkotika serta melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba.
Kehadiran Sekda Tapsel merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan terhadap langkah Polri dan seluruh unsur terkait dalam mewujudkan lingkungan masyarakat yang aman, sehat, dan terbebas dari narkoba.
Komitmen tersebut sejalan dengan seruan yang terus digaungkan Bupati Tapsel, H. Gus Irawan Pasaribu, dalam berbagai kesempatan, yakni perang terhadap tiga ancaman sosial yang merusak kehidupan masyarakat: narkoba, judi online, dan rentenir.
Bagi Pemkab Tapsel, ketiga persoalan tersebut tidak dapat dipandang sebagai masalah yang berdiri sendiri. Narkoba mengancam kesehatan, keselamatan, dan masa depan generasi muda. Judi online berpotensi menghancurkan ekonomi keluarga, sedangkan praktik rentenir yang menjerat masyarakat dengan beban utang dan bunga tinggi dapat memperparah kesulitan ekonomi serta memperpanjang lingkaran kemiskinan.
Karena itu, upaya pemberantasan narkoba perlu berjalan beriringan dengan pencegahan judi online, pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan literasi keuangan, dan perluasan akses pembiayaan yang lebih aman serta terjangkau.
Deklarasi tersebut juga sejalan dengan upaya nasional pemberantasan narkotika yang ditandai pengungkapan penyelundupan sekitar 1,16 ton ketamine di perairan Selat Malaka melalui operasi gabungan yang melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Bareskrim Polri, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Polda Sumatera Utara.
Dalam kegiatan yang dilaksanakan secara virtual, Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., mengikuti kegiatan secara langsung dari Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara.
Kapolri menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan tersebut merupakan hasil kerja sama berbagai unsur dalam menghadapi jaringan penyelundupan narkotika yang berpotensi merusak masa depan bangsa.
"Ini adalah wujud nyata keseriusan kita semua. Aparat TNI-Polri bersatu, Bea Cukai, BNN, termasuk pemerintah daerah. Alhamdulillah, hari ini kita bisa mengungkap dan menangkap para penyelundup yang ingin menghancurkan anak bangsa kita," tegas Kapolri.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, barang bukti yang diamankan berupa ketamine dengan berat sekitar 1,16 ton, dikemas dalam 58 karung. Pengungkapan ini memperlihatkan besarnya ancaman jaringan peredaran gelap narkotika sehingga diperlukan koordinasi lintas lembaga, pengawasan jalur distribusi, dan keterlibatan aktif masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Anton Santoso, S.I.K., S.H., M.M., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyatukan tekad menolak narkoba dan mendukung langkah kepolisian dalam memberantas peredaran gelap narkotika.
Deklarasi ini melibatkan unsur pemerintah daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta perwakilan pelajar sebagai bagian dari gerakan bersama membangun kesadaran akan bahaya narkoba.
Kapolres menekankan bahwa pemberantasan narkoba bukan semata-mata tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama. Peran keluarga, sekolah, tokoh masyarakat, dan lingkungan tempat tinggal sangat diperlukan untuk mencegah penyalahgunaan narkotika sejak dini.
Masyarakat juga diharapkan berani melaporkan kepada pihak berwenang apabila mengetahui indikasi peredaran narkoba, dengan tetap mengutamakan keselamatan dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.
Sejalan dengan komitmen Bupati Gus Irawan Pasaribu, Pemkab Tapsel memandang perang terhadap narkoba, judi online, dan rentenir sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih sehat, tangguh, dan sejahtera.
Pemberantasan narkoba harus disertai edukasi dan perlindungan generasi muda. Pencegahan judi online membutuhkan penguatan pengawasan keluarga, literasi digital, dan pemahaman tentang risiko kehilangan penghasilan. Sementara itu, upaya mengatasi jeratan rentenir perlu dibarengi dengan pemberdayaan usaha masyarakat, akses pembiayaan yang bertanggung jawab, serta penguatan ekonomi keluarga.
Pendekatan tersebut penting agar masyarakat tidak hanya terhindar dari ancaman hukum dan sosial, tetapi juga memiliki kesempatan untuk meningkatkan taraf hidup secara berkelanjutan.
Bagi Tapsel yang tengah berupaya mempercepat pemulihan dan memperkuat kebangkitan pascabencana, ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat merupakan fondasi penting pembangunan daerah. Masyarakat yang terlindungi dari narkoba, judi online, dan jeratan utang yang memberatkan akan memiliki peluang lebih besar untuk bangkit, produktif, serta membangun masa depan keluarga.
Melalui deklarasi ini, Pemkab Tapsel menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah daerah, Polri, TNI, lembaga terkait, tokoh agama, tokoh adat, dunia pendidikan, dan masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan sosial.
Semangat perang terhadap narkoba, judi online, dan rentenir yang terus digaungkan Bupati Gus Irawan diharapkan tidak berhenti pada seruan dan deklarasi semata, tetapi diwujudkan melalui langkah nyata, mulai dari pencegahan, edukasi, penegakan hukum, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dengan komitmen bersama tersebut, Kabupaten Tapanuli Selatan diharapkan semakin kuat dalam melindungi generasi muda, menjaga ketahanan keluarga, dan mewujudkan masyarakat yang maju, berkarakter unggul, sehat, cerdas, serta sejahtera.
Next News

Wabup Jafar Tutup POSS Cup III Legend 2026, Aek Simotung A Legend Raih Juara Pertama
in 4 hours

Beras Sumut Surplus 27.633 Ton pada Oktober 2026
10 hours ago

KPK Tahan 7 Tersangka Penerima Fee Proyek Kasus Korupsi Jalan Sumut
a day ago

Sekda Tapsel Wakili Bupati Gus Irawan Apresiasi Pengabdian 450 Prajurit Yonif 123/Rajawali: Berangkat ke Papua, Kembali dengan Selamat
19 hours ago

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Jumat 23 Oktober 2026, Langkat Berpotensi Hujan Lebat
19 hours ago

Sekda Tapsel Dampingi Satgas PRR Tinjau Jalan Lintas Sipirok–Tarutung, Perbaikan Dikebut Jelang Nataru
2 days ago

Wabup Jafar Ajak 1.700 Santri Tapsel Terlibat dalam Tiga Gerakan Besar: Perangi Narkoba, Judi Online, dan Kemiskinan
2 days ago

Puncak Hujan November-Desember, BMKG Minta Pemda Urus Kesiapan Drainase
2 days ago

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Kamis 22 Oktober 2026, Mayoritas Wilayah Berpotensi Hujan
2 days ago

Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Palas Gelar Gerakan Pasar Murah
3 days ago





