Jumat, 9 Oktober 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Rambut Beruban Bisa Muncul Lebih Cepat karena Sering Dicabut, Benarkah?

icaa - Friday, 09 October 2026 | 02:36 PM

Background
Rambut Beruban Bisa Muncul Lebih Cepat karena Sering Dicabut, Benarkah?

Rambut beruban merupakan bagian alami dari proses penuaan yang dapat dialami oleh siapa saja. Namun, kemunculan beberapa helai rambut putih terkadang membuat seseorang merasa kurang percaya diri. Tidak sedikit orang yang kemudian memilih mencabut uban agar rambut kembali terlihat hitam dan penampilannya tetap terjaga.

Di tengah kebiasaan tersebut, muncul anggapan bahwa mencabut satu helai uban justru dapat membuat rambut putih tumbuh semakin banyak atau muncul lebih cepat. Kepercayaan ini cukup populer dan sering membuat orang khawatir ketika menemukan uban pertama di kepalanya.

Lantas, benarkah rambut beruban bisa muncul lebih cepat karena sering dicabut? Untuk memahaminya, penting mengetahui bagaimana rambut mendapatkan warnanya dan apa yang sebenarnya terjadi ketika sehelai uban dicabut.

Mencabut Uban Tidak Membuat Uban Bertambah Banyak

Anggapan bahwa mencabut satu helai uban akan membuat uban tumbuh lebih banyak tidak memiliki dasar ilmiah yang kuat. Setiap helai rambut tumbuh dari folikel atau kantong kecil di dalam kulit kepala. Folikel tersebut memiliki mekanisme pertumbuhan masing-masing.

Warna rambut ditentukan oleh melanin, yaitu pigmen yang dihasilkan oleh sel melanosit di dalam folikel rambut. Ketika produksi melanin berkurang atau berhenti, rambut yang tumbuh dari folikel tersebut akan terlihat abu-abu atau putih.



Jika sehelai uban dicabut, folikel yang sama umumnya dapat menghasilkan rambut baru. Namun, rambut yang tumbuh kembali kemungkinan tetap berwarna putih atau abu-abu apabila kemampuan folikel menghasilkan pigmen sudah menurun.

Mencabut satu helai uban juga tidak secara langsung memengaruhi folikel rambut lain di sekitarnya. Karena itu, kebiasaan tersebut tidak menyebabkan rambut hitam di sekitarnya berubah menjadi putih secara tiba-tiba.

Mengapa Uban Bisa Terus Bertambah?

Meskipun mencabut uban bukan penyebab langsung bertambahnya rambut putih, seseorang mungkin melihat jumlah uban semakin banyak setelah mulai menemukannya. Kondisi ini biasanya berkaitan dengan proses biologis yang sedang berlangsung, bukan akibat tindakan mencabut rambut.

Seiring bertambahnya usia, aktivitas sel penghasil pigmen di folikel rambut dapat menurun. Akibatnya, rambut yang tumbuh berikutnya kehilangan sebagian atau seluruh warna alaminya.

Faktor genetik juga berperan besar dalam menentukan kapan seseorang mulai beruban. Jika orang tua atau anggota keluarga mengalami uban pada usia relatif muda, seseorang mungkin memiliki kecenderungan serupa.



Selain itu, beberapa faktor lain dapat berhubungan dengan munculnya uban lebih awal, seperti kebiasaan merokok, kondisi kesehatan tertentu, dan kekurangan nutrisi tertentu. Meski demikian, penyebabnya tidak selalu dapat diketahui hanya dari penampilan rambut.

Dengan demikian, bertambahnya uban setelah seseorang sering mencabutnya lebih mungkin terjadi karena proses beruban memang terus berjalan secara alami.

Bahaya Mencabut Uban Terlalu Sering

Walaupun tidak membuat uban bertambah banyak, mencabut rambut secara berulang bukanlah kebiasaan yang disarankan. Tindakan ini memberikan tarikan pada rambut dan dapat menimbulkan iritasi pada kulit kepala, terutama jika dilakukan dengan kasar atau menggunakan alat yang tidak bersih.

Jika folikel mengalami trauma berulang, pertumbuhan rambut dapat terganggu. Dalam kondisi tertentu, kerusakan folikel yang menetap dapat menyebabkan rambut tumbuh lebih tipis atau bahkan tidak tumbuh kembali pada area tersebut.

Mencabut rambut juga dapat menimbulkan kemerahan, rasa perih, atau peradangan di sekitar folikel. Apabila kulit mengalami luka, terdapat pula risiko infeksi, terutama jika tangan atau alat yang digunakan tidak higienis.



Risiko tersebut tidak selalu muncul setelah satu kali mencabut rambut. Namun, kebiasaan mencabut uban berulang kali dalam jangka panjang dapat memberikan dampak yang tidak diinginkan pada kesehatan kulit kepala.

Apa Penyebab Rambut Beruban pada Usia Muda?

Uban tidak hanya muncul pada orang lanjut usia. Sebagian orang mulai menemukan rambut putih ketika masih berusia remaja atau dewasa muda.

Salah satu faktor yang paling berpengaruh adalah keturunan. Gen dapat memengaruhi usia ketika produksi pigmen rambut mulai menurun. Karena itu, waktu munculnya uban dapat berbeda-beda pada setiap orang.

Kekurangan nutrisi tertentu, seperti vitamin B12, juga dapat berkaitan dengan perubahan pigmentasi rambut. Dalam beberapa kasus, gangguan tiroid atau kondisi autoimun tertentu dapat memengaruhi kesehatan rambut dan proses pembentukan pigmen.

Kebiasaan merokok juga dikaitkan dengan risiko munculnya uban lebih awal dalam sejumlah penelitian. Namun, hubungan tersebut tidak berarti semua orang yang merokok pasti mengalami uban dini.



Stres sering disebut sebagai penyebab rambut memutih. Sejumlah penelitian menunjukkan adanya hubungan antara stres dan perubahan fungsi sel pigmen rambut, tetapi uban dini biasanya melibatkan banyak faktor. Oleh sebab itu, tidak tepat menyimpulkan bahwa stres merupakan penyebab tunggal setiap kasus uban.

Jika uban muncul secara tidak biasa pada usia muda, terutama disertai keluhan kesehatan lain atau perubahan rambut yang signifikan, berkonsultasi dengan dokter dapat membantu menilai apakah terdapat faktor medis yang perlu diperiksa.

Cara Mengatasi Uban Tanpa Merusak Rambut

Bagi orang yang merasa terganggu dengan keberadaan uban, ada beberapa pilihan yang lebih aman daripada mencabutnya berulang kali.

Salah satunya adalah memotong helai rambut putih menggunakan gunting kecil yang bersih. Cara ini dapat mengurangi tampilan uban tanpa menarik folikel dari kulit kepala.

Pewarna rambut juga bisa menjadi pilihan apabila ingin menyamarkan uban. Penggunaannya sebaiknya mengikuti petunjuk produk, melakukan uji alergi sesuai anjuran, dan menghindari produk yang menimbulkan iritasi.



Selain itu, menjaga kesehatan rambut melalui pola makan seimbang, tidur cukup, dan menghindari kebiasaan merokok dapat mendukung kesehatan rambut secara keseluruhan. Jika uban dini berkaitan dengan kekurangan nutrisi atau kondisi medis tertentu, penanganan penyebabnya dapat membantu memperbaiki kesehatan rambut, meskipun tidak semua uban dapat kembali berwarna.

Perlu dipahami bahwa belum ada cara yang terbukti dapat mencegah seluruh proses beruban, terutama jika penyebab utamanya adalah faktor genetik dan penuaan alami.