Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan
Laila - Saturday, 15 August 2026 | 08:05 PM


JAKARTA – Pemerintah merencanakan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp735 triliun dalam rancangan anggaran tahun 2027.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, nilai tersebut mengalami peningkatan dibandingkan outlook TKD pada 2026 yang diperkirakan mencapai Rp696,9 triliun.
Dengan demikian, alokasi TKD 2027 meningkat sekitar 5,5 persen dibandingkan proyeksi tahun sebelumnya.
Purbaya menyampaikan rencana tersebut dalam konferensi pers di Jakarta. Menurutnya, pemerintah masih memiliki ruang untuk menyesuaikan besaran transfer apabila kondisi keuangan daerah membutuhkan tambahan dukungan.
Belum Termasuk Dana Rekonstruksi
Purbaya menjelaskan, angka Rp735 triliun tersebut merupakan alokasi TKD dan belum memasukkan anggaran untuk kebutuhan rekonstruksi.
Dana rekonstruksi akan menjadi bagian tersendiri dan dapat digunakan untuk mendukung penanganan kondisi tertentu yang membutuhkan pembiayaan tambahan di daerah.
Dengan demikian, total dukungan pemerintah kepada daerah berpotensi lebih besar apabila nantinya terdapat kebutuhan rekonstruksi yang harus ditangani.
Kondisi Keuangan Daerah Akan Dipantau
Kementerian Keuangan juga akan melakukan pemantauan terhadap kondisi fiskal pemerintah daerah secara berkala.
Pemantauan dilakukan untuk melihat perkembangan keuangan masing-masing daerah serta mengidentifikasi kebutuhan tambahan anggaran apabila diperlukan.
Purbaya menegaskan, pemerintah terbuka untuk menambah dukungan anggaran apabila hasil evaluasi menunjukkan adanya kebutuhan yang harus segera dipenuhi.
Dukungan untuk Pemerintah Daerah
Transfer ke Daerah merupakan salah satu instrumen penting dalam hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Dana tersebut membantu mendukung pelaksanaan berbagai urusan pemerintahan dan pelayanan publik di daerah.
Dengan meningkatnya alokasi TKD pada 2027, pemerintah berharap kemampuan daerah dalam menjalankan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat terus diperkuat.
Namun, pengelolaan anggaran tetap membutuhkan perencanaan dan penggunaan yang efektif agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara optimal.
Next News

Dari Medan Hingga Langkat, BULOG Cabang Medan Salurkan Bantuan Pangan Bagi Masyarakat
6 hours ago

Bupati Tapteng Masinton Pasaribu Lantik 23 Pejabat, Tekankan Percepatan Pemulihan Pascabencana
10 hours ago

Mayoritas Hujan Ringan, Cek Prakiraan Cuaca di Sumatera Utara Sabtu 12 September 2026
14 hours ago

Mulai Oktober 2026, Pemko Medan Siapkan Beasiswa untuk 100 Mahasiswa Berprestasi dan Prasejahtera
a day ago

Enam Desa di Kota Langsa Terendam Banjir
8 days ago

Pemkot Medan Luncurkan Lima Aplikasi untuk Tingkatkan Layanan Publik
2 days ago

Harga Sayuran di Pasar Medan Mulai Turun, Cabai Merah Tembus Rp58 Ribu per Kilogram
2 days ago

Wali Kota Buka Kejuaraan Tenis Meja Antar Pelajar Padangsidimpuan-Tapsel 2026, Diikuti 67 Atlet
2 days ago

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat di Aceh dan Sumatera Utara, Warga Diminta Siaga
2 days ago

BBMKG: Tidak Ada Sebaran Asap di Sumut, Namun 8 Titik Panas Terdeteksi
3 days ago





