Minggu, 16 Agustus 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

Bisnis Read English Version Translate Berita Bahasa Inggris Produksi 1 Juta Unit, Industri Molinas Bakal Dapat Insentif dari Pemerintah

Laila - Saturday, 15 August 2026 | 08:04 PM

Background
Bisnis Read English Version Translate Berita Bahasa Inggris Produksi 1 Juta Unit, Industri Molinas Bakal Dapat Insentif dari Pemerintah

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan rencana pemerintah memberikan insentif kepada industri Motor Listrik Nasional (Molinas) yang mampu mencapai kapasitas produksi hingga satu juta unit di dalam negeri.

Kebijakan tersebut disampaikan Prabowo dalam pidato penyampaian Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau RUU APBN 2027 beserta Nota Keuangan di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.

Pemberian insentif diharapkan dapat mendorong perusahaan nasional meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Menurut pemerintah, pengembangan motor listrik nasional merupakan salah satu langkah untuk mempercepat penggunaan kendaraan listrik di masyarakat. Kebijakan tersebut juga diharapkan dapat membantu mengurangi konsumsi bahan bakar minyak serta ketergantungan terhadap energi impor.

Mendorong Industri Dalam Negeri

Insentif yang disiapkan pemerintah tidak hanya berkaitan dengan upaya membuat kendaraan listrik lebih terjangkau. Kebijakan tersebut juga diarahkan untuk membangun industri kendaraan listrik yang lebih kuat di dalam negeri.



Pengembangan ekosistem tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari produksi baterai, komponen kendaraan, perangkat lunak, hingga layanan purnajual.

Dengan meningkatnya kapasitas produksi, pemerintah berharap semakin banyak bagian dari rantai industri kendaraan listrik yang dapat dikembangkan di Indonesia.

Berpotensi Mengurangi Ketergantungan BBM

Penggunaan motor listrik dalam jumlah lebih besar juga dinilai memiliki potensi untuk mengurangi konsumsi bahan bakar minyak.

Semakin banyak masyarakat menggunakan kendaraan listrik untuk aktivitas sehari-hari, kebutuhan terhadap bahan bakar berbasis minyak berpotensi berkurang. Hal ini menjadi salah satu pertimbangan pemerintah dalam mendorong pengembangan industri kendaraan listrik nasional.

Membuka Peluang Ekonomi

Pengembangan industri motor listrik juga dapat memberikan dampak terhadap sektor ketenagakerjaan. Peningkatan produksi membutuhkan tenaga kerja dalam berbagai bidang, termasuk manufaktur, teknologi, pengembangan baterai, distribusi, hingga layanan purnajual.



Pemerintah berharap pertumbuhan industri tersebut tidak hanya menghasilkan kendaraan buatan dalam negeri, tetapi juga memperkuat kemampuan industri nasional dan menciptakan lapangan pekerjaan.

Prabowo menggambarkan pengembangan motor listrik nasional sebagai kebijakan yang dapat memberikan beberapa manfaat sekaligus, yakni membantu menghemat pengeluaran keluarga, mengurangi ketergantungan terhadap impor energi, serta membuka kesempatan kerja bagi masyarakat Indonesia.

Tags