Bisnis Read English Version Translate Berita Bahasa Inggris Produksi 1 Juta Unit, Industri Molinas Bakal Dapat Insentif dari Pemerintah
Laila - Saturday, 15 August 2026 | 08:04 PM


JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan rencana pemerintah memberikan insentif kepada industri Motor Listrik Nasional (Molinas) yang mampu mencapai kapasitas produksi hingga satu juta unit di dalam negeri.
Kebijakan tersebut disampaikan Prabowo dalam pidato penyampaian Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau RUU APBN 2027 beserta Nota Keuangan di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.
Pemberian insentif diharapkan dapat mendorong perusahaan nasional meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Menurut pemerintah, pengembangan motor listrik nasional merupakan salah satu langkah untuk mempercepat penggunaan kendaraan listrik di masyarakat. Kebijakan tersebut juga diharapkan dapat membantu mengurangi konsumsi bahan bakar minyak serta ketergantungan terhadap energi impor.
Mendorong Industri Dalam Negeri
Insentif yang disiapkan pemerintah tidak hanya berkaitan dengan upaya membuat kendaraan listrik lebih terjangkau. Kebijakan tersebut juga diarahkan untuk membangun industri kendaraan listrik yang lebih kuat di dalam negeri.
Pengembangan ekosistem tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari produksi baterai, komponen kendaraan, perangkat lunak, hingga layanan purnajual.
Dengan meningkatnya kapasitas produksi, pemerintah berharap semakin banyak bagian dari rantai industri kendaraan listrik yang dapat dikembangkan di Indonesia.
Berpotensi Mengurangi Ketergantungan BBM
Penggunaan motor listrik dalam jumlah lebih besar juga dinilai memiliki potensi untuk mengurangi konsumsi bahan bakar minyak.
Semakin banyak masyarakat menggunakan kendaraan listrik untuk aktivitas sehari-hari, kebutuhan terhadap bahan bakar berbasis minyak berpotensi berkurang. Hal ini menjadi salah satu pertimbangan pemerintah dalam mendorong pengembangan industri kendaraan listrik nasional.
Membuka Peluang Ekonomi
Pengembangan industri motor listrik juga dapat memberikan dampak terhadap sektor ketenagakerjaan. Peningkatan produksi membutuhkan tenaga kerja dalam berbagai bidang, termasuk manufaktur, teknologi, pengembangan baterai, distribusi, hingga layanan purnajual.
Pemerintah berharap pertumbuhan industri tersebut tidak hanya menghasilkan kendaraan buatan dalam negeri, tetapi juga memperkuat kemampuan industri nasional dan menciptakan lapangan pekerjaan.
Prabowo menggambarkan pengembangan motor listrik nasional sebagai kebijakan yang dapat memberikan beberapa manfaat sekaligus, yakni membantu menghemat pengeluaran keluarga, mengurangi ketergantungan terhadap impor energi, serta membuka kesempatan kerja bagi masyarakat Indonesia.
Next News

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan
9 hours ago

Gibran Kukuhkan 76 Anggota Paskibraka 2026 di Istana Negara
9 hours ago

TP PKK Sumut Evaluasi Tiga Daerah di Tapsel
9 hours ago

Sumut Salurkan Bantuan Beras untuk 1,73 Juta PBP, Tidak Diperjualbelikan
a day ago

Gempa M7,7 Guncang NTT: BMKG Ungkap Pemicunya Sesar Naik Busur Flores dan Ingatkan Potensi Maksimal M7,9
a day ago

Pelita Palas Hadirkan Layanan Jemput Bola Paspor, 100 Warga Dilayani Selama Dua Hari
18 hours ago

Keracunan MBG di Karo Bertambah, 353 Siswa Terdampak dan Satu Korban Dirujuk ke Medan
18 hours ago

RAPBN 2027: Anggaran Pendidikan Naik Jadi Rp820,9 Triliun, Sasar Jutaan Siswa dan Guru
18 hours ago

BMKG Minta Warga Sumatera Utara Waspada Hujan Lebat hingga Sangat Lebat Sabtu 15 Agustus 2026
18 hours ago

Berobat Gratis di Sumut Cukup Pakai KTP, Pemprov: Rumah Sakit Tak Boleh Tolak Pasien
2 days ago





