Pernah Kepikiran Oksigen dalam Tabung Berasal dari Mana? Ternyata Diambil dari Udara Sekitar Kita
Laila - Friday, 29 May 2026 | 12:50 PM


Pernah Mikir Nggak Sih, Oksigen di Dalam Tabung Itu Datangnya dari Mana?
Bayangkan kamu lagi di rumah sakit, atau mungkin lagi ngelihat tukang las di pinggir jalan. Ada satu benda ikonik yang hampir selalu ada di sana: tabung gas tinggi besar, warnanya biasanya putih atau hijau, yang kita kenal sebagai tabung oksigen. Kita semua tahu isinya ya oksigen, gunanya buat bantu napas atau buat nyambungin besi. Tapi, pernah nggak sih kepikiran, itu oksigen dapetnya dari mana? Apa ada orang yang lari-lari bawa jaring di hutan terus "nangkep" oksigen buat dimasukin ke tabung? Atau jangan-jangan ada pohon raksasa yang dikurung di pabrik terus disuruh kerja rodi produksi gas?
Ternyata, prosesnya nggak se-absurd itu, tapi tetep aja keren banget kalau dipikir-pikir. Oksigen yang ada di dalam tabung besi yang beratnya minta ampun itu asalnya dari udara yang sekarang lagi kamu hirup. Iya, udara gratisan yang ada di sekitar kita ini. Masalahnya, udara yang kita hirup ini sebenernya "gado-gado" alias campuran macem-macem gas. Nggak murni oksigen doang.
Udara Kita Itu Isinya Campur Aduk
Sebelum masuk ke cara pembuatannya, kita harus tahu dulu komposisi udara di bumi. Udara yang kita hirup setiap detik ini isinya 78 persen nitrogen, cuma sekitar 21 persen oksigen, dan sisanya ada argon, karbon dioksida, sama uap air. Jadi, kalau kita mau dapet oksigen murni buat dimasukin ke tabung, kita harus pinter-pinter "nyortir" dan misahin si oksigen ini dari temen-temennya yang lain.
Proses pemisahan ini nggak bisa pake saringan santan atau saringan kopi biasa. Pabrik gas oksigen biasanya pake metode yang namanya Air Separation Unit (ASU). Caranya agak ekstrem: udara di sekitar kita didinginkan sampai suhu yang bener-bener gila, jauh di bawah titik beku es di kulkas kamu.
Didinginkan Sampai Jadi Air (Kriogenik)
Metode yang paling umum dipake pabrik besar namanya Distilasi Kriogenik. Analoginya begini: kamu punya campuran sirup, air, sama susu, terus kamu pengen misahin ketiganya berdasarkan titik bekunya. Nah, udara juga gitu. Udara dari atmosfer disedot pake kompresor raksasa, dibersihin dari debu dan polusi, terus didinginkan pelan-pelan.
Suhunya nggak main-main, bisa nyentuh minus 180 sampai minus 200 derajat Celsius! Di titik itu, udara yang tadinya gas berubah wujud jadi cair. Mirip kayak embun di pagi hari, tapi ini versi suhu ekstrem. Setelah udaranya jadi cair, barulah proses "penyortiran" dimulai. Karena setiap gas punya titik didih yang beda-beda (oksigen mendidih di suhu -183°C sedangkan nitrogen di -196°C), mereka dipisahin lewat menara distilasi. Oksigen yang udah murni ini kemudian ditampung dalam bentuk cair atau langsung diubah balik jadi gas buat disalurkan ke tabung-tabung baja.
Saringan Ajaib Bernama Zeolit
Selain cara "dibekukan" tadi, ada juga cara yang lebih simpel yang biasanya dipake sama alat Oxygen Concentrator—benda yang sempat viral pas jaman pandemi kemarin. Cara ini namanya Pressure Swing Adsorption (PSA). Bayangin ada sebuah pipa yang di dalamnya diisi butiran-butiran ajaib bernama Zeolit.
Zeolit ini sifatnya kayak magnet, tapi khusus buat narik nitrogen. Jadi, udara biasa dipompa masuk ke pipa itu dengan tekanan tinggi. Si nitrogen bakal "nempel" di butiran zeolit, sementara oksigennya dibiarin lewat begitu aja. Hasilnya? Oksigen yang keluar dari pipa itu udah murni banget, siap buat dihirup sama pasien yang butuh bantuan pernapasan. Cara ini lebih praktis karena nggak butuh suhu ekstrem, makanya alatnya bisa dibawa-bawa atau dipasang di puskesmas kecil.
Kenapa Nggak Pake Kompresor Ban Aja?
Mungkin ada yang nyeletuk, "Loh, kalau cuma butuh tekanan tinggi, kenapa nggak pake kompresor di tukang tambal ban aja buat ngisi tabungnya?" Waduh, jangan coba-coba ya! Ini masalah nyawa. Udara dari kompresor ban itu kotor banget. Isinya ada sisa minyak pelumas mesin, uap air yang bisa bikin tabung karatan dari dalam, dan kuman-kuman yang nggak tersaring. Kalau gas kotor itu masuk ke paru-paru orang sakit, bukannya sembuh malah makin parah.
Makanya, oksigen medis itu punya standar kemurnian yang ketat banget, biasanya minimal 99,5 persen. Selain itu, tabungnya juga harus dibersihin secara khusus. Nggak boleh ada sisa minyak setetes pun, karena oksigen murni itu sifatnya sangat reaktif. Kena minyak sedikit aja bisa memicu ledakan kalau ada percikan api. Jadi, di balik tabung yang keliatannya sederhana itu, ada teknologi canggih dan prosedur keamanan yang super ketat.
Oksigen: Gratis tapi Mahal
Kadang kita suka lupa betapa berharganya udara yang kita hirup secara cuma-cuma. Begitu udara itu harus diproses di pabrik, didinginkan sampai minus ratusan derajat, disaring pake mineral mahal, terus diangkut pake truk tangki ke rumah sakit, harganya jadi nggak murah lagi. Kita baru ngerasa oksigen itu "mahal" pas kita atau orang terdekat lagi sesak napas.
Kesimpulannya, isi tabung oksigen itu bukan dari "pabrik oksigen" yang bikin gas dari nol, melainkan dari udara sekitar kita yang "dimurnikan". Alam udah nyediain bahan bakunya, manusia tinggal pake teknologi buat ngumpulin dan bungkus dalam tabung baja. Jadi, lain kali kalau kamu lewat di depan toko pengisian oksigen, ingatlah kalau di dalam sana ada proses fisika yang luar biasa dingin dan rumit demi memastikan sebotol napas bisa tersedia buat mereka yang membutuhkan.
Tetap jaga kesehatan, karena bernapas lega tanpa bantuan tabung itu adalah kemewahan yang sering kali baru kita sadari harganya saat ia mulai hilang. Syukuri setiap tarikan napas kamu hari ini, ya!
Next News

Manfaat Tidur Berkualitas bagi Kesehatan Fisik dan Mental
in 7 hours

Kebiasaan Sepele yang Bisa Membuat Hidup Lebih Sehat dan Bahagia
in 6 hours

Hal-Hal Sederhana yang Ternyata Punya Manfaat Besar untuk Tubuh
in 6 hours

Tanda-Tanda Tubuh Kekurangan Nutrisi yang Sering Diabaikan
in 5 hours

Kesalahan Umum Saat Menyimpan dan Menghangatkan Makanan yang Perlu Dihindari
in 5 hours

Mengapa Kita Menguap Saat Melihat Orang Lain Menguap? Ini Penjelasan Ilmiahnya
in 5 hours

Manfaat Buah-Buahan Lokal yang Jarang Diketahui, Kaya Nutrisi dan Baik untuk Kesehatan
in 5 hours

Keutamaan Membaca Surah Al-Mulk Sebelum Tidur
9 hours ago

Mengapa Bulan Terlihat Lebih Besar pada Waktu Tertentu?
9 hours ago

Mengapa Kucing Sering Tidur hingga 16 Jam Sehari?
10 hours ago





