Rabu, 4 Februari 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

Pemprov Sumut Bangun Penguatan Tebing Sungai Batang Serangan, Anggaran Rp45 Miliar Disiapkan Tahun 2026

Tata - Tuesday, 03 February 2026 | 04:10 AM

Background
Pemprov Sumut Bangun Penguatan Tebing Sungai Batang Serangan, Anggaran Rp45 Miliar Disiapkan Tahun 2026

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan proyek penguatan tebing Sungai Batang Serangan di Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, akan mulai direalisasikan pada tahun 2026. Proyek ini menjadi bagian dari upaya mitigasi banjir setelah terjadinya abrasi di sejumlah titik sungai yang berdekatan langsung dengan permukiman warga, yang sempat memicu banjir pada September 2025 lalu.

Kepala Bidang Perencanaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut, Rizal Hasibuan, menjelaskan bahwa program tersebut masuk dalam Proyek Strategis Daerah (PSD) sektor pembangunan infrastruktur pengendalian banjir.

Untuk pelaksanaannya, Pemprov Sumut telah menyiapkan anggaran sebesar Rp45 miliar pada tahun 2026, yang salah satunya dialokasikan khusus untuk penanganan penguatan tebing Sungai Batang Serangan.

Rizal menyebutkan, proyek ini mencakup pembangunan tanggul permanen sepanjang kurang lebih 800 meter. Proses konstruksi ditargetkan mulai berjalan setelah seluruh tahapan kontrak rampung pada Maret 2026.

Saat ini, penanganan masih berada pada tahap awal berupa pengiriman alat berat dan pembangunan tanggul semi permanen sebagai langkah darurat pascabencana. Tanggul permanen baru akan dibangun setelah anggaran resmi direalisasikan pada tahun 2026.

Sungai Batang Serangan sendiri sebelumnya telah ditinjau langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, pada akhir tahun 2025, guna memastikan percepatan penanganan di kawasan rawan banjir tersebut.

Selain proyek di Kabupaten Langkat, Pemprov Sumut juga merencanakan sejumlah pembangunan infrastruktur pengendalian banjir di wilayah lain, seperti rehabilitasi Waduk Tanjungpura di Kabupaten Langkat, penguatan tebing Sungai Aek Haidupan sepanjang 150 meter di Kabupaten Tapanuli Utara, serta perkuatan tebing Sungai Gomo sepanjang 100 meter di Desa Hilinawalo Fau, Kecamatan Fanayama, Kabupaten Nias Selatan.