Rabu, 4 Februari 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

Bulog Sumut Pastikan Stok Beras Aman Jelang Ramadhan hingga Lebaran 2026

Liaa - Thursday, 29 January 2026 | 04:47 AM

Background
Bulog Sumut Pastikan Stok Beras Aman Jelang Ramadhan hingga Lebaran 2026

Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) memastikan ketersediaan stok beras dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Ramadhan 1447 Hijriah hingga Lebaran 2026.

Pemimpin Wilayah Bulog Sumut, Budi Cahyanto, mengatakan bahwa saat ini cadangan beras di gudang Bulog Sumut mencapai sekitar 39.000 ton. Selain itu, stok tersebut akan diperkuat dengan tambahan pasokan sekitar 15.000 ton yang akan dikirim dari Jakarta.

Ia menegaskan, jika ke depan terjadi penurunan stok, Bulog Sumut masih memiliki mekanisme penambahan pasokan dari pusat guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

"Persediaan ini juga berfungsi menjaga stabilitas harga beras di pasar, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras di Sumatera Utara," ujarnya.

Selain cadangan gudang, ketersediaan beras juga diperkuat melalui program penyerapan gabah kering panen (GKP) dari petani di berbagai daerah di Sumatera Utara, yang merupakan salah satu wilayah sentra produksi padi nasional.

Bulog Sumut menetapkan target penyerapan GKP sebesar 62.718 ton per tahun sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga serta menjamin hasil panen petani terserap dengan baik.

Saat ini, wilayah Sumatera Utara telah memasuki musim panen padi, dengan puncak panen diperkirakan berlangsung pada periode Maret hingga Mei 2026. Sebelumnya, Bulog Sumut telah melaksanakan kegiatan serapan gabah di Desa Sambirejo dan Desa Sendangrejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat.

Dalam kegiatan tersebut, Bulog membeli sekitar 20 ton gabah kering panen dari petani yang berasal dari lahan panen seluas 3,5 hektare sawah.

Gabah hasil serapan tersebut nantinya akan digunakan untuk berbagai program strategis pemerintah, seperti bantuan pangan, program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), serta bantuan beras bagi masyarakat terdampak bencana alam.