Bupati Tapsel: Jangan Ada Lagi Alasan Lahan Menganggur, Modal Sudah Disiapkan Bank Sumut Bunga 0 Persen
RAU - Wednesday, 12 August 2026 | 01:12 AM


TAPANULI SELATAN
Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu menegaskan tidak boleh lagi ada lahan pertanian yang dibiarkan menganggur. Pemerintah Kabupaten Tapsel telah menyiapkan dukungan permodalan bagi petani melalui Bank Sumut dengan bunga 0 persen pada tahun pertama.
Penegasan itu disampaikan Bupati saat menghadiri Panen Raya Jagung di Desa Damparan Haunatas, Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH), Sabtu (8/8/2026).
Gus Irawan mengatakan, pengembangan jagung menjadi salah satu upaya Pemkab Tapsel meningkatkan kembali produktivitas pertanian dan pertumbuhan ekonomi daerah yang terdampak bencana banjir dan longsor pada 25 November 2025. Bencana tersebut menyebabkan lebih dari 3.000 hektare sawah gagal panen.
"Tidak boleh ada lagi alasan lahan menganggur. Kalau ada tanah yang tidak ditanami, mari kita produktifkan. Pemerintah sudah menyiapkan modalnya," tegasnya.
Menurut Bupati, Gerakan Sepuluh Ribu Hektare Jagung terus didorong untuk mengoptimalkan potensi lahan yang ada. Desa Damparan Haunatas dinilai berpotensi menjadi salah satu sentra pengembangan jagung karena masih memiliki puluhan hektare lahan yang dapat dikembangkan.
Untuk mempercepat perluasan areal tanam, Pemkab Tapsel juga mendorong mekanisasi pertanian, termasuk penyediaan alat berat, mesin rotary dan mesin pemipil jagung. Namun, pembukaan lahan tetap harus memperhatikan status dan ketentuan kawasan, termasuk memastikan lahan berada di area penggunaan lain (APL).
Bupati menyampaikan, persoalan modal tidak boleh lagi menjadi kendala bagi petani dan pelaku UMKM. Melalui dukungan pembiayaan pascabencana, Bank Sumut menyiapkan kredit dengan bunga 0 persen pada 2026, kemudian bunga 3 persen pada tahun berikutnya sesuai program yang berlaku.
"Modalnya harus disiapkan, cara berproduksinya harus diajarkan, dan hasil produksinya harus ada jaminan pasarnya. Baru program itu bisa berjalan dan berhasil," ujar Gus Irawan.
Pemkab Tapsel juga akan memberikan pendampingan melalui penyuluh pertanian serta mendorong kepastian pasar hasil produksi melalui offtaker yang bekerja sama dengan BUMD.
Pemilik lahan, Binsar Marpaung, mengatakan pengembangan jagung di Dusun Damparan telah dilakukan sekitar enam tahun. Dari 50 hektare lahan yang tersedia, 20 hektare di antaranya telah ditanami jagung.
Ia berharap dukungan pemerintah berupa modernisasi alat pertanian dapat meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya produksi.
Tokoh masyarakat Damparan, Pdt. J. Marpaung, menyebut desa tersebut memiliki sekitar 120 kepala keluarga. Produktivitas jagung disebut dapat mencapai 5–6 ton per hektare dengan kebutuhan modal sekitar Rp9 juta–Rp13 juta per hektare.
Bupati Gus Irawan menegaskan Pemkab Tapsel akan membangun ekosistem pertanian secara menyeluruh, mulai dari lahan, modal, bibit, pupuk, pendampingan, mekanisasi hingga kepastian pasar.
"Harapan saya, masyarakat Damparan semakin semangat mengelola jagung. Pemerintah akan membantu memastikan hasil produksi petani binaan dapat ditampung dengan harga yang baik. Bukan untuk mencari keuntungan pemerintah, tetapi bagaimana petani kita bisa sejahtera," pungkasnya.
Panen raya turut dihadiri Plt. Kepala Dinas Pertanian Tapsel Taufik Batubara, perwakilan Bank Sumut Sipagimbar, penyuluh pertanian, kepala desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta masyarakat Desa Damparan Haunatas.
Next News

Dari Medan Hingga Langkat, BULOG Cabang Medan Salurkan Bantuan Pangan Bagi Masyarakat
7 hours ago

Bupati Tapteng Masinton Pasaribu Lantik 23 Pejabat, Tekankan Percepatan Pemulihan Pascabencana
10 hours ago

Mayoritas Hujan Ringan, Cek Prakiraan Cuaca di Sumatera Utara Sabtu 12 September 2026
15 hours ago

Mulai Oktober 2026, Pemko Medan Siapkan Beasiswa untuk 100 Mahasiswa Berprestasi dan Prasejahtera
a day ago

Enam Desa di Kota Langsa Terendam Banjir
8 days ago

Pemkot Medan Luncurkan Lima Aplikasi untuk Tingkatkan Layanan Publik
2 days ago

Harga Sayuran di Pasar Medan Mulai Turun, Cabai Merah Tembus Rp58 Ribu per Kilogram
2 days ago

Wali Kota Buka Kejuaraan Tenis Meja Antar Pelajar Padangsidimpuan-Tapsel 2026, Diikuti 67 Atlet
2 days ago

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat di Aceh dan Sumatera Utara, Warga Diminta Siaga
2 days ago

BBMKG: Tidak Ada Sebaran Asap di Sumut, Namun 8 Titik Panas Terdeteksi
3 days ago





