Pemkab Madina Anggarkan Rp1,2 Miliar untuk Santunan 4.850 Anak Yatim dan Piatu
Liaa - Wednesday, 11 March 2026 | 03:04 AM


MANDAILING NATAL – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) tetap mengalokasikan anggaran untuk santunan anak yatim dan piatu meski tengah melakukan efisiensi anggaran. Pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026, pemerintah daerah menyiapkan dana sebesar Rp1,2 miliar untuk program tersebut.
Informasi ini disampaikan dalam kegiatan penyantunan anak yatim dan piatu yang digelar di Masjid Nurul Huda, Desa Hutabargot Dolok, Kecamatan Hutabargot, Selasa (10/3/2026). Program tersebut ditargetkan menyasar sekitar 4.850 anak yatim dan piatu yang tersebar di wilayah Mandailing Natal.
Bupati Mandailing Natal, Saipullah Nasution, mengatakan kegiatan Safari Subuh, Safari Jumat, dan Safari Tarawih yang dilakukan selama Ramadan 1447 Hijriah bertujuan untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi pembangunan.
Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan bulan suci Ramadan sebagai momentum untuk meningkatkan amal ibadah dan memperbanyak perbuatan baik.
Menurutnya, perhatian terhadap anak yatim merupakan bagian dari nilai-nilai yang diajarkan dalam Islam, sehingga pemerintah daerah terus berupaya memberikan perhatian kepada anak-anak yang kehilangan orang tua.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Saipullah juga berpesan kepada anak-anak yang hadir agar selalu mendoakan orang tua mereka yang telah meninggal dunia.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemkab Madina, Bahruddin Jualiadi, menjelaskan bahwa anggaran santunan bagi anak yatim dan piatu tersebut telah dialokasikan dalam APBD Mandailing Natal tahun 2026.
Menurutnya, program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk terus memberikan perhatian dan bantuan kepada anak-anak yatim di daerah tersebut.
Tokoh masyarakat Desa Hutabargot Dolok, Solahuddin Pulungan, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas kepedulian yang diberikan kepada anak-anak yatim dan piatu.
Ia berharap program santunan tersebut dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Saipullah yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Keluarga Nasution (IKANAS) turut menyalurkan bantuan berupa 50 kain sarung dan 50 mukena yang berasal dari organisasi tersebut.
Next News

Paviliun Madina di PRSU Ke-50 Tampilkan Kopi Mandailing, Amak Lampisan, Labu Jipang, hingga Gordang Sambilan
in 2 hours

Pasangan Lansia Indonesia Tempuh Ekspedisi Darat ke Mekkah dan Eropa Selama 10 Bulan dengan Toyota Voxy
a day ago

Buka PRSU Ke-50, Wagub Surya: Ini Bukan Cuma Hiburan, Tapi Ruang Temu Investasi Daerah
a day ago

Kemenperin percepat pemulihan IKM terdampak bencana Sumatera
18 hours ago

Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi di Medan, Menko AHY: Pendidikan Gratis Putus Rantai Kemiskinan
19 hours ago

Jumlah wisatawan mancanegara di Sumut naik selama tiga bulan
a day ago

Gebyar PBB Semarak HUT Medan ke-436, Pemko Berikan Pengurangan Pokok Pajak dan Pembebasan Denda PBB-P2
2 days ago

KPK OTT Bupati Langkat Syah Afandin
2 days ago

Daftar Wilayah yang Masih Diprediksi Hujan 3-9 Juli 2026 Menurut BMKG
2 days ago

Samosir Music International 2026 Siap Digelar, Kolaborasi Budaya Nusantara dan Dorong Pariwisata Danau Toba
3 days ago





