Nyeri Otot Setelah Olahraga: Mana yang Normal dan Mana Tanda Cedera?
Tata - Sunday, 19 April 2026 | 04:09 AM


Nyeri otot setelah berolahraga adalah kondisi yang umum terjadi, terutama bagi pemula atau mereka yang baru meningkatkan intensitas latihan. Namun, tidak semua rasa sakit bisa dianggap normal. Ada perbedaan penting antara nyeri otot biasa dan cedera yang memerlukan penanganan medis.
Nyeri Otot Normal (DOMS)
Nyeri yang muncul 12 hingga 24 jam setelah olahraga biasanya disebut Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS). Kondisi ini terjadi akibat adanya mikro-robekan kecil pada serat otot saat tubuh melakukan aktivitas fisik yang lebih berat dari biasanya.
Ciri-ciri nyeri otot normal antara lain:
- Muncul beberapa jam setelah latihan, bukan saat olahraga berlangsung.
- Terasa kaku atau pegal saat digerakkan.
- Biasanya membaik dalam 2–3 hari.
- Tidak disertai pembengkakan parah atau memar signifikan.
DOMS merupakan bagian dari proses adaptasi tubuh. Saat otot pulih, kekuatan dan daya tahannya justru meningkat.
Tanda Nyeri Akibat Cedera
Berbeda dengan DOMS, nyeri akibat cedera biasanya terasa langsung saat aktivitas berlangsung atau muncul tiba-tiba dengan sensasi tajam. Cedera dapat berupa keseleo, tegang otot (strain), hingga robekan otot atau ligamen.
Beberapa tanda yang perlu diwaspadai:
- Nyeri tajam dan terasa menusuk.
- Bengkak signifikan atau memar.
- Sulit menggerakkan bagian tubuh tertentu.
- Nyeri tidak membaik setelah beberapa hari.
- Disertai bunyi "pop" saat kejadian.
Jika mengalami gejala tersebut, sebaiknya hentikan aktivitas dan lakukan penanganan awal seperti metode RICE (Rest, Ice, Compression, Elevation). Bila nyeri tidak membaik, segera konsultasikan ke tenaga medis.
Kapan Harus Khawatir?
Rasa pegal ringan setelah olahraga umumnya aman dan normal. Namun, jika nyeri mengganggu aktivitas sehari-hari, bertahan lebih dari lima hari, atau disertai pembengkakan dan kelemahan ekstrem, hal itu bisa menjadi indikasi cedera serius.
Mendengarkan sinyal tubuh sangat penting. Memaksakan diri berolahraga saat tubuh belum pulih justru meningkatkan risiko cedera yang lebih parah.
Next News

Kebiasaan Makan Paling Aneh di Berbagai Negara
8 hours ago

Mi,Makanan Terpopuler di Seluruh Dunia
8 hours ago

Makanan Ini Dulu untuk Orang Kelas Bawah,Kini Jadi Hidangan Mahal di Dunia
8 hours ago

Rp537,22 Miliar Bantuan Renovasi Rumah Disalurkan di Sumatera, 26.849 Unit Mulai Diperbaiki
8 hours ago

Sering Sulit Konsentrasi? Waspada Dampak Kekurangan Zat Besi pada Fungsi Kognitif
8 hours ago

Tanda Seseorang Memiliki Risiko Lebih Tinggi Terkena Kanker
8 hours ago

Arda Güler Dikabarkan Keluar Ruangan Usai Ditegur Perez, Ada Apa di Real Madrid?
8 hours ago

Menyimpan Rahasia Bisa Picu Stres, Ini Penjelasan Peneliti
8 hours ago

Lisa BLACKPINK Buat Kejutan Besar di Coachella 2026, Penonton Histeris!
9 hours ago

Sabrina Carpenter Gegerkan Coachella 2026, Duet Mengejutkan dengan Madonna Jadi Sorotan
9 hours ago





