Minggu, 19 April 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Makanan Ini Dulu untuk Orang Kelas Bawah,Kini Jadi Hidangan Mahal di Dunia

RAU - Sunday, 19 April 2026 | 04:47 AM

Background
Makanan Ini Dulu untuk Orang Kelas Bawah,Kini Jadi Hidangan Mahal di Dunia

Sejarah kuliner dunia menunjukkan satu hal menarik: status makanan bisa berubah seiring waktu.

Makanan yang dulu lahir dari keterbatasan ekonomi, kini justru dianggap eksklusif dan bernilai tinggi.

Perubahan ini tidak terjadi karena bahan berubah, tetapi karena cara pandang manusia terhadap makanan itu sendiri.

1. Lobster – Dari Makanan Tahanan Jadi Hidangan Mewah

Dulu, lobster bukan makanan mahal seperti sekarang.



Sejarah:

di Amerika abad ke-18–19, lobster sangat melimpah

sering diberikan kepada tahanan dan pelayan

dianggap makanan "murah dan tidak bergengsi"

Perubahan:



teknik transportasi membuat lobster jadi langka di kota besar

mulai dipromosikan sebagai makanan mewah

masuk restoran fine dining

Sekarang:

Lobster salah satu seafood paling mahal di dunia



sering disajikan dengan butter atau saus premium.

Di perairan Indonesia dan Asia Tenggara, ada jenis Lobster Mutiara yang harganya mencapai lebih dari Rp5 juta per kilogram.

2. Escargot – Siput yang Jadi Simbol Kemewahan Prancis

Escargot adalah hidangan siput yang kini identik dengan restoran mewah Prancis.

Sejarah:



awalnya makanan pedesaan di Eropa

dikonsumsi saat masa sulit atau perang

Perubahan:

diolah dengan resep haute cuisine

disajikan dengan mentega, bawang putih, dan parsley



Sekarang:

Escargot menjadi menu khas restoran mahal

simbol kuliner klasik Prancis

Salah satu harga terfantastis adalah escargot yang dibudidayakan khusus untuk restoran berbintang Michelin, pernah dicuri, dan itu senilai $100.000 (sekitar Rp1,7miliar ) pernah dilaporkan terjadi dari sebuah peternakan escargot.

3. Kentang – Dari "Makanan Orang Miskin"



Kentang awalnya dianggap makanan kelas bawah di Eropa.

Sejarah:

dibawa dari Amerika Selatan ke Eropa

awalnya dicurigai dan tidak populer

sering dikonsumsi masyarakat miskin



Perubahan:

menjadi makanan pokok global, dan

diolah menjadi berbagai hidangan modern

Sekarang:

digunakan di restoran fine dining (truffle fries, puree premium), dan bahkan menjadi



bahan dasar industri makanan global

4. Ikan Teri & Sardine

Ikan kecil ini dulu dianggap makanan sederhana.

Sejarah:

mudah ditangkap dan murah, dan



sering dikonsumsi oleh masyarakat pesisir.

Perubahan:

diproses dengan teknik pengawetan modern

masuk restoran fusion food

Sekarang:



disajikan sebagai hidangan premium di Eropa dan Jepang, dan

sering dijual dalam kemasan mahal

5. Roti Sourdough – Dari Makanan Bertahan Hidup Jadi Artisan Mahal

Sourdough bread

Roti fermentasi alami ini dulunya makanan sederhana.



Sejarah:

dibuat dengan starter alami (ragi liar), dan

digunakan untuk bertahan hidup di masa lama.

Perubahan:

teknik fermentasi dianggap seni kuliner, karena



dibuat dengan proses panjang dan presisi.

Sekarang:

Sourdough dijual di bakery premium

dianggap "artisanal bread" ( makanan yang dibuat khusus) bernilai tinggi

Kenapa Makanan Bisa Naik Status?



Karena beberapa faktor:

•kelangkaan di perkotaan modern

•teknik pengolahan chef profesional

•perubahan persepsi budaya

•tren kuliner global



Fenomena "Rebranding Kuliner"

Banyak makanan mengalami:

•dari makanan bertahan hidup → makanan mewah

•dari lokal → global

•dari murah → eksklusif



Ini menunjukkan bahwa nilai makanan bukan hanya dari bahan, tapi juga cerita di baliknya.

Sejarah Lobster hingga Sourdough bread du dunia kuliner ini, menunjukkan bahwa status makanan bisa berubah total seiring waktu.

Apa yang dulu dianggap sederhana atau bahkan "makanan miskin", kini justru menjadi simbol kemewahan dan prestise di meja makan dunia.