Nyeri Berdenyut di Satu Sisi Kepala? Waspada Migrain
Liaa - Saturday, 25 April 2026 | 07:03 AM


Hampir semua orang pernah mengalami sakit kepala.
Namun ada jenis sakit kepala yang terasa lebih khas: nyeri berdenyut di satu sisi kepala, sering disertai mual, bahkan membuat seseorang ingin berdiam di ruangan gelap.
Inilah yang sering dikenal sebagai migrain.
Migrain bukan sekadar pusing biasa.
Secara medis, migrain adalah nyeri kepala yang umumnya terasa di salah satu sisi kepala dengan sensasi berdenyut atau seperti ditekan kuat. Serangan ini dapat berlangsung selama 4 hingga 72 jam jika tidak ditangani.
Gejala yang paling sering muncul antara lain:
•nyeri kepala sebelah
•rasa berdenyut
•mual atau muntah
•sensitif terhadap cahaya
•sensitif terhadap suara
•sulit fokus
Pada sebagian orang, migrain juga diawali dengan aura, yaitu gangguan sementara seperti melihat kilatan cahaya, garis bergelombang, atau kesemutan di tangan dan wajah.
Migrain juga merasa nyeri seperti ditusuk di area pelipis atau belakang mata, kadang sampai harus menutup mata karena silau.
Kapan harus waspada?
Segera periksa ke dokter jika sakit kepala sebelah disertai:
•muntah berulang
•penglihatan kabur
•bicara pelo
•wajah atau tangan terasa lemah
•leher kaku
•nyeri muncul mendadak sangat hebat
dengan frekuensi sering.
Ini penting karena beberapa kondisi lain seperti cluster headache, gangguan mata, atau masalah saraf bisa memiliki gejala yang mirip.
Pemicu yang sering tidak disadari
Migrain sering dipicu oleh:
•Stres
•Kurang tidur
•Telat makan
•Perubahan hormon saat haid
•Cahaya terlalu terang
•Bau menyengat
•Terlalu lama menatap layar
Karena itu, mengenali pemicunya sangat penting.
Saat migrain menyerang, harus gimana?
Yang paling penting: obati secepat mungkin saat nyeri baru mulai.
Obat migrain bekerja paling efektif kalau diminum di fase awal sakit kepala.
1) Penanganan non-obat (pertolongan pertama)
•istirahat di ruangan gelap dan tenang
•hindari cahaya HP / laptop
•kompres dingin di dahi atau pelipis
•minum air putih
•usahakan tidur
•hindari suara keras
Kadang untuk migrain ringan, langkah ini sudah sangat membantu.
2)Obat untuk migrain
Untuk migrain ringan–sedang
Biasanya mulai dari obat nyeri biasa:
•paracetamol
•ibuprofen
•naproxen
•asam mefenamat
Obat golongan antiinflamasi seperti ibuprofen dan naproxen sering jadi pilihan pertama untuk migrain akut.
Kalau kamu punya lambung sensitif / maag, lebih aman setelah makan.
Kalau nyerinya berat atau sering kambuh
Biasanya dokter akan memberi obat khusus migrain yang disebut triptan.
Contohnya:
•sumatriptan
•rizatriptan
•zolmitriptan
Ini obat yang memang lebih spesifik untuk migrain, bukan sakit kepala biasa
Tapi tentu saja, jangan sembarangan minum ya, idealnya lewat resep dokter.
Next News

Berapa Lama Tahu Mentah Bisa Disimpan? Begini Cara Penyimpanan yang Benar
an hour ago

Pisau Berkarat, Bolehkah Dipakai? Ini Risiko dan Cara Membersihkannya
2 hours ago

Brokoli: Kandungan Gizi, Manfaat, dan Cara Mengolahnya agar Tetap Sehat
2 hours ago

Komedo: Penyebab, Jenis, Cara Menghilangkan, dan Tips Mencegahnya
3 hours ago

Perbedaan Telur Ayam Kampung dan Telur Ayam Biasa, Mana yang Lebih Sehat?
3 hours ago

Cara Memilih Telur Ayam yang Sehat: Kenali Ciri-Ciri Telur Segar dan Berkualitas
3 hours ago

Mata Panda: Penyebab, Cara Menghilangkan, dan Tips Mencegahnya
3 hours ago

Bahayakah Mengucek Mata? Kenali Dampak dan Cara Aman Mengatasinya
3 hours ago

Sering Makan Mi Instan? Kenali Manfaat, Risiko, dan Cara Mengonsumsinya dengan Bijak
3 hours ago

Usus Buntu: Penyebab, Gejala, Pengobatan, dan Cara Mencegahnya
3 hours ago





