Mitos atau Fakta? Benarkah Makan Kacang Bisa Menyebabkan Jerawat
Laila - Sunday, 24 May 2026 | 06:05 PM


Benarkah Kacang Bisa Menyebabkan Jerawat?
Mitos mengenai kacang sebagai penyebab jerawat sudah beredar sejak lama dan masih dipercaya hingga sekarang. Banyak orang langsung menghindari kacang ketika wajah mulai muncul jerawat karena menganggap camilan gurih tersebut sebagai pemicunya. Namun, apakah anggapan itu benar secara medis?
Hingga saat ini, belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan bahwa kacang secara langsung menyebabkan jerawat. Pada dasarnya, kacang merupakan sumber protein, serat, vitamin, dan lemak sehat yang justru bermanfaat bagi tubuh.
Jerawat sendiri muncul akibat berbagai faktor, mulai dari produksi minyak berlebih, penyumbatan pori-pori, bakteri, hormon, hingga peradangan pada kulit. Karena itu, menyalahkan kacang sebagai satu-satunya penyebab jerawat sebenarnya kurang tepat.
Masalah Utamanya Ada pada Cara Pengolahan
Hal yang sering luput diperhatikan adalah cara kacang dikonsumsi. Sebagian besar kacang yang populer di masyarakat diolah dengan cara digoreng dan diberi tambahan garam, gula, atau bumbu dalam jumlah tinggi.
Kacang goreng yang dimasak menggunakan minyak berulang kali dapat mengandung lemak trans yang berpotensi memicu peradangan dalam tubuh. Kondisi tersebut dapat memperburuk produksi minyak di wajah sehingga risiko munculnya jerawat meningkat.
Selain itu, makanan tinggi garam dan lemak juga dapat memengaruhi kondisi kulit apabila dikonsumsi secara berlebihan. Jadi, bukan kacangnya yang menjadi masalah utama, melainkan proses pengolahannya.
Indeks Glikemik Juga Berpengaruh
Dalam dunia kesehatan kulit, makanan dengan indeks glikemik tinggi sering dikaitkan dengan munculnya jerawat. Makanan seperti minuman manis, roti putih, kue, dan makanan tinggi gula dapat meningkatkan kadar insulin secara cepat.
Lonjakan insulin tersebut memicu peningkatan hormon tertentu yang dapat merangsang produksi minyak berlebih pada kulit. Akibatnya, pori-pori lebih mudah tersumbat dan jerawat pun muncul.
Sementara itu, sebagian besar jenis kacang justru memiliki indeks glikemik rendah. Artinya, kacang sebenarnya tidak terlalu berpengaruh terhadap lonjakan gula darah dibandingkan makanan manis atau olahan tepung.
Beberapa Jenis Kacang Justru Baik untuk Kulit
Tidak semua kacang berdampak buruk bagi kesehatan kulit. Beberapa jenis kacang bahkan mengandung nutrisi yang bermanfaat untuk membantu menjaga kondisi kulit tetap sehat.
Kacang almond, misalnya, kaya akan vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan untuk melindungi sel kulit dari kerusakan. Kacang kenari atau walnut mengandung omega-3 yang dikenal mampu membantu mengurangi peradangan.
Selain itu, kacang Brazil juga mengandung selenium yang penting untuk menjaga kesehatan kulit. Jika dikonsumsi dalam jumlah wajar dan diolah secara sehat, kacang justru dapat menjadi bagian dari pola makan yang baik.
Faktor Lain yang Lebih Berpengaruh terhadap Jerawat
Jerawat tidak hanya dipengaruhi oleh makanan. Ada banyak faktor lain yang sering menjadi penyebab utama, seperti perubahan hormon, stres, kurang tidur, hingga kebersihan kulit yang kurang terjaga.
Kebiasaan begadang, penggunaan produk skincare yang tidak cocok, serta jarang membersihkan wajah juga dapat memperburuk kondisi kulit. Bahkan, faktor genetik turut menentukan apakah seseorang lebih rentan mengalami jerawat atau tidak.
Karena itu, menjaga pola hidup sehat menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko breakout. Mengatur waktu tidur, mengelola stres, menjaga kebersihan wajah, dan memperhatikan pola makan jauh lebih berpengaruh dibanding sekadar menghindari kacang.
Anggapan bahwa kacang menjadi penyebab utama jerawat lebih banyak tergolong mitos dibanding fakta. Hingga kini, belum ada bukti ilmiah yang benar-benar menunjukkan bahwa kacang secara langsung memicu jerawat.
Namun, konsumsi kacang yang diolah secara tidak sehat dan dimakan berlebihan tetap dapat memengaruhi kondisi kulit, terutama jika disertai pola hidup yang kurang baik. Karena itu, kunci utamanya adalah mengonsumsi makanan secara seimbang dan menjaga gaya hidup sehat.
Selama dikonsumsi dalam jumlah wajar dan diproses dengan cara yang sehat, kacang tidak perlu sepenuhnya dihindari. Justru, beberapa jenis kacang dapat memberikan manfaat bagi kesehatan kulit dan tubuh secara keseluruhan.
Next News

Minyak Kelapa untuk Kulit dan Rambut, Apa Saja Manfaat yang Sering Dibahas?
in 3 hours

Dari Serai hingga Marigold, 6 Tanaman yang Dikaitkan dengan Ular
10 hours ago

Lubang Kecil pada Gigi Dibiarkan, Apa yang Bisa Terjadi Selanjutnya?
10 hours ago

Dari Jagung hingga Terong, 10 Sayuran yang Cocok Dimasak dengan Cara Dipanggang
10 hours ago

Kenapa Bawang Putih Bisa Mengeluarkan Aroma Menyengat Setelah Dipotong?
10 hours ago

Koala Punya Sidik Jari yang Mirip Manusia? Fakta Unik Ini Menarik Diketahui
10 hours ago

Lidah Buaya hingga Teh Hijau, Bahan Herbal yang Banyak Ditemukan dalam Perawatan Jerawat
10 hours ago

Bernapas Lewat Hidung atau Mulut, Apa Bedanya bagi Tubuh?
in 3 hours

Sering Cuci Muka, Tapi Pori-Pori Tetap Terlihat? Ini yang Perlu Diperhatikan
in 3 hours

Sering Tersenyum dan Menyapa Orang Lain, Kebiasaan Kecil yang Berdampak Positif
in an hour





