Kenapa Tubuh Berkeringat Saat Makan Pedas?
Laila - Friday, 03 July 2026 | 05:57 PM


Bagi pencinta makanan pedas, berkeringat saat makan mungkin sudah menjadi hal yang biasa.
Dahi mulai basah, hidung berair, bahkan wajah memerah setelah beberapa suap sambal atau cabai.
Padahal, makanan yang dimakan sebenarnya tidak selalu bersuhu panas.
Lalu, mengapa tubuh tetap mengeluarkan banyak keringat?
Jawabannya terletak pada cara kerja sistem saraf dan senyawa alami yang terdapat pada cabai.
Cabai Tidak Panas, Lalu Kenapa Terasa Panas?
Sensasi pedas berasal dari senyawa alami yang disebut *capsaicin.*
Saat capsaicin mengenai lidah dan mulut, senyawa ini mengaktifkan reseptor saraf bernama TRPV1, yaitu reseptor yang biasanya mendeteksi suhu panas atau benda yang dapat menyebabkan rasa terbakar.
Akibatnya, otak menerima sinyal seolah-olah mulut sedang terkena panas, meskipun suhu makanan sebenarnya biasa saja.
Dengan kata lain, capsaicin tidak benar-benar meningkatkan suhu tubuh, tetapi "menipu" sistem saraf agar merasakan sensasi panas.
Mengapa Tubuh Langsung Berkeringat?
Ketika otak mengira tubuh sedang kepanasan, tubuh segera mengaktifkan mekanisme pendinginan alami.
Salah satunya adalah dengan menghasilkan keringat.
Saat keringat menguap dari permukaan kulit, panas tubuh ikut terbawa sehingga membantu mendinginkan tubuh.
Fenomena ini dikenal sebagai gustatory sweating, yaitu berkeringat yang dipicu oleh aktivitas makan, terutama makanan pedas.
Kenapa Ada Orang yang Lebih Mudah Berkeringat?
Setiap orang memiliki tingkat sensitivitas yang berbeda terhadap capsaicin.
Beberapa faktor yang memengaruhinya antara lain:
•jumlah cabai yang dikonsumsi;
•tingkat kepedasan makanan;
•kebiasaan makan pedas;
•kondisi tubuh dan sistem saraf;
•suhu lingkungan sekitar.
Orang yang jarang makan pedas biasanya akan lebih cepat berkeringat dibandingkan mereka yang sudah terbiasa.
Kenapa Hidung Ikut Berair?
Selain memicu keringat, capsaicin juga merangsang produksi lendir di hidung.
Itulah sebabnya banyak orang mengalami hidung berair saat menikmati makanan yang sangat pedas.
Ini merupakan respons normal tubuh dan bukan tanda sedang flu.
Air Putih atau Susu, Mana yang Lebih Efektif Menghilangkan Pedas?
Banyak orang langsung minum air putih ketika kepedasan.
Sayangnya, air putih sering kali tidak banyak membantu.
Hal ini karena capsaicin tidak mudah larut dalam air.
Sebaliknya, susu mengandung protein bernama kasein yang dapat membantu melepaskan capsaicin dari reseptor di mulut sehingga sensasi pedas lebih cepat berkurang.
Selain susu, yoghurt juga dapat membantu meredakan rasa pedas.
Apakah Berkeringat Saat Makan Pedas Berbahaya?
Pada umumnya, tidak.
Berkeringat saat makan pedas merupakan respons alami tubuh.
Namun, jika keringat keluar secara berlebihan disertai nyeri hebat, pusing, atau keluhan lain yang tidak biasa, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan tidak ada kondisi medis lain yang mendasarinya.
Berkeringat saat makan pedas merupakan mekanisme alami tubuh untuk merespons sinyal "panas" yang dipicu oleh capsaicin.
Meski tubuh sebenarnya tidak mengalami kenaikan suhu yang berarti, otak menganggap kondisi tersebut sebagai panas sehingga memicu keluarnya keringat.
Jadi, jika Anda mulai berkeringat saat menikmati sambal favorit, itu adalah bukti bahwa sistem pertahanan tubuh sedang bekerja sebagaimana mestinya.Kesehatan #MakananPedas
Next News

Mengapa Kita Sering Mengecek Ponsel Begitu Bangun Tidur? Ini Alasan Psikologisnya
11 hours ago

Mengapa Karakter Kartun Sering Terlihat Memiliki Mata yang Besar? Ini Alasannya
in 41 minutes

Mengapa Kita Masih Suka Menonton Kartun Meski Sudah Dewasa? Ini Alasannya
in 37 minutes

Apa Itu Digital Eye Strain dan Bagaimana Cara Mencegahnya?
44 minutes ago

Apa Penyebab Sariawan yang Muncul Berulang Kali? Kenali Pemicu dan Kapan Harus Diperiksa
an hour ago

Alat Dapur Tradisional yang Ternyata Masih Relevan hingga Sekarang
an hour ago

Mengapa Matcha Terus Menjadi Tren di Kalangan Anak Muda? Ini Alasannya
an hour ago

Suka Berbicara? Ini Jurusan Kuliah yang Bisa Kamu Pertimbangkan
an hour ago

Pernah Merasa Waktu Berjalan Lambat? Ini yang Mungkin Terjadi di Otak
an hour ago

Mengenal Pohon Karet, Tanaman Penghasil Getah yang Banyak Dimanfaatkan dalam Kehidupan
an hour ago





