Rabu, 10 Juni 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

Kemensos Siapkan Dana Lebih dari Rp1 Triliun untuk Pemulihan Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

RAU - Sunday, 24 May 2026 | 12:02 PM

Background
Kemensos Siapkan Dana Lebih dari Rp1 Triliun untuk Pemulihan Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Kementerian Sosial memastikan dana bantuan tahap lanjutan senilai lebih dari Rp1 triliun siap disalurkan untuk mendukung percepatan pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, mengatakan penyaluran bantuan dijadwalkan mulai dilakukan pekan depan melalui Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera.

Sebelumnya, Kemensos telah menyalurkan bantuan tahap pertama dengan nilai hampir Rp1 triliun. Bantuan tersebut mencakup santunan kematian bagi keluarga korban, santunan luka berat sebesar Rp5 juta, bantuan stimulan sosial ekonomi, bantuan perlengkapan rumah tangga, serta jaminan hidup selama tiga bulan.

Saifullah Yusuf mengatakan penyaluran bantuan lanjutan dilakukan berdasarkan data masyarakat terdampak yang telah diverifikasi oleh pemerintah daerah dan Badan Pusat Statistik (BPS) agar penyalurannya tepat sasaran dan akuntabel.

Beliau juga menjelaskan bahwa dalam pertemuan dengan Pemerintah Aceh turut dibahas usulan perluasan kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) bagi warga terdampak bencana.



Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah berharap pemerintah pusat segera merealisasikan tambahan anggaran khusus untuk Aceh senilai Rp1,039 triliun guna mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat.

Fadhlullah mengatakan dampak banjir dan tanah longsor yang terjadi pada akhir 2025 menyebabkan kondisi sosial ekonomi masyarakat Aceh menurun cukup drastis. Banyak warga yang sebelumnya berada pada kategori ekonomi menengah kini turun ke kelompok ekonomi rentan berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Beliau menilai percepatan penyaluran bantuan sangat penting agar roda ekonomi masyarakat segera kembali bergerak dan angka kemiskinan akibat bencana dapat ditekan.