Kebutuhan Biaya Pemulihan Sumatera Diprediksi Membengkak
Nanda - Thursday, 05 February 2026 | 11:34 AM


Paska banjir dan tanah longsor yang terjadi di sejumlah wilayah di Pulau Sumatera, estimasi kebutuhan biaya untuk pemulihan diperkirakan akan mencapai angka yang sangat besar dan berpotensi membengkak. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memperkirakan total kebutuhan anggaran untuk memperbaiki kerusakan di tiga provinsi terdampak Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mencapai sekitar Rp51,82 triliun. Estimasi ini mencakup perbaikan rumah warga, infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan, fasilitas umum, serta layanan dasar masyarakat yang rusak akibat bencana.
Biaya ini terdiri atas kebutuhan untuk Provinsi Aceh yang diperkirakan paling besar, diikuti oleh Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Namun, angka tersebut masih bersifat sementara karena pendataan kerusakan yang terjadi belum sepenuhnya selesai; oleh karena itu, kebutuhan anggaran diprediksi masih bisa meningkat seiring berjalannya proses verifikasi lapangan.
Pemerintah pusat melalui BNPB dan berbagai kementerian telah mengkoordinasikan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak dengan fokus tidak hanya pada pemulihan infrastruktur fisik, tetapi juga pada layanan sosial, logistik, dan tempat tinggal sementara serta permanen bagi warga yang kehilangan rumah. Upaya ini dilakukan secara bertahap sambil memastikan aliran logistik dan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi di tengah proses pemulihan yang masih berlangsung.
Next News

Polres Padang Lawas Gelar Gaktibplin, HP Personel Diperiksa Cegah Judi Online
12 hours ago

Pemkab Tapteng Gelar Seleksi Calon Kepala Sekolah, 115 Peserta Perebutkan 149 Formasi
13 hours ago

Pemerintah buka rekrutmen 30 ribu manajer Kopdes Merah Putih, ini persyaratannya
21 hours ago

Gubernur: Pemekaran Provinsi dan Kabupaten/Kota di Sumut Berpotensi Kembali Terbuka
13 hours ago

Kemenhaj Sumut: kloter pertama Embarkasi Haji Medan berangkat 22 April
13 hours ago

Harga LPG 3 Kg di Palas Masih Rp35 Ribu, Jauh di Atas HET
2 days ago

Menkomdigi Apresiasi TikTok Patuhi PP Tunas, 780 Ribu Akun Anak di Bawah 16 Tahun Dinonaktifkan
2 days ago

Pemkab Mandailing Natal Perkuat Sinergi dengan BNN RI, Dorong Infrastruktur dan Ekonomi Alternatif
2 days ago

PKK dan Dharma Wanita Tapsel Gelar Halal Bi Halal, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Pascaramadan
3 days ago

Bulog Sumut Targetkan Penyaluran 20 Kg Beras dan MinyaKita Tuntas Akhir Mei 2026
3 days ago





