Kamis, 5 Maret 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

KAI Divre I Sumut Distribusikan 58 Ribu Ton Barang di Awal 2026, Paket Ritel Naik Dua Kali Lipat

Liaa - Friday, 06 February 2026 | 04:45 AM

Background
KAI Divre I Sumut Distribusikan 58 Ribu Ton Barang di Awal 2026, Paket Ritel Naik Dua Kali Lipat

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mengawali tahun 2026 dengan kinerja positif. Sepanjang Januari 2026, sebanyak 58.283 ton barang berhasil didistribusikan melalui layanan angkutan kereta api.

Sejumlah komoditas utama masih menjadi andalan, di antaranya karet (lateks), minyak sawit mentah (CPO), petikemas, bahan bakar minyak (BBM), serta paket kiriman ritel. Kereta api tetap menjadi pilihan utama mitra logistik karena dinilai efisien, aman, dan memiliki ketepatan waktu yang tinggi.

Pelaksana Tugas Manajer Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menyampaikan bahwa kereta api unggul dalam kapasitas angkut besar, kepastian jadwal, serta keamanan distribusi barang hingga tujuan.

Tren peningkatan signifikan terjadi pada layanan Barang Hantaran Penumpang (BHP) atau paket ritel. Selama Januari 2026, volume pengiriman mencapai 690 ton, meningkat lebih dari dua kali lipat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya 325 ton.

Lonjakan ini dipengaruhi oleh meningkatnya aktivitas belanja masyarakat menjelang hari besar keagamaan dan libur panjang awal tahun. Layanan pengiriman paket tersedia melalui KA Sribilah Utama relasi Rantau Prapat dan KA Putri Deli relasi Tanjungbalai, termasuk di stasiun-stasiun antara.



Layanan ini memungkinkan masyarakat mengirim berbagai jenis barang, mulai dari dokumen penting, sepeda, sepeda motor, makanan olahan, hingga hewan peliharaan. Faktor kecepatan dan keamanan menjadi alasan utama meningkatnya minat masyarakat menggunakan jasa ini untuk pengiriman produk unggulan daerah ke kota lain.

Selain paket ritel, distribusi BBM juga menunjukkan peningkatan. Tercatat 31.937 ton BBM disalurkan ke berbagai wilayah, naik sekitar 22 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai 26.148 ton.

Pengiriman BBM dari Stasiun Labuan menuju wilayah Siantar dan Kisaran bertujuan menjaga ketersediaan Pertalite, Bio Solar, dan Pertamax di SPBU tetap aman, meskipun kondisi cuaca belum stabil.

KAI menegaskan bahwa kelancaran distribusi logistik menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara, sekaligus mendukung pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan.