Januari-Mei 2026, Disnaker Medan Fasilitasi 1.017 Warga Bekerja ke Luar Negeri
Liaa - Friday, 15 May 2026 | 11:01 AM


Medan
Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan terus mendorong perluasan kesempatan kerja sebagai salah satu upaya mengurangi angka pengangguran di Kota Medan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memfasilitasi penempatan tenaga kerja ke luar negeri secara prosedural.
Sepanjang periode Januari hingga Mei 2026, Disnaker Kota Medan telah memfasilitasi sebanyak 1.017 orang untuk bekerja ke luar negeri melalui mekanisme resmi. Negara dan kawasan tujuan penempatan tersebut meliputi Malaysia, Jepang, Timur Tengah, negara-negara Asia lainnya, Australia, dan Eropa.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, Ramaddan, S.K.M., M.K.M., menyampaikan bahwa pasar kerja luar negeri merupakan salah satu peluang yang dapat dimanfaatkan oleh warga Medan. Namun, ia menegaskan bahwa proses pemberangkatan harus dilakukan sesuai prosedur melalui Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia atau P3MI yang terdaftar.
Hal tersebut disampaikan Ramaddan dalam rapat evaluasi bersama P3MI dan Lembaga Pelatihan Kerja bahasa Jepang yang melaksanakan pelatihan serta pengiriman tenaga kerja, khususnya bagi warga Kota Medan. Rapat evaluasi tersebut dilaksanakan pada 6 Mei 2026 sebagai bagian dari upaya penguatan koordinasi dan pengawasan dalam penempatan tenaga kerja ke luar negeri.
Menurut Ramaddan, sejumlah sektor pekerjaan yang umumnya tersedia bagi tenaga kerja luar negeri antara lain operator produksi, perawat, caregiver, perkebunan, konstruksi, serta sektor lainnya. Karena itu, calon pekerja diharapkan mempersiapkan diri dengan baik, termasuk dalam aspek keterampilan, kelengkapan dokumen, kemampuan bahasa, dan pemahaman terhadap prosedur penempatan resmi.
Disnaker Kota Medan juga mengimbau masyarakat yang berminat bekerja ke luar negeri agar terlebih dahulu mencari informasi yang benar dari sumber resmi. Informasi tersebut dapat diperoleh melalui Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan maupun melalui BP2MI. Langkah ini penting agar masyarakat terhindar dari proses keberangkatan yang tidak sesuai prosedur.
Sebagai tindak lanjut rapat evaluasi tersebut, Disnaker Kota Medan akan menginisiasi kerja sama dengan pihak perbankan terkait skema dana talangan biaya pemberangkatan, khususnya bagi calon pekerja yang akan bekerja ke Jepang. Inisiatif ini ditujukan untuk membantu warga Medan yang memiliki minat dan kesiapan bekerja ke luar negeri, tetapi menghadapi kendala pembiayaan awal.
Melalui fasilitasi penempatan tenaga kerja luar negeri secara prosedural, pembinaan terhadap mitra penempatan, pelatihan keterampilan, serta rencana dukungan pembiayaan, Disnaker Kota Medan berupaya membuka akses kerja yang aman, legal, dan produktif bagi masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam menekan angka pengangguran di Kota Medan.
Next News

Anggaran BPBD Madina Rp489 Juta, Dana Bencana Tersedia Rp5,6 Miliar
2 hours ago

Pemkab Aceh Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir Selama 14 Hari
7 hours ago

Prakiraan Cuaca di Sumatera Utara Sabtu 31 Oktober 2026: Mayoritas Hujan Ringan, 7 Wilayah Berawan
12 hours ago

Disambut Hangat Dubes RI di Uzbekistan, Perjalanan Kakek-Nenek Keliling Dunia Penuh Kisah Persahabatan
a day ago

Jelajahi Padang Tandus China-Kazakhstan, Kakek-Nenek Keliling Dunia Cicipi Steak Daging Kuda di Almaty
a day ago

Suhu China Turun hingga 4 Derajat Celsius, Kakek-Nenek Keliling Dunia Tetap Lanjutkan Ekspedisi
a day ago

Lewati Puluhan Terowongan Pegunungan China, Kakek-Nenek Keliling Dunia Tiba di Chengdu
a day ago

Masuk China dengan Mobil Sendiri, Kakek-Nenek Keliling Dunia Hadapi Pemeriksaan Ketat di Perbatasan
a day ago

Tertahan Tiga Hari di Perbatasan Malaysia, Kakek-Nenek Keliling Dunia Hadapi Masalah Dokumen Kendaraan
a day ago

Filter Oli Sulit Ditemukan di Thailand, Kakek-Nenek Keliling Dunia Hadapi Tantangan Menuju Laos
a day ago





