Minggu, 16 Agustus 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

Dihantam Badai dan Gelombang Tinggi, Kapal Mentawai Fast 01 Kandas di Muaro Padang, 306 Orang Selamat

RAU - Sunday, 16 August 2026 | 03:00 AM

Background
Dihantam Badai dan Gelombang Tinggi, Kapal Mentawai Fast 01 Kandas di Muaro Padang, 306 Orang Selamat

PADANG – Kapal cepat MV Mentawai Fast 01 mengalami insiden saat hendak memasuki kawasan Muaro Padang, Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat (14/8/2026) sore. Kapal tersebut kandas setelah menghadapi cuaca buruk berupa hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi.

Kapal diketahui sedang dalam perjalanan dari Tuapejat, Pulau Sipora, menuju Kota Padang. Insiden terjadi sekitar pukul 17.50 WIB ketika kapal melakukan manuver untuk memasuki alur Muaro Padang dalam kondisi air laut sedang surut.

Saat itu, kapal terdorong keluar jalur hingga bagian baling-baling diduga menghantam karang atau dasar perairan yang dangkal. Benturan tersebut menyebabkan mesin kapal mati sehingga kapal tidak dapat melanjutkan perjalanan dan terjebak di pintu masuk Muaro Padang.

Salah seorang penumpang mengungkapkan, situasi mulai terasa berbeda ketika kapal mendekati Muaro Padang sekitar pukul 17.30 WIB. Ia merasakan kapal seperti menghantam sesuatu. Mesin kemudian sempat terdengar digeber, namun kapal tetap tidak bergerak.

Kondisi tersebut sempat membuat penumpang panik. Kru kapal kemudian meminta sebagian penumpang berpindah ke bagian atas kapal sebagai langkah antisipasi dan mengarahkan penumpang untuk mengenakan jaket pelampung.



Anak-anak dan lansia menjadi kelompok yang sempat mengalami kepanikan. Meski demikian, kru kapal terus memberikan arahan dan menenangkan para penumpang agar tetap mengikuti prosedur keselamatan.

Situasi di dalam kapal juga menjadi kurang nyaman setelah pendingin udara tidak berfungsi. Penumpang harus bertahan dalam kondisi panas, sementara sebagian mulai merasa lelah dan lapar. Beberapa penumpang yang sebelumnya berada di bagian atas kapal kemudian kembali masuk setelah terkena hujan.

Berdasarkan data manifes yang dihimpun BPBD Kota Padang, terdapat 294 penumpang dan 12 anak buah kapal (ABK) di dalam MV Mentawai Fast 01. Penumpang terdiri dari orang dewasa dan anak-anak, termasuk warga negara Indonesia maupun warga negara asing.

Proses evakuasi dilakukan oleh gabungan sejumlah unsur, antara lain BPBD Kota Padang, Basarnas, TNI, Polri, Damkar, Satpol PP, Dinas Kelautan, Kamla, Dinas Kesehatan, PMI, kelompok kebencanaan, nelayan, Persatuan Jetski, serta unsur kecamatan dan kelurahan.

Upaya penanganan sempat menghadapi kendala karena kondisi gelombang masih tinggi. Setelah proses penanganan berlangsung sekitar tiga jam, kapal akhirnya berhasil ditarik dan ditambatkan sekitar pukul 20.50 WIB dengan bantuan Mentawai Fast 02.



Seluruh penumpang dan kru kemudian berhasil turun dari kapal dalam keadaan selamat. Sebagian penumpang langsung menemui keluarga yang telah menunggu di kawasan pelabuhan.