Minggu, 16 Agustus 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

Sambut HUT ke-81 RI, Pemko Medan Gelar Gotong Royong Serentak di 21 Kecamatan

RAU - Sunday, 16 August 2026 | 04:24 AM

Background
Sambut HUT ke-81 RI, Pemko Medan Gelar Gotong Royong Serentak di 21 Kecamatan

Pemerintah Kota Medan menggelar kegiatan gotong royong massal secara serentak di 21 kecamatan, Sabtu (15/8/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus mendukung gerakan Indonesia Asri.

Wali Kota Medan Rico Waas turut turun ke lapangan untuk memantau langsung pelaksanaan kegiatan. Salah satu lokasi yang dikunjungi berada di Jalan Keramat Indah, Kelurahan Medan Tenggara, Kecamatan Medan Denai.

Selain membersihkan lingkungan, kegiatan tersebut juga diisi dengan penanaman pohon di berbagai wilayah kecamatan. Masyarakat bersama jajaran pemerintah daerah ikut terlibat, sementara sejumlah alat berat dikerahkan untuk mendukung proses pembersihan.

Rico Waas juga memantau kegiatan gotong royong di kecamatan lainnya melalui layar monitor. Menurutnya, kegiatan serentak tersebut menjadi upaya mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan sekaligus menyemarakkan peringatan kemerdekaan.

Dalam kunjungannya, Rico Waas tidak hanya memantau kegiatan kebersihan. Ia juga menggelar interaksi langsung dengan warga melalui program Sapa Warga.



Berbagai persoalan disampaikan masyarakat, mulai dari masalah banjir, drainase, sampah, penerangan jalan, air bersih, bantuan pemerintah hingga administrasi kependudukan.

Salah satu persoalan yang mendapat perhatian adalah keresahan warga terkait peredaran narkoba di kawasan Jermal. Warga berharap pemerintah bersama aparat penegak hukum mengambil langkah tegas untuk mengatasi persoalan tersebut.

Rico Waas menyebut narkoba sebagai musuh bersama karena dapat memberikan dampak buruk terhadap generasi muda dan kehidupan keluarga. Pemko Medan, kata dia, akan terus berkoordinasi dengan kepolisian dan TNI dalam upaya penanganan dan pemberantasan peredaran narkoba.Dalam kesempatan tersebut, warga juga menyampaikan keluhan mengenai pelayanan administrasi kependudukan, khususnya terkait antrean.

Rico Waas menegaskan warga yang telah memperoleh nomor antrean seharusnya tetap mendapatkan pelayanan. Ia juga meminta jajaran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Medan melakukan evaluasi agar tidak ada pembatasan pelayanan yang dibuat di luar ketentuan.

Ia menjelaskan bahwa pelayanan dokumen seperti KTP dan kartu keluarga telah dikembalikan ke tingkat kecamatan untuk mengurangi penumpukan masyarakat di satu tempat.



Pemko Medan juga menegaskan bahwa pengurusan dokumen administrasi kependudukan tidak dipungut biaya.

Program Sapa Warga diharapkan menjadi sarana pemerintah untuk mendengar secara langsung persoalan yang dihadapi masyarakat di tingkat kelurahan dan kecamatan.

Rico Waas meminta para camat dan lurah terus aktif mendengarkan aspirasi warga serta mempercepat respons terhadap berbagai permasalahan yang muncul di lingkungan masyarakat.

Menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI, masyarakat Kota Medan juga diajak mengibarkan bendera Merah Putih dan menjaga semangat kebersamaan. Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan dan kemajuan ekonomi Kota Medan.