Sabtu, 18 Juli 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Cara Memilih Jamur yang Aman Dikonsumsi, Jangan Asal Beli!

Liaa - Saturday, 18 July 2026 | 03:59 AM

Background
Cara Memilih Jamur yang Aman Dikonsumsi, Jangan Asal Beli!

Jamur menjadi salah satu bahan pangan yang banyak digemari karena rasanya yang gurih, teksturnya yang unik, serta kandungan gizinya yang baik. Berbagai jenis jamur, seperti jamur tiram, jamur kancing, jamur kuping, hingga jamur shiitake, sering diolah menjadi aneka masakan.

Meski demikian, memilih jamur tidak boleh sembarangan. Selain memastikan kesegarannya, Anda juga perlu memperhatikan keamanan jamur agar terhindar dari risiko keracunan makanan.

Berikut beberapa tips memilih jamur yang aman dikonsumsi.

1. Beli di Tempat yang Terpercaya

Pilih jamur yang dijual di pasar, supermarket, atau toko yang memiliki reputasi baik dan menjaga kebersihan produknya.

Hindari membeli jamur liar yang tidak diketahui jenisnya atau dipetik langsung dari alam tanpa identifikasi oleh ahlinya. Beberapa jenis jamur liar memiliki bentuk yang mirip dengan jamur konsumsi, tetapi mengandung racun yang berbahaya.



2. Perhatikan Kondisi Fisik Jamur

Jamur yang masih segar umumnya memiliki ciri-ciri:

  • Bentuk utuh dan tidak hancur.
  • Tekstur kenyal atau padat sesuai jenisnya.
  • Permukaan bersih dan tidak berlendir.
  • Warna masih cerah dan alami.
  • Tidak terdapat bercak hitam atau tanda pembusukan.

Jika jamur terlihat layu, berlendir, atau berubah warna secara mencolok, sebaiknya jangan dibeli.

3. Cium Aromanya

Jamur segar biasanya memiliki aroma yang ringan dan khas.

Apabila tercium bau asam, menyengat, atau tidak sedap, kemungkinan jamur sudah mulai rusak dan tidak layak dikonsumsi.

4. Periksa Kemasan

Jika membeli jamur dalam kemasan, pastikan:



  • Kemasan masih utuh dan tidak sobek.
  • Tidak terdapat embun atau cairan berlebihan di dalam kemasan.
  • Tanggal kedaluwarsa masih berlaku.
  • Produk disimpan pada suhu yang sesuai, terutama untuk jamur segar.

5. Hindari Jamur yang Terlalu Basah

Jamur yang terlalu banyak mengandung air atau terlihat basah berlebihan lebih mudah mengalami pembusukan.

Pilih jamur yang permukaannya kering alami, tetapi tidak mengering atau keriput.

6. Kenali Jenis Jamur yang Dikonsumsi

Beberapa jenis jamur yang umum dan aman dikonsumsi antara lain:

  • Jamur tiram.
  • Jamur kancing (champignon).
  • Jamur kuping.
  • Jamur shiitake.
  • Jamur enoki (yang telah melalui proses budidaya dan dipasarkan secara resmi).
  • Jamur merang.

Pastikan jamur berasal dari hasil budidaya atau distributor terpercaya.

Cara Menyimpan Jamur Agar Tetap Segar

Setelah dibeli, jamur sebaiknya:



  • Disimpan di dalam lemari es.
  • Diletakkan dalam kantong kertas atau wadah yang memiliki sirkulasi udara.
  • Tidak dicuci sebelum disimpan agar tidak cepat lembap.
  • Dicuci sesaat sebelum dimasak.

Jamur segar umumnya lebih baik dikonsumsi dalam beberapa hari setelah pembelian agar kualitasnya tetap terjaga.

Manfaat Jamur bagi Kesehatan

Jamur mengandung berbagai nutrisi yang bermanfaat, seperti:

  • Protein nabati.
  • Serat pangan.
  • Vitamin B kompleks.
  • Selenium.
  • Kalium.
  • Tembaga.
  • Ergothioneine, yaitu salah satu senyawa antioksidan alami yang terdapat pada beberapa jenis jamur.

Dengan kandungan tersebut, jamur dapat menjadi bagian dari pola makan bergizi seimbang.

Kesimpulan

Memilih jamur yang aman tidak hanya soal kesegaran, tetapi juga memastikan asal-usul dan jenisnya. Hindari mengonsumsi jamur liar yang tidak diketahui identitasnya karena berisiko menyebabkan keracunan serius.

Pilih jamur dari penjual terpercaya, perhatikan kondisi fisik dan aromanya, serta simpan dengan benar agar kualitasnya tetap terjaga hingga diolah menjadi hidangan yang lezat dan aman.