Rabu, 4 Maret 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Cara Makan Buah yang Benar agar Manfaatnya Maksima

RAU - Wednesday, 04 March 2026 | 09:01 AM

Background
Cara Makan Buah yang Benar agar Manfaatnya Maksima

Kita sering merasa sudah "aman" secara kesehatan hanya karena rajin makan buah. Tapi ternyata, waktu makan, cara memotong, hingga kebiasaan mencampurnya dengan gula bisa memengaruhi manfaatnya.

Menurut World Health Organization (WHO), konsumsi minimal 400 gram buah dan sayur per hari dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung, stroke, dan beberapa jenis kanker. Namun, kualitas konsumsi juga penting, bukan sekadar kuantitas.


Berikut tips agar manfaat buah lebih maksimal:

1️⃣ Makan dalam Bentuk Utuh, Bukan Jus



Buah utuh mengandung serat alami yang memperlambat penyerapan gula dan membantu kesehatan pencernaan.

Menurut Harvard T.H. Chan School of Public Health, jus buah—bahkan tanpa gula tambahan—dapat menyebabkan lonjakan gula darah lebih cepat dibandingkan buah utuh karena seratnya berkurang.

✔ Lebih baik: makan langsung, dikunyah perlahan.

✘ Hindari: terlalu sering konsumsi jus tanpa serat.




2️⃣ Jangan Tambahkan Gula, Garam, atau Susu Kental Manis

Buah sudah mengandung gula alami (fruktosa). Menambahkan gula atau pemanis berlebihan justru meningkatkan risiko obesitas dan diabetes.

Menurut American Heart Association, konsumsi gula tambahan yang berlebihan berkontribusi pada peningkatan penyakit metabolik.

Buah seharusnya menjadi makanan penyeimbang, bukan berubah menjadi "dessert tinggi gula".




3️⃣ Konsumsi di Waktu yang Tepat

Secara medis, tidak ada aturan mutlak buah harus dimakan pagi atau malam. Namun buah baik dikonsumsi sebagai camilan sehat di antara waktu makan, cocok sebelum olahraga untuk energi alami.

Hindari makan buah dalam jumlah besar tepat sebelum tidur jika sensitif terhadap gula

Yang terpenting adalah total asupan harian, bukan jam spesifiknya.




4️⃣ Variasikan Warna Buah

Setiap warna mengandung fitonutrien berbeda:

••Merah (semangka, stroberi): likopen & antosianin

••Oranye/kuning (mangga, pepaya): beta-karoten

••Hijau (kiwi, alpukat): lutein



••Ungu (anggur, blueberry): resveratrol

Semakin beragam warna di piring, semakin beragam antioksidan yang masuk ke tubuh.


5️⃣ Cuci dengan Benar, Jangan Kupas Berlebihan

Kulit buah tertentu (apel, pir, anggur) mengandung serat dan antioksidan tinggi. Jika memungkinkan, cuci bersih di air mengalir dan konsumsi bersama kulitnya.



Mencuci buah di air mengalir adalah cara paling efektif mengurangi residu kotoran dan mikroba.


6️⃣ Perhatikan Porsi

Walau sehat, buah tetap mengandung gula alami. Bagi penderita diabetes atau yang sedang mengontrol berat badan, porsi tetap perlu diperhatikan.

1 porsi buah itu bukan selalu berarti 1 buah penuh. Tergantung jenis dan ukurannya.



Kalau buahnya ukuran sedang, seperti :

1 apel ukuran sedang

1 jeruk ukuran sedang

1 pir ukuran sedang

➡️ Itu sudah dihitung sebagai 1 porsi buah




Kalau buahnya dipotong-potong

Misalnya: Semangka, pepaya, Nanas, Mangga, Melon, maka:

➡️ ½ mangkuk (sekitar 100–150 gram) = 1 porsi buah




Buah bukan sekadar "makanan sehat", tapi bagian dari pola makan seimbang. Cara kita memperlakukannya menentukan manfaatnya.

Makan perlahan. Pilih yang segar. Variasikan warna. Dan jangan diubah jadi minuman manis berkedok sehat.

Karena kadang yang kita butuhkan bukan tambahan suplemen mahal — tapi kembali pada pola makan sederhana yang benar.