Minggu, 22 Maret 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu Salat Idul Fitri di Sipirok, Ajak Masyarakat Perkuat Kebersamaan

Nanda - Sunday, 22 March 2026 | 07:08 AM

Background
Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu Salat Idul Fitri di Sipirok, Ajak Masyarakat Perkuat Kebersamaan

TAPANULI SELATAN – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Gus Irawan Pasaribu melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Syahrun Nur, Sipirok, Sabtu (21/3/2026), bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi perangkat daerah (OPD), serta masyarakat.

Turut hadir dalam pelaksanaan salat Id tersebut Wakil Bupati Tapsel Jafar Syahbuddin Ritonga, Kapolres Tapsel Yon Edi Winara, Sekretaris Daerah H. Sofyan Adil Siregar, Ketua TP PKK Tapsel Ny. Murni Gus Irawan Pasaribu, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Gus Irawan menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri sekaligus permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Tapanuli Selatan.

"Atas nama pemerintah dan pribadi, kami mengucapkan mohon maaf lahir dan batin atas segala kekhilafan, serta hal-hal yang belum dapat kami berikan kepada masyarakat," ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa perayaan Idul Fitri tahun ini masih berlangsung dalam suasana pemulihan pascabencana yang terjadi pada November tahun lalu. Menurutnya, saat ini Tapanuli Selatan masih berada dalam tahap transisi menuju kondisi yang lebih baik.



"Kita masih dalam masa pemulihan. Namun berkat dukungan pemerintah pusat, para menteri, serta seluruh elemen masyarakat, kita terus berupaya bangkit bersama. Untuk itu kami memohon pengertian dan kesabaran masyarakat," katanya.

Bupati turut mendoakan agar seluruh masyarakat diberikan kesehatan, kekuatan, serta kemudahan dalam menghadapi masa pemulihan tersebut.

Pelaksanaan Salat Idul Fitri dipimpin oleh Imam Al-Ustadz Akhyar Nasution, sementara khutbah disampaikan oleh Al-Ustadz H. Arman Lubis, S.Pd.

Dalam khutbahnya, khatib mengingatkan bahwa bulan suci Ramadhan merupakan momentum untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT serta memperbaiki kualitas ibadah.

Ia menegaskan bahwa makna kemenangan Idul Fitri tidak terletak pada kemewahan, melainkan pada keberhasilan menahan hawa nafsu serta diterimanya amal ibadah.



"Hari raya bukan tentang kemewahan, tetapi tentang dosa yang diampuni dan amal ibadah yang diterima oleh Allah SWT," ujarnya.

Khatib juga mengajak jamaah untuk terus berbakti kepada orang tua, menjaga silaturahmi, serta mempertahankan nilai-nilai kebaikan setelah Ramadhan.

Usai pelaksanaan salat, Bupati Gus Irawan Pasaribu menyalami ratusan jamaah yang memadati masjid. Momen tersebut menjadi ajang mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam suasana kebersamaan yang hangat di Hari Raya Idul Fitri.