Minggu, 25 Oktober 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

Bupati Palas Kawal Pengusulan Jalan Nasional Ruas Gunung Tua - Sibuhuan Sepanjang 113,02 Km

Laila - Sunday, 25 October 2026 | 03:29 PM

Background
Bupati Palas Kawal Pengusulan Jalan Nasional Ruas Gunung Tua - Sibuhuan Sepanjang 113,02 Km

PADANG LAWAS – Bupati Padanglawas Putra Mahkota Alam Hasibuan terus mengawal usulan peningkatan status ruas jalan Gunung Tua–Sibuhuan hingga perbatasan Provinsi Riau sepanjang 113,02 kilometer menjadi jalan nasional.

Usulan tersebut dinilai penting untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan akses transportasi dan distribusi barang.

Pembahasan usulan itu dilakukan dalam rapat koordinasi di kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (23/10/2026). Dalam pertemuan tersebut, Putra Mahkota Alam bersama sejumlah kepala daerah dari wilayah sekitar dan pejabat Pemerintah Provinsi Sumatera Utara diterima Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU, Hairuddin C. Mahdi.

Dalam kesempatan itu, Bupati Padanglawas menegaskan bahwa ruas Gunung Tua–Sibuhuan hingga perbatasan Riau memiliki peran strategis sebagai jalur penghubung utama antara Sumatera Utara dan Provinsi Riau.

Menurutnya, peningkatan status jalan menjadi jalan nasional dapat memperkuat konektivitas wilayah sekaligus mendukung kelancaran distribusi logistik lintas provinsi.



Selain itu, pengembangan jalur tersebut dinilai dapat memperkuat hubungan antarpusat kegiatan wilayah, khususnya antara Padangsidimpuan, Padanglawas, dan Pasir Pangaraian di Provinsi Riau.

Putra Mahkota Alam juga menyampaikan bahwa peningkatan status jalan berpotensi mendukung pengembangan koridor ekonomi lintas provinsi serta memperluas akses distribusi komoditas unggulan daerah, seperti kelapa sawit dan karet dari kawasan Tapanuli Bagian Selatan menuju Pelabuhan Dumai. Pelabuhan tersebut menjadi salah satu jalur penting perdagangan di kawasan Selat Malaka.

Tidak hanya untuk sektor perdagangan dan perkebunan, keberadaan jalur tersebut juga diharapkan dapat memperkuat akses dari wilayah barat dan selatan menuju Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Danau Toba.

Karena itu, Bupati Padanglawas berharap usulan peningkatan status jalan tersebut dapat dipertimbangkan dalam kebijakan Rencana Umum Jaringan Jalan Nasional 2020–2040.

Ia menilai, peningkatan status jalan akan memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama melalui distribusi hasil pertanian dan perkebunan yang lebih lancar, penghematan biaya logistik, serta terbukanya peluang investasi di kawasan tersebut.



Pemerintah Kabupaten Padanglawas berharap upaya ini dapat memperkuat peran wilayahnya sebagai bagian dari jalur penghubung ekonomi Sumatera Utara dan Riau, sekaligus mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.