Bupati Madina Minta Warga Aktif Awasi Program Makan Bergizi Gratis
RAU - Thursday, 12 March 2026 | 07:04 AM


Mandailing Natal – Bupati Saipullah Nasution mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan sesuai ketentuan dan terhindar dari potensi penyimpangan.
Hal tersebut disampaikan Saipullah saat menghadiri kegiatan Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal di Kelurahan Mompang Jae, Kecamatan Panyabungan Utara, Kamis.
Dalam kesempatan itu, Saipullah juga memimpin salat Subuh berjamaah bersama warga setempat di masjid lingkungan tersebut.
Bupati menegaskan masyarakat tidak perlu ragu melaporkan jika menemukan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan program MBG, khususnya terkait harga makanan yang disajikan kepada penerima manfaat.
Ia menjelaskan bahwa anggaran untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah disediakan oleh negara sebesar Rp15.000 per porsi. Dari jumlah tersebut, Rp10.000 dialokasikan untuk penyediaan makanan bergizi, sementara Rp5.000 digunakan untuk biaya operasional serta keuntungan penyedia.
"Jika harga makanan yang diberikan tidak sesuai dengan ketentuan tersebut, masyarakat dipersilakan melaporkannya," kata Saipullah.
Selain pengawasan terhadap program MBG, Saipullah juga mengajak masyarakat untuk turut memantau berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah.
Menurutnya, pembangunan daerah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga membutuhkan peran serta masyarakat dalam mengawasi pelaksanaannya.
Dalam kesempatan yang sama, tokoh masyarakat Mompang Jae, Muhammad Mukhsin Hasibuan, menyampaikan aspirasi warga terkait kondisi jembatan di dekat Masjid Assyuhada yang dinilai perlu segera diperbaiki.
Ia menyebutkan jembatan tersebut sering dilalui oleh anak-anak sekolah dan beberapa kali menyebabkan mereka terjatuh akibat kondisi yang kurang aman.
Menanggapi aspirasi tersebut, Saipullah menyatakan akan meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang untuk melakukan peninjauan langsung serta menghitung kebutuhan anggaran perbaikan.
Kegiatan Safari Ramadhan itu juga diisi dengan penyerahan santunan kepada 226 anak yatim dan piatu, pembagian Al-Qur'an, serta bantuan berupa kain sarung dan mukena kepada Badan Kemakmuran Masjid Assyuhada.
Next News

USU Gelar UTBK SNBT 2026, 36.771 Peserta Rebut 3.006 Kursi
5 hours ago

Bulog Sumut salurkan bantuan pangan kepada 280.517 penerima manfaat
5 hours ago

Pengajian Bulanan BKMT Angkola Selatan di Desa Sihopur, Perkuat Ukhuwah dan Semangat Gotong Royong Pasca Idulfitri
6 hours ago

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sumut
a day ago

Produksi Padi Sumut Surplus 674 Ribu Ton Awal 2026, Ketahanan Pangan Tetap Terjaga
a day ago

Bupati Paluta Siapkan Strategi Hadapi Kemarau 2026 Demi Jaga Ketahanan Pangan
a day ago

Kepercayaan Disalahgunakan: Kasus Penggelapan Dana Gereja Rp 28 Miliar di BNI
a day ago

Bupati Tapanuli Selatan Temui Ketua BAZNAS RI, Dorong Percepatan Hunian Tetap dan Pemberdayaan Ekonomi Korban Bencana
a day ago

Evaluasi Diplomasi 95 Hari Prabowo: Antara Investasi Strategis dan Kritik Efisiensi
2 days ago

Jakarta Perang Lawan Spesies Invasif: 7 Ton Ikan Sapu-Sapu Dimusnahkan dalam Sehari
2 days ago





