Buka HLM TPID-TP2DD, Bupati Tapsel Tegaskan Penguatan Stabilitas Ekonomi di Tengah Bencana



Tapanuli Selatan – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu secara resmi membuka High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di Aula Sarasi, Lantai III, Kantor Bupati Tapsel, Sipirok, Rabu (26/11/2025).
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa kegiatan ini digelar di tengah suasana duka akibat bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Tapsel dan Tapanuli. Meski demikian, pemerintah daerah tetap berkomitmen menjaga stabilitas ekonomi dan memperkuat koordinasi lintas sektor.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya Bank Indonesia Perwakilan Sibolga, yang terus mendampingi kami dalam evaluasi elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD), kelancaran laporan TPID, hingga mendorong semangat perangkat daerah dalam pengendalian inflasi," ujar Bupati.
Bupati menyampaikan bahwa Pemkab Tapsel menindaklanjuti arahan Presiden RI Prabowo Subianto dan Gubernur Sumut mengenai kebijakan 4K: keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.
Sejumlah langkah konkret terus dilakukan, seperti pemantauan harga kebutuhan pokok, operasi pasar, perluasan pertanaman, pengembangan pasar, hingga koordinasi intensif dengan para pedagang.
Ia juga mengingatkan peringatan BI Sumut terkait potensi gejolak harga komoditas strategis seperti ayam pedaging, telur, beras, dan bawang merah menjelang hari besar keagamaan.
"Di Tapsel semua bisa ditanam, kecuali mungkin bawang putih. Apa yang sudah dirumuskan di Dinas Ketapang harus betul-betul dilaksanakan. Tidak ada alasan bagi kita untuk tidak siap," tegasnya.
Bupati turut menyoroti persiapan Tapsel menyambut program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan target 91 ribu penerima manfaat pada tahun depan. Selain itu, gerakan 1000 kolam yang dicanangkan Pemkab Tapsel disebut sebagai langkah strategis menutup defisit produksi ikan, mengingat Tapsel baru mampu memenuhi sekitar 50% kebutuhan konsumsi ikan masyarakat.
Optimalisasi sungai sebagai kawasan lubuk larangan juga dinilai berhasil dan berkontribusi pada capaian Tapsel meraih Peringkat I Nasional I-SIM SDGs Award dari Kementerian PPN/Bappenas.
Kepala Perwakilan BI Sibolga, Riza Putera, dalam paparannya menyampaikan tiga tantangan utama pengendalian inflasi menjelang akhir tahun, yakni:
- Kenaikan harga daging ayam dan telur ayam ras
- Potensi lonjakan harga beras akibat penurunan produksi pada Desember
- Defisit pasokan bawang merah di Sumatera Utara
Riza menekankan perlunya kesiapsiagaan seluruh pemangku kepentingan menghadapi potensi tekanan inflasi tersebut.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah Tapsel Sofyan Adil memaparkan perkembangan TPID dan TP2DD. Ia menegaskan bahwa HLM ini merupakan wujud sinergi nyata dalam memperkuat pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah, termasuk implementasi ETPD dan integrasi sistem keuangan untuk optimalisasi pendapatan.
Agenda ditutup dengan penandatanganan roadmap TP2DD dan perjanjian kerjasama (MoU) antara daerah Kabupaten Tapsel dengan Kota Padangsidimpuan dan Kota Sibolga sebagai bentuk penguatan sinergi regional dalam pengendalian inflasi dan perluasan digitalisasi.
Kegiatan tersebut dihadiri Deputi Direktur BI Perwakilan Provsu melalui zoom, Wabup Tapsel H. Jafar Syahbuddin Ritonga, Kajari Tapsel Muhammad Indra Muda Nasution, Kajari Kota Padangsidimpuan Dr. Lombok MJ Sidabutar, SH, MH, Bupati Taput dan Walikota Sibolga atau yang mewakili melalui zoom, mewakili Walikota Padangsidimpuan, para pimpinan OPD Tapsel, pimpinan Bank Sumut, Tim TPID dan TP2DD.
Dengan narasumber dari peneliti ahli madya Badan Riset dan Inovasi Nasional Dr. Ir. Bambang Gunadi, M.Sc, Dinas PUPR Pemprovsu Edward Darmansyah P, S.Kom, M.Si, BPS Tapsel Hot Nauli Simamora, SST, M.E.K.K dan Badan Pangan Nasional Sri Rebecca Sitorus.
Sumber : Prokopim Tapsel
Next News

BNPB: Korban Tewas Banjir dan Longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar Capai 1.200 Jiwa
19 days ago

Bupati Masinton Pastikan Normalisasi Sungai Aek Harse Berjalan, 12 Alat Berat Dikerahkan
19 days ago

BMKG: Cuaca Indonesia Masih Didominasi Hujan dengan Intensitas Beragam
20 days ago

Pusdalops Sumut Catat 121 Warga Luka dan 41 Orang Hilang Akibat Bencana Alam
20 days ago

Harga Cabai Merah di Sumut Terus Turun, Humbahas Sentuh Rp18 Ribu per Kilogram
20 days ago

Pemerintah Terapkan Sistem Padat Karya untuk Pulihkan Sawah Terdampak Bencana di Sumatera
21 days ago

BMKG Peringatkan Mayoritas Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Disertai Petir
21 days ago

TNI AD Kerahkan Puluhan Alat Berat Percepat Pemulihan Pascabencana di Tapanuli Tengah
21 days ago

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berawan Hari Ini
23 days ago

Bobby Nasution Percepat Rehabilitasi Pascabencana di Sumut Jelang Ramadan
24 days ago





