BMKG Peringatkan 19 Wilayah Berpotensi Hujan 2 November 2026 Besok, Ini Daftar Wilayahnya
RAU - Monday, 02 November 2026 | 09:19 AM


Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis wilayah berpotensi hujan lebat dan angin kencang pada Senin, 2 November 2026.
Dilansir dari rilis resmi BMKG, Kamis (29/10/2026), kondisi kekeringan di Indonesia dipengaruhi interaksi El Nino sangat kuat dan IOD positif.
Kerentanan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga meningkat. Dalam 10 hari terakhir, titik panas berkepercayaan tinggi paling banyak terpantau di Kalimantan Tengah (2.949 titik), Papua Selatan (894 titik), dan Sumatera Selatan (551 titik).
Asap kebakaran dilaporkan menyebar ke Sumatera Selatan, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
Di sisi lain, hujan lebat hingga sangat lebat masih terjadi di sejumlah daerah. BMKG memprediksi mayoritas wilayah Indonesia mengalami curah hujan kategori menengah pada Dasarian I November 2026, yakni 50–100 mm per dasarian (67,62 persen).
Namun, aktivitas MJO, Gelombang Kelvin, serta dinamika angin dan kemunculan Bibit Siklon Tropis 91B di Laut Andaman berpotensi memicu pertumbuhan awan hujan.
Karena itu, hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat dan angin kencang masih perlu diwaspadai.
Lantas, wilayah mana saja yang berpotensi hujan lebat dan angin kencang pada Senin, 1 November 2026?
Wilayah hujan 2 November 2026
Dilansir dari rilis "Peringatan Dini Cuaca Indonesia" dari BMKG pada Minggu (1/11/2026), berikut wilayah berpotensi hujan lebat dan angin kencang pada Senin, 2 November 2026.
1. Wilayah berpotensi hujan intensitas sedang hingga lebat:
- Aceh
- Sumatera Utara
- Sumatera Barat
- Kepulauan Bangka Belitung
- Bengkulu
- Banten
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- Jawa Timur
- Bali
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Utara
- Kalimantan Selatan
- Sulawesi Utara
- Maluku
- Papua Tengah
- Papua
- Papua Selatan.
2. Peringatan dini angin kencang:
- Papua Pegunungan.
Imbauan bagi masyarakat
BMKG mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi cuaca panas dan kondisi udara yang lebih kering selama musim kemarau.
Masyarakat disarankan menggunakan tabir surya untuk mengurangi paparan sinar Matahari serta menjaga kecukupan cairan tubuh, terutama saat beraktivitas di luar ruangan pada siang hari, guna mencegah dehidrasi dan kelelahan.
Selain itu, masyarakat dan pemerintah daerah diminta menghemat penggunaan air serta meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
BMKG juga mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah atau membuka lahan sembarangan, khususnya di kawasan yang mudah terbakar seperti lahan gambut, semak belukar, dan hutan.
Jika menemukan indikasi titik api, masyarakat diminta segera melaporkannya.
Meski musim kemarau masih dominan, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang masih berpotensi terjadi secara lokal.
Masyarakat dan pemangku kepentingan perlu mewaspadai dampak yang mungkin ditimbulkan, seperti genangan, longsoran material, dan sambaran petir.
Next News

HUT ke-67 Pemuda Pancasila, Wabup Jafar Buka Gerakan Tanam 1.000 Pohon dan Donor Darah di Batangtoru
an hour ago

Tim Gabungan BNNP Sumut, Poldasu, TNI Musnahkan 5 Hektare Ladang Ganja di Mandaling Natal
a day ago

Pascabencana, Jafar Ajak Masyarakat Batangtoru Perkuat Persaudaraan dan Gotong Royong: Tapsel Harus Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat
21 hours ago

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Minggu, 1 November 2026
a day ago

Anggaran BPBD Madina Rp489 Juta, Dana Bencana Tersedia Rp5,6 Miliar
2 days ago

Pemkab Aceh Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir Selama 14 Hari
2 days ago

Prakiraan Cuaca di Sumatera Utara Sabtu 31 Oktober 2026: Mayoritas Hujan Ringan, 7 Wilayah Berawan
2 days ago

Disambut Hangat Dubes RI di Uzbekistan, Perjalanan Kakek-Nenek Keliling Dunia Penuh Kisah Persahabatan
3 days ago

Jelajahi Padang Tandus China-Kazakhstan, Kakek-Nenek Keliling Dunia Cicipi Steak Daging Kuda di Almaty
3 days ago

Suhu China Turun hingga 4 Derajat Celsius, Kakek-Nenek Keliling Dunia Tetap Lanjutkan Ekspedisi
3 days ago





