BMKG Ingatkan Warga Sumut Waspada Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi, Potensi Banjir hingga Longsor
Liaa - Wednesday, 04 February 2026 | 08:45 AM


Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan di sejumlah wilayah Sumatera Utara yang berpeluang memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan longsor.
Prakirawan BMKG Wilayah I, Lestari Purba, menyampaikan bahwa hujan dengan intensitas sedang diperkirakan terjadi di wilayah pantai barat serta sebagian lereng timur Sumatera Utara. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan dampak lingkungan yang membahayakan masyarakat.
Secara umum, cuaca pada Rabu pagi diprediksi cerah berawan, dengan potensi hujan ringan di wilayah Gunungsitoli, Nias Selatan, dan Nias Utara. Pada siang hingga sore hari, hujan intensitas sedang berpotensi terjadi di sejumlah daerah, seperti Dairi, Humbang Hasundutan, Deli Serdang, Karo, Nias, Nias Barat, Nias Selatan, Pakpak Bharat, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan.
Memasuki malam hari, potensi hujan sedang diperkirakan melanda wilayah Karo dan Pakpak Bharat. Sementara pada dini hari, hujan ringan berpeluang terjadi di Labuhanbatu Selatan dan Padanglawas Utara.
BMKG juga mencatat suhu udara di Sumatera Utara berada pada kisaran 12 hingga 32 derajat Celcius, dengan kelembaban udara antara 63 hingga 98 persen. Angin umumnya bertiup dari arah selatan hingga barat laut dengan kecepatan sekitar 3–6 km per jam.
Selain itu, Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Belawan, Dasmian Sulviani, menjelaskan bahwa pada periode 3 hingga 5 Februari, sejumlah perairan di Sumatera Utara berpotensi mengalami gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter.
Pola angin di wilayah perairan Sumatera Utara umumnya bergerak dari barat ke timur laut dengan kecepatan 4–20 knot. Gelombang tinggi diperkirakan terjadi di Samudra Hindia barat Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Nias, serta perairan barat Kepulauan Batu.
Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap keselamatan pelayaran, terutama bagi perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dengan tinggi gelombang 1,25 meter. Sementara kapal tongkang berisiko jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang sekitar 1,5 meter.
Next News

Aktivitas Gunung Sinabung Masih Fluktuatif, Status Tetap Siaga Level III
an hour ago

Jajaran Bulog se-Indonesia Turun Serentak ke Pasar, Pastikan Pasokan dan Harga Beras Terkendali
an hour ago

Erupsi kembali Terjadi, Status Gunung Anak Krakatau Bertahan di Level Siaga
an hour ago

Polri telah tetapkan 113 orang sebagai tersangka kasus karhutla
an hour ago

Gubernur Sumut resmikan Jembatan Bailey dampak bencana di Tapteng
an hour ago

Wapres Gibran Tinjau Huntap dan Progres Pemulihan Pascabencana di Batangtoru, Bupati Tapsel Paparkan Sejumlah Perkembangan
11 hours ago

Prakiraan Cuaca di Sumatera Utara Sabtu 5 September 2026: Cerah, Hujan Ringan, Berawan Mendominasi
12 hours ago

Job Fair Madina 2026 Buka Ratusan Lowongan, 13 Perusahaan Siap Rekrut Tenaga Kerja
a day ago

Wapres RI Tiba di Tapteng dan Bertolak ke Barus
2 days ago

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Jumat 4 September: Hujan Ringan dan Berawan Mendominasi, Suhu 17–34°C
a day ago


