Kamis, 8 Oktober 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Bau Apek pada Lemari Bisa Muncul dari Kelembapan yang Terperangkap

Laila - Sunday, 04 October 2026 | 09:17 AM

Background
Bau Apek pada Lemari Bisa Muncul dari Kelembapan yang Terperangkap

Bau apek pada lemari sering kali membuat pakaian dan barang yang disimpan di dalamnya ikut memiliki aroma kurang sedap. Kondisi ini biasanya tidak muncul tanpa sebab. Salah satu faktor yang dapat memicunya adalah kelembapan yang terperangkap di dalam ruang penyimpanan.

Lemari yang tertutup dalam waktu lama memiliki sirkulasi udara yang terbatas. Ketika udara lembap masuk dan tidak mendapatkan pergantian yang cukup, uap air dapat bertahan di dalam lemari. Keadaan tersebut semakin mudah terjadi pada ruangan dengan tingkat kelembapan tinggi atau ketika lemari ditempatkan terlalu dekat dengan dinding yang lembap.

Pakaian yang belum benar-benar kering juga dapat memperburuk kondisi. Meski terasa sudah tidak basah, kain yang masih menyimpan sedikit kelembapan kemudian dimasukkan ke dalam lemari dapat membuat udara di sekitarnya menjadi lebih lembap. Jika hal ini terjadi berulang kali, aroma apek bisa semakin mudah muncul.

Selain pakaian, bagian dalam lemari juga dapat menyimpan debu dan kotoran. Jika bercampur dengan kondisi lembap, lingkungan di dalam lemari menjadi lebih mudah menimbulkan aroma tidak sedap. Pada kondisi tertentu, kelembapan yang tinggi juga dapat mendukung pertumbuhan jamur pada permukaan atau barang yang disimpan.

Karena itu, menjaga lemari tetap kering menjadi salah satu langkah penting untuk mengurangi bau apek. Pakaian sebaiknya dipastikan benar-benar kering sebelum dimasukkan. Lemari juga dapat sesekali dikosongkan dan dibersihkan untuk menghilangkan debu yang menumpuk.



Membuka pintu lemari secara berkala juga dapat membantu pertukaran udara. Saat kondisi ruangan memungkinkan, pintu lemari dapat dibiarkan terbuka selama beberapa waktu agar udara di dalamnya tidak terus terperangkap.

Barang yang jarang digunakan sebaiknya turut diperiksa secara rutin. Pakaian, tas, sepatu, atau benda lain yang disimpan terlalu lama dapat mengalami perubahan aroma, terutama jika berada di tempat yang lembap. Membersihkan dan mengeringkan barang sebelum kembali menyimpannya dapat membantu menjaga kondisi lemari.

Jika terdapat tanda-tanda jamur, seperti bercak pada permukaan lemari atau pakaian, sumber kelembapan perlu dicari dan ditangani. Membersihkan bagian yang terdampak saja tidak selalu cukup apabila kondisi lembap di dalam atau sekitar lemari masih terus terjadi.

Dengan menjaga sirkulasi udara, memastikan pakaian benar-benar kering, serta membersihkan bagian dalam lemari secara rutin, risiko munculnya bau apek dapat dikurangi. Lemari yang kering dan bersih juga membuat pakaian serta barang yang disimpan di dalamnya tetap lebih nyaman digunakan.