Kamis, 8 Oktober 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Membersihkan Telinga Terlalu Dalam Bisa Menimbulkan Masalah, Ini Alasannya

Tata - Thursday, 08 October 2026 | 06:18 PM

Background
Membersihkan Telinga Terlalu Dalam Bisa Menimbulkan Masalah, Ini Alasannya

Membersihkan telinga menjadi kebiasaan yang dilakukan banyak orang. Sebagian orang menggunakan cotton bud untuk mengangkat kotoran yang terlihat di dalam telinga. Namun, kebiasaan memasukkan cotton bud terlalu dalam justru dapat menimbulkan masalah.

Telinga sebenarnya memiliki mekanisme alami untuk membersihkan dirinya sendiri. Kotoran telinga atau serumen bukan sekadar kotoran yang harus selalu dihilangkan. Serumen membantu melindungi kulit di dalam liang telinga dari debu, benda asing, serta mikroorganisme dan juga membantu menjaga kelembapan kulit.

Dalam kondisi normal, serumen secara perlahan bergerak dari bagian dalam menuju bagian luar liang telinga. Gerakan rahang ketika berbicara dan mengunyah juga membantu proses tersebut. Karena itu, kotoran yang sudah berada di bagian luar telinga biasanya cukup dibersihkan secara lembut.

Masalah dapat muncul ketika seseorang mencoba membersihkan bagian dalam telinga dengan benda yang dimasukkan terlalu jauh. Cotton bud, misalnya, dapat justru mendorong sebagian serumen menuju bagian yang lebih dalam sehingga kotoran menumpuk dan mengeras.

Penumpukan tersebut dapat menyebabkan telinga terasa tersumbat. Pada kondisi tertentu, sumbatan serumen juga dapat membuat pendengaran berkurang sementara atau menimbulkan rasa penuh di dalam telinga.



Selain mendorong kotoran semakin dalam, memasukkan benda ke liang telinga dapat menggores kulit yang cukup sensitif. Luka kecil pada kulit tersebut dapat menimbulkan iritasi dan meningkatkan risiko infeksi pada liang telinga.

Risiko yang lebih serius dapat terjadi apabila benda dimasukkan terlalu jauh dan mengenai gendang telinga. Gendang telinga merupakan jaringan tipis yang memisahkan liang telinga dengan bagian telinga tengah. Cedera pada bagian ini dapat menyebabkan nyeri, gangguan pendengaran, atau masalah lainnya.

Karena itu, telinga tidak perlu dibersihkan sampai bagian dalam secara rutin. Bagian luar telinga dapat dibersihkan menggunakan kain atau handuk yang bersih dan lembut setelah mandi.

Jika merasa telinga tersumbat atau kotoran telinga menumpuk dan mengganggu pendengaran, sebaiknya tidak mencoba mengorek bagian dalam dengan benda apa pun. Tenaga kesehatan dapat memeriksa kondisi telinga dan menentukan cara yang tepat untuk mengatasi sumbatan tersebut.

Penggunaan obat tetes telinga untuk melunakkan serumen juga sebaiknya dilakukan sesuai petunjuk, terutama jika seseorang memiliki riwayat gangguan gendang telinga, pernah menjalani operasi telinga, atau mengalami nyeri dan cairan keluar dari telinga.



Keluhan seperti nyeri telinga, keluar cairan atau darah, penurunan pendengaran yang tiba-tiba, telinga berdenging setelah mengalami cedera, atau rasa pusing setelah memasukkan benda ke telinga sebaiknya tidak diabaikan. Kondisi tersebut membutuhkan pemeriksaan medis.

Pada akhirnya, membersihkan telinga bukan berarti harus mengorek bagian dalam hingga tidak ada sedikit pun serumen. Telinga memiliki sistem perlindungan dan pembersihan alami yang sebaiknya tidak diganggu.

Menjaga kebersihan bagian luar telinga dan menghindari kebiasaan memasukkan cotton bud terlalu dalam merupakan langkah sederhana untuk membantu menjaga kesehatan telinga. Jika terdapat sumbatan atau keluhan yang menetap, pemeriksaan oleh tenaga kesehatan lebih aman dibandingkan mencoba membersihkannya sendiri secara berlebihan.